Hidroponik Adalah

Posted on

Hidroponik Adalah – Ingin bercocok tanam, namun Anda merasa bingung karena tidak mempunyai lahan yang luas? Ada satu solusinya, yaitu Anda bisa mencoba menggunakan Metode Hidroponik.

Hidroponik Adalah

Metode ini menjadi salah satu dari berbagai macam cara yang dapat dilakukan bagi kita yang mempunyai lahan yang sangat terbatas.

Dengan semakin bertambahnya kebutuhan pangan, maka kita memerlukan lebih banyak lahan pertanian karena ini merupakan sumber utama bagi produksi pangan. Untuk lebih memahami penjelasan mengenai Hidroponik, yuk simak penjabaran yang ada dibawah ini.

Hidroponik Adalah?

Hidroponik adalah budidaya tanaman yang menggunakan media air, sehingga metode ini tidak menggunakan tanah yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan nutrisi dari tanaman.

Meskipun begitu, kebutuhan air pada metode hidroponik ini lebih sedikit dibandingkan dengan kebutuhan air dari budidaya tanaman dengan menggunakan metode konvensional.

Sehingga, teknik ini sangat cocok diterapkan di wilayah perkotaan yang area pekarangan rumahnya sudah menyempit. Selain dapat memberikan efek hijau yang menyegarkan mata, kita juga bisa memetik hasilnya untuk dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari.

Sejarah Perkembangan Hidroponik

Dari berbagai sumber yang ada, bahwa metode hidroponik ini diakui sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Hal ini diketahui bahwa Manusia Purba sering menggunakan larutan pupuk organik untuk menyuburkan beberapa sayuran yang ditanam di hamparan pasir tepi sungai.

Metode seperti ini sering disebut sebagai metode Riverbed Cultivation atau budidaya dasar sungai. Beberapa waktu berlalu, pada saat para ahli menggunakan nutrisi khusus untuk menggantikan media tanam yang digunakan, mereka menemukan istilah Nutri Culture.

Setelah itu, muncul berbagai istilah lain, yaitu kultur air, kultur solusi dan juga kultur lapisan kerikil yang muncul berdasarkan dengan media tanam alternatif yang dipakai tanpa membutuhkan lahan yang luas.

Pada akhirnya, sekitar tahun 1936, istilah dari Hidroponik ini muncul. Istilah ini diberikan terhadap hasil percobaan yang dilakukan oleh Dr. WF Gericke.

Beliau merupakan seorang ahli Agronomi yang berasal dari University of California, USA, dalam percobaannya beliau menanam tomat yang tingginya mencapai 3 meter dengan buah lebat, yang ditanam di bak berisi mineral dari hasil percobaannya.

Baca Juga :
Daur Fosfor
Bioteknologi Konvensional Dan Modern
Rantai Makanan Di Sawah

Jenis – Jenis Metode Hidroponik

Secara umum, Metode Hidroponik ini dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu diantaranya adalah :

  • Hydroponic Aggregate Culture

Kultur Agregat ini merupakan salah satu metode penanaman Hidroponik yang mana dalam metode ini memanfaatkan media pasir, sekam padi, kerikil, arang serta bahan-bahan lainnya yang telah disterilkan untuk menanam berbagai macam tanaman.

  • Hydroponic Water Culture

Water Culture merupakan salah satu metode penanaman Hidroponik yang mana dalam metode ini memanfaatkan larutan hara mikro dan juga makro. Saat menanam tanaman dengan metode ini media tanamnya diletakkan dibagian bawah.

Hal ini bertujuan supaya akar dari tanaman yang ditanam bisa menyerap dan juga menyentuh larutan yang banyak mengandung nutrisi.

  • Hydroponic Nutrient Film Technique

Nutrient Film Technique merupakan salah satu metode penanaman Hidroponik yang memanfaatkan media berupa selokan sempit dan juga panjang. Media tanam ini dapat dibuat menggunakan logam tipis dan juga tahan korosi.

Kemudian air yang ada di selokan tersebut akan diberikan nutrisi sehingga dapat diambil oleh tanaman yang ditanam pada media ini. Jadi seiring waktu, lapisan tipis yang disebut film muncul di sekitar area akar tanaman. Film ini berfungsi sebagai sumber makanan bagi tanaman hidroponik.

Unsur – Unsur Metode Hidroponik

Hidroponik Adalah

Terdapat beberapa unsur yang perlu kalian ketahui untuk menerapkan metode penanaman Hidroponik ini, yaitu diantaranya adalah :

1. Media Tanam

Pada dasarnya, media tanam yang digunakan dalam menerapkan metode penanaman Hidroponik ini yaitu sebuah media atau alat yang mempunyai tingkat kelembaban dan juga unsur hara yang cukup tinggi.

Tidak hanya itu, media yang digunakan dalam menerapkan metode penanaman hidroponik ini haruslah media yang mempunyai Drainase yang baik. Dengan begitu tanaman yang ditanam akan terhindar dari zat-zat beracun atau berbahaya.

2. Air

Air merupakan unsur yang sangat penting bagi tanaman hidroponik untuk menyokong proses pertumbuhannya. Kualitas tanaman serta hasil dari tanaman hidroponik ini sangat ketergantungan dengan unsur yang satu ini.

3. Hara

Hara merupakan salah satu unsur yang memiliki peran tidak kalah penting dengan unsur-unsur yang ada di dalam metode hidroponik ini. Dimana unsur Hara berperan penting dalam membantu tumbuh kembang dari tanaman Hidroponik.

Karena tanaman hidroponik ini membutuhkan nutrisi yang cukup besar untuk membantu proses tumbuh kembang tanaman dengan baik. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk secara teratur memasok tanaman hidroponik dengan unsur hara.

4. Oksigen

Unsur lain dalam metode penanaman hidroponik yang harus diperhatikan adalah kadar oksigennya. Sehingga sangat disarankan jangan sampai tanaman hidroponik ini memiliki kadar oksigen yang rendah.

Karena kondisi ini dapat membuat dinding sel sulit untuk ditembus. Hal tersebut tentunya bisa berdampak buruk bagi tanaman hidroponik. Karena dapat menyebabkan tanaman layu dan kekurangan air, yang dapat menimbulkan kematian.

F.A.Q

Hidroponik secara istilah adalah?

Pada dasarnya, Hidroponik berasal dari bahasa Yunani, yaitu dari kata “hidros” yang berarti air dan juga “ponos” yang berarti mengerjakan. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa Hidroponik merupakan teknik pertanian yang memanfaatkan air sebagai media utamanya.

Manfaat dari menerapkan Metode Hidroponik ini yaitu?

1. Pemanfaatan air menjadi lebih efisien.
2. Tanaman bisa tumbuh lebih cepat.
3. Tidak memerlukan media tanah sebagai media utama.
4. Tidak butuh banyak karyawan.
5. Hasil panen lebih banyak.

Bagaimana cara menanam tanaman dengan menggunakan metode Hidroponik?

1. Pertama, bibit harus disemai terlebih dahulu menggunakan tray.
2. Kemudian, siapkan media yang akan digunakan untuk melakukan teknik Hidroponik ini.
3. Setelah itu, tanaman yang akan ditanam harus diberikan nutrisi yang cukup, sebab metode ini tidak menggunakan tanah sebagai media utamanya.
4. Kemudian, rawatlah tanaman tersebut dengan baik, yaitu dengan cara menyiramnya dengan teratur serta bersihkan gulma yang mengganggu tumbuh kmebang tanaman.

Demikianlah ulasan dari pembahasan kali ini tentang metode Hidroponik, selamat mencoba serta semoga berhasil.