Rumus Hambatan Listrik – Pengertian, Macam – Macam, Contoh Soal

Posted on

Rumus.co.id – Setelah sebelumnya kita membahas tentang Rumus Pemuaian kali ini kita akan membahas materi tentang rumus hambatan lengkap, kita akan jabarkan secara detail dan lengkap mulai dari pengertian, macam – macam, rumus, dan contoh soal beserta pembahasannya.

Pengertian Listrik

Listrik yaitu merupakan rangkaian fenomena fisika yang berhubungan dengan kehadiran dan aliran muatan listrik. Listrik juga dapat menimbulkan berbagai macam efek yang telah umum dapat kita ketahui, seperti petir, listrik statis, induksi elektromagnetik dan arus listrik dan bahkan ada juga hambatan listriknya.

Pengertian Hambatan Listrik

Hambatan Listrik yaitu sebuah perbandingan antara tegangan listrik dari suatu komponen elektronik (misalnya resistor) dengan arus listrik yang melewatinya. Hambatan listrik juga mempunyai satuan Ohm dapat dirumuskan yaitu : di mana V adalah tegangan dan I adalah arus listriknya.

Hambatan Listrik
Hambatan Listrik

Materi Hambatan Listrik

Hambatan bisa diartikan yaitu sebagai Penahanan atau Perlawanan yang diterima oleh elektron – elektron yang mengalir pada sebuah penghantar oleh molekul – molekul yang ada di dalamnya. Setiap penghantar memberikan penahanan aliran arus listrik. Penahanan tersebut dapat terjadi karena disebabkan oleh :

  • Tiap – tiap atom akan menahan perpindahan elektron yang terjadi pada perlawanan terhadap elektron ke arah luarnya.
  • Benturan elektron – elektron dan atom tersebut tidak terhitung pada sebuah penghantarnya.

Macam – Macam Hambatan Listrik

Hambatan atau Penahanan (resistance) adalah kemampuan suatu bahan untuk menghambat aliran arus listrik. Macam – macam hambatan dapat kita dibedakan antara lain :

1. Hambatan Sesuai Jenis Penghantarnya

Jenis – jenis penghartarnya berdasarkan nilai hambatannya, yaitu sebagai berikut :

  • Konduktor :

Konduktor adalah jenis penghantar listrik yang mudah untuk dialiri arus listrik. Contohnya : emas, perak, tembaga dan lain sebagainya.

  • Non Konduktor / Isolator :

Non konduktor / Isolator adalah jenis penghantar listrik yang sukar atau sulit untuk dialiri arus listrik atau bahkan juga justru tidak dapat dialiri arus listrik. Contohnya : karet, plastik, kaca, kertas dan lain sebagainya.

  • Semi Konduktor :

Semi konduktor adalah jenis penghantar listrik yang mana arus listrik tidak akan semudah untuk mengalir seperti pada bahan pengantar konduktor dan nilai hambatannya juga tidak akan sebesar pada bahan penghantar isolator. Contohnya : germanium, silikon dan lain sebagainya.

2. Hambatan Sambungan

Salah satu penyebab besar kecilnya suatu hambatan atau tahanan (resistance) listrik dalam sebuah rangkaian kelistrikan dapat juga dipengaruhi oleh penyambungan komponen – komponen pada rangkaian kelistrikan tersebut.

Hambatan Sambungan
Hambatan Sambungan

Sebagai contoh, apabila ada penyambungan antara terminal baterai dengan kabel tidak tersambung dengan baik atau sambungan tersebut longgar maka ketika arus listrik melewati bagian yang longgar tersebut akan mengakibatkan semakin susah (sulit) dan akan menimbulkan panas.

3. Hambatan Karena Panas

Temperatur atau suhu akan mempengaruhi besar kecilnya nilai suatu tahanan. Pada umumnya apabila temperaturnya naik maka nilai tahanann listriknya pun juga akan bertambah besar.

Hambatan Karena Panas
Hambatan Karena Panas

Nyala lampu di atas akan semakin redup ketika kawat dipanaskan, maka hal tersebut membuktikan bahwa arus listrik yang mengalir ke lampu tersebut semakin sedikit karena nyala lampu yang redup. Maka berarti tersebut dipengaruhi karena semakin besarnya hambatan listrik pada kawat.

Rumus Hambatan Listrik

Hambatan Listrik juga memiliki rumus tersendiri, yaitu antara lain :

R = V/I

Keterangan :

  • R = Hambatan Listrik (Ohm).
  • V = Tegangan Listrik (Volt).
  • I = Arus Listrik (Ampere).

Contoh Soal Hambatan Listrik

1. Ada sebuah Lampu Pijar yang memiliki tegangan listrik yaitu sebesar = 40 Volt dengan kekuatan Arus Listrik yaitu sebesar = 10 Ampere. Maka Hitunglah besaran Hambatan Listrik yang dihasilkan oleh Lampu Pijar tersebut !

Penyelesaian :

Diketahui :

  • V = 40 Volt
  • I = 10 Ampere

Ditanya : R = ….?

Jawab :

  • R = V/I
  • R = 40 Volt/10 Ampere
  • R = 4 Ohm

Jadi, besaran hambatan listriknya adalah = 4 0hm

2. Ada sebuah Lampu senter yang memiliki tegangan listrik yaitu sebesar = 80 Volt dengan kekuatan Arus Listrik yaitu sebesar = 40 Ampere. Maka Hitunglah besaran Hambatan Listrik yang dihasilkan oleh Lampu senter tersebut !

Penyelesaian :

Diketahui :

  • V = 80 Volt
  • I = 40 Ampere

Ditanya : R = ….?

Jawab :

  • R = V/I
  • R = 80 Volt/40 Ampere
  • R = 2 Ohm

Jadi, besaran hambatan listriknya adalah = 2 0hm

Inilah pembahasan materi tentang rumus hambatan listrik mulai dari pengertian, macam – macam, rumus, beserta contoh soal dan pembahasannya, semoga bermanfaaat…..

Baca Juga :

Related posts: