Garis Khatulistiwa

Posted on

Garis Khatulistiwa – Bumi yang kita tempati ini terdiri dari berbagai unsur geografis, baik yang bisa dilihat atau pun yang tidak bisa dilihat. Misalnya, seperti garis imajiner yang berfungsi menghubungkan atau pun membagi bumi, dan salah satunya adalah Garis Khatulistiwa.

Garis Khatulistiwa

Equator atau garis khatulistiwa merupakan salah satu garis khayal yang pada dasarnya berperan untuk membagi bumi menjadi dua bagian, yaitu bagian Utara dan juga Selatan.

Namun, diantara kita semua, masih banyak yang tidak mengetahui dan juga memahami apa itu Garis Khatulistiwa? Apa fungsinya? dan Kota apa saja yang dilalui oleh Garis Khatulistiwa di Indonesia?

Untuk mengetahui hal-hal yang ada diatas, yuk kita simak pembahasan yang akan Rumus.co.id sampaikan tentang Equator di bawah ini.

Definisi Dari Equator

Dalam ilmu geografi, garis khatulistiwa atau yang disebut sebagai Equator merupakan sebuah garis khayal yang terletak di pusat planet bumi dan membentang di antara dua kutub dan sejajar dengan sumbu rotasi planet.

Ekuator ini membagi bumi menjadi dua bagian, yaitu belahan bumi utara dan juga belahan bumi selatan. Menurut pendapat para ahli, Equator merupakan sebuah garis khayal yang membentang di pusat bumi yang berada pada garis °0.

Garis ini mempunyai panjang mencapai sekitar 40.075 km yang membentang di darat dan juga lautan bumi. Dari garis inilah kita bisa mengetahui diameter bumi, yaitu sekitar 12,756 km.

Ketika matahari berada tepat di atas Equator, durasi siang hari di daerah yang dilalui oleh Equator ini yaitu sekitar 12 jam. Berdasarkan lokasi dari garis khatulistiwa ini, terdapat beberapa benua dan negara yang dilintasi oleh Equator, yaitu :

  • Asia, negara yang berada di Equator ini yaitu Indonesia
  • Amerika Selatan, negara yang berada di Equator terdiri dari Brasil bagian utara dan juga Ekuador.
  • Afrika, negara yang berada di Equator adalah Kenya, Republik Demokrasi Kongo, Uganda, Kongo dan juga Gabon.

Baca Juga :
Pendekatan Geografi : Spasial, Ekologi, Regional dan Contohnya
Prinsip Geografi – Persebaran, Interelasi, Deskripsi, dan Korologi
Letak Geografis Indonesia

Fungsi Dari Equator

Pada dasarnya, Garis Khatulistiwa ini memiliki beberapa peran yang sangat penting bagi kehidupan, yaitu sebagai berikut :

  1. Sebagai pedoman yang digunakan untuk menentukan perbedaan dari zona iklim yang ada di Bumi.
  2. Sebagai media yang digunakan untuk membagi antara dua belahan bumi, yaitu belahan bumi bagian selatan dan belahan bumi bagian utara.
  3. Berfungsi sebagai titik acuan untuk menentukan lokasi suatu negara atau lokasi suatu benua.
  4. Sebagai peodaman yang digunakan untuk menentukan perbedaan antara iklim, cuaca dan juga musim.
  5. Sebagai acuan untuk menentukan posisi dari matahari di sepanjang tahun.
  6. Berfungsi sebagai penentu dari tingkat ketinggian permukaan dan juga arus dari air laut.
  7. Sebagai media yang digunakan untuk membentuk proyeksi tipe peta.
  8. Sebagai tempat untuk meluncurkan roket dan juga pesawat ruang angkasa.
  9. Berfungsi sebagai dasar penentu dari sistem navigasi yang digunakan untuk kebutuhan transportasi udara dan juga laut.
  10. Klasifikasi perkembangan dan juga pertumbuhan ekonomi yang terjadi di suatu negara yang berasal dari dua wilayah, yaitu utara dan juga selatan.

Iklim Di Daerah Garis Khatulistiwa

Dari sudut pandang geografis dan fisik, iklim yang ada di sekitar garis khatulistiwa berbeda dengan iklim yang berada di belahan bumi utara dan juga selatan.

Daerah yang berada di sekitar Equator mempunyai iklim yang panas atau tropis. Keadaan iklim yang rata-rata panas berarti bahwa negara tersebut memiliki iklim tropis di wilayah tersebut. Iklim tropis ini menyebabkan hujan, yang dikenal sebagai hujan tropis.

Dibawah ini terdapat ciri-ciri dari iklim tropis yang berada disekitar garis khatulistiwa, yaitu diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Mempunyai suhu rata-rata yang cukup tinggi, hal ini tentunya disebabkan oleh matahari vertikal yang biasanya suhu udara di daerah tropis ini sekitar 20-23° C, tetapi di wilayah tertentu mereka mempunyai suhu rata-rata 30° C.
  • Mempunyai frekuensi amplitudo suhu tahunan yang sangat kecil, di daerah equator amplitudo suhu rata-rata per tahunnya adalah 1-50° C, sedangkan pada amplitudo suhu harian memiliki rata-rata yang lebih besar.
  • Terdapat tekanan udara yang cukup rendah yang dapat berubah secara perlahan dan juga teratur.
  • Mempunyai frekuensi curah hujan yang cukup tinggi dibandingkan dengan daerah lainnya, yaitu di belahan Bumi Utara dan juga belahan Bumi Selatan.
  • Di daerah yang berada di sekitar Equator, memiliki durasi waktu siang dan juga malam yang relatif sama sepanjang tahun.

F.A.Q

Apa itu Garis Khatulistiwa?

Garis khatulistiwa atau yang disebut sebagai Equator merupakan sebuah garis khayal yang terletak di pusat planet bumi dan membentang di antara dua kutub dan sejajar dengan sumbu rotasi planet.

Beberapa kota di Indonesia yang dilalui oleh Garis Khatulistiwa adalah?

1. Pontianak, Kalimantan Tengah
2. Kota Bonjol, Sumatera Barat
3. Kota Bontang
4. Lintas Riau, Sumatera Barat
5. Riau
6. Kepulauan Batu

Beberapa negara yang dilalui oleh Equator adalah?

1. Kiribati
2. Ekuador
3. Colombia
4. Brazilia
5. Gabon
6. Republik Kongo

Demikian ulasan singkat dari Rumus.co.id mengenai Garis Khatulistiwa, semoga membantu kalian untuk mempelajarinya yaaa.

Related posts: