Gantt Chart Adalah

Posted on

Gantt Chart Adalah – Gantt chart merupakan sebuah metode sederhana yang sangat sering digunakan oleh seseorang ketika ingin merencanakan ataupun memantau proyek dan kegiatan yang sedang dilaksanakan.

Karena bentuknya yang sangat sederhana dan mudah untuk dipahami inilah yang membuat Gantt chart menjadi salah satu metode yang paling populer dan yang paling sering digunakan pada saat ini.

Mengenai apa itu Gantt Chart? Maka dari itu, pada kesempatan kali ini, Rumus.co.id akan memberikan penjelasan secara rinci beserta hal-hal yang berkaitan didalamnya.

Gantt Chart Adalah

Gantt Chart Adalah ?

Gantt chart adalah jenis diagram batang yang menunjukkan aktivitas untuk suatu proyek dan waktu perencanaan dan implementasi, seperti waktu ketika aktivitas akan dimulai dan juga batas waktu di mana aktivitas tersebut sudah selesai.

Secara umum, Gantt Chart berfungsi untuk menggambarkan sebuah proyek atau kegiatan dengan diagram batang yang dibuat pada saat aktivitas akan dimulai dan kapan aktivitas akan berakhir.

Metode sederhana ini akan memungkinkan Anda untuk melihat kemajuan dari proyek atau aktivitas yang sedang Anda kerjakan. Meskipun Gantt chart sekarang dianggap sebagai metode yang umum.

Akan tetapi pada saat pertama kali muncul dianggap sebagai salah satu metode revolusioner ketika pertama kali diperkenalkan.

Baca Juga : Diagram Lingkaran

Sejarah Perkembangan Gantt Chart

Metode ini dipopulerkan untuk pertama kalinya pada tahun 1896 oleh Karol Adamiecki, yang menyebutnya sebagai harmonogram. Dia menerbitkan metode ini hanya dalam bahasa Polandia pada tahun 1931.

Metode ini akhirnya diberikan sebutan nama Gantt Chart yang berasal dari nama Henry Gantt (1861-1919), orang yang mengembangkannya dari tahun 1910-1915.

Gantt Chart digunakan untuk pertama kalinya secara besar-besaran dalam Perang Dunia Pertama atas inisiatif Jenderal William Crozier pada tahun 1855-1942.

Karakteristik Dari Gantt Chart

Secara umum, Gantt Chart memiliki beberapa ciri-ciri yang perli kalian ketahui, diantaranya adalah :

  • Gantt chart secara luas dikenal sebagai alat dasar yang dapat dengan mudah diimplementasikan oleh manajer proyek untuk melihat kapan proyek memulai dan kapan mengakhiri kegiatan.
  • Semakin banyak tugas yang ada dalam proyek dan semakin penting urutan antara tugas, maka akan semakin besar pula kecenderungan dan keinginan untuk mengubah grafik Gantt.
  • Gantt chart akan membantu menjawab pertanyaan “bagaimana jika” ketika seseorang sedang mencari cara untuk membuat perubahan di awal terhadap kebutuhan.

Baca Juga : Piramida Penduduk

Cara Membuat Gantt Chart

Gantt Chart adalah bagan sederhana, sehingga cara pembuatannya pun sangat mudah. Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus dilewati untuk membuat dan menggunakan bagan Gantt, diantaranya adalah :

1. Mengidentifikasikan Tugas

  • Identifikasikan kegiatan yang harus dilakukan dalam sebuah proyek.
  • Tentukan tonggak (bagian dari pekerjaan pesanan) menggunakan brainstorming atau diagram alur.
  • Identifikasikan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas-tugas yang sedang dikerjakan.
  • Identifikasikan urutan pekerjaan atau kegiatan yang hendak dilakukan. Kegiatan-kegiatan tersebut harus diselesaikan sebelum memulai kegiatan baru yang harus dilakukan secara bersamaan.

2. Menggambarkan sumbu horizontal

Gambarlah sumbu horizontal untuk waktu yang akan implementasikan (dapat ditempatkan di atas atau di bawah halaman). Kemudian, tandai dengan menggunakan skala waktu yang sesuai (bisa harian atau mingguan).

3. Tuliskan Tugas atau Bagian Dari Pekerjaan Yang Akan Dilakukan

Tuliskan kegiatan atau bagian dari pekerjaan (tonggak sejarah) yang akan dilaksanakan dalam urutan secara kronologis di sebelah kiri. Kemudian, gambarlah diagram batang yang digunakan untuk menunjukkan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Buatlah kotak dari kiri tempat waktu dimulai hingga akhir kegiatan. Jika presentasi diperlukan untuk manajemen, gambarkan bentuk berlian pada tanggal tersebut. Gambar saja ditepinya dan jangan isi kotaknya.

4. Periksa Kembali Gantt Chart Jika Sudah Selesai

Lakukan pemeriksaan kembali agar mengetahui apakah semua pekerjaan atau kegiatan proyek sudah ditulis didalam bagan Gantt yang kalian buat.

Contoh Gantt Chart

Gantt Chart Adalah

Dari data di atas dapat dilihat bahwa proyek tersebut dilaksanakan pada minggu ke 6 (lihat panah kuning). Semua pekerjaan yang tertera pada grafik Gantt telah dilakukan sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

Bagan batang ini adalah salah satu alat yang digunakan untuk melaksanakan perencanaan proyek dan juga sebagai alat untuk memantau kemajuan proyek.

Baca Juga : Statistik Deskriptif – Pengertian, Materi, Jenis – Jenis, Contoh Soal

F.A.Q

Apa yang dimaksud dengan Gantt Chart?

Gantt chart adalah sejenis diagram batang yang menunjukkan aktivitas terhadap suatu proyek dan waktu perencanaan serta implementasinya, seperti waktu ketika aktivitas akan dimulai dan juga batas waktu di mana aktivitas tersebut sudah selesai.

Apa kekurangan dari penggunaan Gantt Chart?

1. Hubungan ketergantungan antara satu kegiatan dengan kegiatan yang lainnya tidak disajikan dengan cara tertentu, sehingga sulit untuk menentukan dampak yang ditimbulkannya.
2. Sulit untuk membuat perubahan atau peningkatan / pembaruan, karena ini umumnya berarti harus membuat diagram blok baru.
3. Gantt chart tidak dapat secara eksplisit menunjukkan hubungan antara kegiatan dan hasil dari suatu kegiatan dengan kegiatan lain jika waktu tertunda atau dipercepat. Karena hal ini berarti Gantt Chart harus dimodifikasi.

Bagaimana cara menggunakan Gantt Chart?

1. Ketika proyek sedang berjalan, isi grafik berlian pada diagram batang untuk menunjukkan bahwa aktivitas tersebut telah selesai.
2. Jika aktivitas masih dalam proses, perkirakan progres aktivitas yang dimaksud dan isi grafik batang berdasarkan dengan kemajuannya.
3. Gunakan tanda vertikal untuk menunjukkan ruang lingkup proyek ini.

Demikinlah pembahasan dari artikel kali ini, semoga bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk kita semua.