Iklim Subtropis

Posted on

Iklim Subtropis – Iklim sering diartikan sebagai kondisi dari rata-rata cuaca dengan jangka panjang serta mencakup area yang sangat luas. Bumi mempunyai posisi geografis yang berbeda.

Iklim Subtropis

Namun, tidak hanya secara geografis saja tetapi juga secara astronomis suatu daerah akan mempunyai posisi dan juga karakteristik yang berbeda dengan tempat yang lainnya.  

Climate umumnya dibagi menjadi beberapa jenis, tergantung pada letak matahari dan garis khayalnya. Salah satu jenis Climate yang akan Rumus.co.id jabarkan dalam ulasan kali ini adalah Iklim Subtropis. Yuk kita simak secara bersama-sama ulasan dibawah ini….

Definisi Iklim Subtropis

Subtropis merupakan salah satu iklim yang dimiliki oleh wilayah bumi bagian utara dan juga selatan, setelah daerah tropis yang dibatasi dengan garis balik utara dan juga selatan.

Wilayah yang memiliki iklim subtropis ini akan berada pada 23 ½° hingga 40° Lintang Utara serta 23 ½° hingga 40° Lintang Selatan. Berdasarkan dengan karakteristiknya, Climate ini mempunyai perbedaan cuaca yang sangat ekstrem saat musim panas dan juga musim hujan.

Karakteristik Dari Subtropical Climate

Pada dasarnya, untuk membedakannya dengan jenis-jenis dari iklim yang lainnya, kita wajib untuk mengetahui terlebih dahulu ciri-ciri dari Subtropical Climate, yaitu :

1. Karakteristik Secara Umum

  • Mempunyai perbedaan dari kondisi cuaca yang sangat ekstrem. Sebab, pada saat musim panas tiba, terjadinya radiasi panas yang cukup tinggi. Sedangkan, ketika musim dingin tiba, radiasi panasnya sangat rendah.
  • Durasi siang hari di musim panas lebih lama daripada di malam hari. Sementara itu, pada saat di musim dingin, durasi siang jauh lebih singkat daripada durasi malam.
  • Tekanan udara yang ada di iklim subtropis jauh lebih tinggi dibandingkan dengan iklim tropis, oleh karena itu musim-musim tertentu biasanya disertai oleh angin yang agak kencang dari dataran tinggi.
  • Karena terdiri atas 4 musim, hal ini menyebabkan kelembaban udara yang terjadi di suatu daerah yang memiliki iklim subtropis lebih rendah, khususnya saat musim dingin yang disertai dengan hujan salju.
  • Karena tidak dekat dengan garis Equator, maka di belahan bumi utara, sinar matahari ada di bagian selatan dan pada saat musim dingin tiba, matahari kerap kali tidak timbul.

2. Karakteristik Berdasarkan Dengan Musimnya

Berdasarkan musimnya, ciri-ciri dari Subtropical Climate dibedakan menjadi beberapa musim, yaitu sebagai berikut :

1. Musim Semi

Pada saat musim ini tiba, posisi kemiringan bumi berbeda dengan posisi matahari. Oleh karena itu, hal ini juga dapat mempengaruhi terjadinya perbedaan suhu yang ada di bumi.

Secara umum, belahan bumi utara mengalami musim semi dari bulan Maret hingga ke bulan Juni. Sedangkan, belahan bumi bagian selatan mengalami musim semi dari bulan September hingga ke Desember.

Baca Juga :
Iklim Matahari
Perbedaan Cuaca Dan Iklim
Garis Lintang

Ciri-ciri dari musim semi ini, yaitu :

  • Memiliki suhu udara yang sedang. Di awal musim semi, suhu masih dingin karena transisi dari musim dingin yang sebelumnya. Tapi secara perlahan akan berubah menjadi lebih panas.
  • Tanaman sudah mulai berbunga dan juga tumbuh tunas baru. Beberapa tanaman yang ada di daerah dengan iklim subtropis ini hanya dapat tumbuh dan juga berbunga pada saat musim semi tiba.

2. Musim Gugur

Musim gugur ini didefinisikan sebagai musim yang hanya akan dialami oleh belahan bumi bagian utara dan juga selatan saja. Autumn merupakan perpindahan dari musim panas ke musim dingin.

Berdasarkan dengan waktu terlaksananya, kalender dari musim gugur ini dibagi menjadi dua, yaitu kalender astronomi dan juga meteorologi.

Pada kalender astronomi digunakan untuk menentukan waktu musim berdasarkan dengan benda langit. Sedangkan, kalender meteorologi digunakan untuk menentukan cuaca berdasarkan dengan uap air, tekanan udara, dan juga suhu.

Dibawah ini ciri-ciri dari musim gugur, yaitu :

  • Penguapan yang disebabkan karena matahari yang mengenai permukaan air pada kerak bumi umumnya akan terjadi secara meningkat. Hal ini bisa dijadikan sebagai patokan bahwa musim gugur akan tiba.
  • Tumbuhan-tumbuhan mulai layu dan berubah kecoklatan. Salah satu bentuk adaptasi dari tumbuhan yang hidup di iklim ini yaitu menggugurkan daun-daunnya.
  • Warna langit cenderung lebih gelap dari biasanya, hal ini dikarenakan matahari tidak bersinar seperti biasanya.
  • Udara panas dan juga dingin cenderung terjadi secara bersamaan. Adanya peralihan musim juga bisa menyebabkan udara panas dan dingin jadi tidak teratur, sehingga angin tetap terasa dingin meskipun udaranya panas.

3. Musim Dingin

Musim dingin merupakan salah satu musim yang terjadi akibat adanya pergantian musim, yaitu dari musim gugur ke musim semi. Sebagian besar dari ini umumnya akan mengalami hujan salju atau es.

Akan tetapi, di beberapa negara ada yang memiliki suhu hangat ketika musim dingin tiba. Berikut ini merupakan beberapa ciri dari musim dingin, yaitu :

  • Terjadinya fenomena aurora, yaitu sebuah fenomena alam yang dihasilkan dari pembakaran cahaya yang diakibatkan karena adanya interaksi antara medan magnet dengan partikel di matahari.
  • Beberapa tanaman menjadi botak. Tidak banyak tanaman yang dapat bertahan hidup dalam cuaca dingin, sehingga sebagian besar tanaman beradaptasi dengan cara menggugurkan daun-daunnya.
  • Semua hewan yang hidup di iklim ini akan berdiam diri di dalam sangkar. Perilaku ini disebut sebagai hibernasi. Beberapa hewan sebenarnya bermigrasi untuk mencari lingkungan dengan suhu normal dan akan kembali setelah musim dingin berakhir.

4. Musim Panas

Pada dasarnya, musim panas ini akan terjadi dari bulan Mei hingga ke bulan Juli untuk bumi bagian utara. Sedangkan, untuk bumi bagian selatan dimulai dari November hingga ke bulan Januari.

Ciri-ciri dari musim panas ini, yaitu diantaranya sebagai berikut :

  • Hewan yang hidup di iklim ini dengan musim pana akan lebih aktif di luar sarang.
  • Mengalami suhu udara yang semakin tinggi.
  • Terdapat beberapa daerah yang mengalami curah hujan yang cukup tinggi bahkan beserta dengan badai angin.

Flora dan Fauna Subtropical Climate

Kehidupan flora dan fauna di hutan dengan wilayah tropis ini mempunyai ciri-cirinya tersendiri, yaitu mempunyai kemampuan untuk bertahan hidup di 4 musim. Namun, berbeda dengan flora dan fauna yang ada di Subtropical Climate.

Berikut ini merupakan jenis-jenis dari flora dan fauna yang hidup di Subtropical Climate, yaitu diantaranya adalah :

A. Flora

Di bawah ini terdapat jenis-jenis dari flora yang hidup di daerah dengan iklim subtropis, yaitu diantaranya adalah :

1. Lavender

Lavender merupakan salah satu flora yang dijadikan sebagai tumbuhan medis dengan bau yang sangat khas. Tumbuhan ini dapat digunakan sebagai obat herbal yang dipakai untuk mengobati masalah kesulitan tidur.

Pada umumnya, tumbuhan Lavender ini bisa tumbuh hingga mencapai 1 sampai 4 kaki dan memiliki lebar cabang sekitar 1 sampai 4 kaki.

2. Moss Rose

Moss Rose merupakan salah satu jenis flora yang termasuk kedalam family rose yang mampu bertahan hidup pada lingkungan yang kering. Bunga ini akan mekar pada saat musim panas hingga ke musim gugur. Moss Rose dapat tumbuh hingga mencapai 4 sampai 8 inci dengan lebar sekitar 6 inci.

3. Blanket Flower

Blanket Flower merupakan salah satu flora dari Subtropical Climate yang mempunyai warna bunga sangat cantik dengan tersusun seperti sebuah rajutan selimut.

Tanaman blanket flower ini termasuk kedalam tumbuhan yang mampu bertahan hidup di lingkungan yang sangat kering dan juga gersang.

B. Fauna

Fauna atau hewan yang hidup di daerah dengan Subtropical Climate umumnya mempunyai bulu yang cukup tebal. Berikut ini merupakan beberapa contoh dari fauna yang hidup di iklim ini, yaitu :

  • Beruang merupakan salah satu hewan buas berjenis Ursus yang memiliki bulu cukup tebal, dapat berdiri dengan menggunakan kedua kakinya, mempunyai cakar, dan bermoncong sedikit panjang.
  • Rusa, Menjangan dan Sambar merupakan hewan pemamah biak dari keluarga Cervidae. Ciri khas yang dimiliki oleh rusa yaitu mempunyai tanduk, mengalami pertumbuhan tulang yang berkembang di setiap tahunnya, khususnya pada rusa jantan.
  • Tupai merupakan golongan hewan mamalia kecil yang mirip seperti bajing. Tapi secara ilmiah, tupai memiliki hubungan kerabat jauh dengan bajing. Tupai adalah fauna pemangsa serangga, sedangkan bajing termasuk sebagai hewan pengerat seperti tikus.

F.A.Q

Apa itu Iklim Subtropis?

Subtropis merupakan salah satu iklim yang dimiliki oleh wilayah bumi bagian utara dan juga selatan, setelah daerah tropis yang dibatasi dengan garis balik utara dan juga selatan.

Subtropical Climate ini berada di antara?

Wilayah yang memiliki iklim subtropis ini akan berada pada 23 ½° hingga 40° Lintang Utara serta 23 ½° hingga 40° Lintang Selatan.

Negara yang memiliki Subtropical Climate ini yaitu?

1. Australia
2. Selandia Baru
3. Amerika Selatan
4. Amerika Serikat dan daerah yang ada di sekitarnya

Sekian pembahasan dari ulasan singkat kali ini, semoga artikel ini bermanfaat dan membantu kalian untuk memahaminya yaaa.