Fungsi Mitokondria – Pengertian, Struktur, Fungsi dan Manfaatnya

Posted on

Fungsi Mitokondria – Apa saja fungsi dari Mitokondria?

Sebelum kita membahas apa fungsi dari mitokondria, pada kesempatan ini kita akan mengulas & memahami dahulu tentang apa itu mitokondria?,apa pengertiannya, Strukturnya, Fungsinya, Manfaatnya bagi tubuh makhluk hidup.

Dan hal lainnya, yang terkait dengan pembahasan kita. Berikut adalah ulasan tentang Mitokondria.

Pengertian Mitokondria

Pada Ilmu Biologi ada banyak sekali pelajaran yang harus dipahami oleh kita, mulai dari bagian yang paling besar & tampak oleh mata sampai dengan bagian-bagian yang paling kecil & tak tampak oleh mata sekalipun.

Dalam pengertian umum Mitokondria adalah Suatu Organel Sel Tunggal yang berfungsi sebagai tempat terjadinya fungsi respirasi pada manusia, hewan & tumbuhan.

Contohnya saja, ketika proses Metabolisme Homeostasis Kalsium, Asam Lemak, Transduksi Jaringan Selular, Biosintesis Pirimidina & Pengolahan Protein untuk dijadikan sebuah energi.

Organel Sel Mitokondria juga diketahui berperan pada kematian suatu sel tertentu di dalam jaringan tubuh.

Contohnya ketika didalam jaringan tubuh ada suatu proses sel yang abnormal atau berpenyakit, maka mitokondria akan menyeleksi organisme sel abnormal agar tidak berkembang di dalam jaringan tubuh.

Oleh karena itu dengan adanya mitokondria dalam tubuh makhluk hidup seperti manusia, hewan, tumbuhan, maka fungsi – fungsi yang ada pada organ vital di dalam tubuh makhluk hidup bisa berfungsi dengan baik.

Struktur Mitokondria

Sebagai Organel Sel, Mitokondria mempunyai sebuah struktur-struktur yang terbagi menjadi 5 bagian.

  • Membran bagian Luar
  • Membran bagian Dalam
  • Krista
  • Ruang antar Membran
  • Matriks

struktur mitrokondria

1. Membran Bagian Luar 

Membran bagian luar ini, tersusun dari Fosfolipid Bilayer bersifat Semi Permeable & mengandung Protein Porin.

Pada lapisan ini dapat dilewati (Permeable) dengan Ion-ion, ATP (Adenosina Trifosfat), ADP (Adenosina Difosfat), & Molekul-molekul Nutrisi.

Fungsi Membran Bagian Luar : Pada bagian membran luar ini mengandung Enzim-enzim yang berfungsi dalam membantu proses biosintesis pada jaringan tubuh makhluk hidup.

2. Membran Bagian Dalam

Membran bagian dalam ini, merupakan Membran Kompleks tetapi Permeable dan terbentuk dari molekul-molekul kompleks Transpor Elektron, kompleks ATP Sintase, & Transport Protein.

Fungsi Membran Bagian Dalam : Berfungsi dalam membantu pembuatan energi pada jaringan tubuh makhluk hidup.

3. Krista

Krista adalah Suatu lipatan yang berada pada membran dalam mitokondria.

Fungsi Krista : Krista berfungsi dalam membantu perluasan struktur membran yang berada didalam sel, ketika molekul-molekul DNA mitokondria berkembang lebih banyak.

4. Ruang Antar Membran

Ruang Antar Membran adalah merupakan ruang yang terdapat diantara membran luar & membran dalam. Ruang antar membran bertanggung jawab atas fosforilasi oksidatif.

Fungsi Ruang Antar Membran : Fungsi Ruang Antar Membran sebagai tempat berlangsungnya suatu reaksi-reaksi yang penting untuk sebuah sel.

5. Matriks

Matriks berisi molekul-molekul DNA (bertanggung jawab atas respirasi sel), enzim-enzim (bertanggung jawab atas siklus reaksi asam sitrat), gas-gas terlarut (seperti oksigen & karbon dioksida), & air.

Fungsi Matriks : Menyimpan bagian-bagian yang penting seperti materi genetik (DNA), ribosom & ion-ion penting lainnya.

Fungsi-Fungsi Mitokondria

Fungsi Mitokondria yang utama adalah Sebagai Respirasi Sel.

Respirasi Sel adalah Suatu proses kimiawi yang berfungsi untuk melepaskan energi yang tersimpan didalam Glukosa. Energi yang digunakan dalam pemecahan glukosa tersebut, disediakan oleh molekul-molekul ATP.

Dan molekul-molekul ATP ini dihasilkan oleh organel itu sendiri. Seluruh proses respirasi Aerob Sel terdiri dari 3 langkah sebagai berikut :

1. Glikolisis

Glikolisis sendiri mempunyai arti “pemecahan glukosa“, glikolisis merupakan tahap pertama dari respirasi sel.

Glukosa memiliki 6 Atom Karbon. Enzim-enzim yang ada pada Sitosol berfungsi Mengoksidasi Molekul Glukosa menjadi 2 molekul, yang masing-masing memiliki 3 atom karbon.

Glikolisis menghasilkan 2 molekul ATP, 2 molekul Asam Piruvat & 2 molekul NADH (Nikotinamida Adenina Dinukleotida).

2. Siklus Krebs (Siklus Asam Sitrat)

Sebelum siklus krebs berfungsi maka dilakukanlah Dekarboksilasi Oksidatif, molekul-molekul asam piruvat yang dihasilkan pada glikolisis akan diubah menjadi Koenzim-A asetil, yang akan digunakan dalam siklus krebs.

Siklus krebs tersebut kemudian akan mengoksidasi asetil-KoA menjadi karbon dioksida, dan dari proses ini juga menghasilkan 3 molekul NADH & 1 molekul FADH₂.

3. Rantai Transpor Elektron

Rantai Transpor Elektron terdiri dari serangkaian yang membawa elektron hasil dari membran mitokondria dari siklus krebs (NADH & FADH₂).

Molekul-molekul ATP dihasilkan dari reaksi redoks NADH dan FADH₂. Sel Eukariotik menghasilkan sekitar 36 ATP sesudah melakukan respirasi sel.

Fungsi-fungsi lain dari Mitrokondria :

  • Pensinyalan sel untuk neuron-neuron.
  • Mengelola apoptosis.
  • Mengendalikan siklus sel.
  • Mengawasi diferensiasi, pertumbuhan, & perkembangan sel.

Manfaat Mitrokondria Dalam Tubuh Makhluk Hidup

Fungsi Mitokondria mempunyai peranan penting didalam tubuh makhluk hidup, diantaranya adalah :

  • Menghasilkan energi sel untuk digunakan dalam sistem metabolisme tubuh.
  • Metabolisme karbohidrat yang terjadi didalam mitokondria akan dioksidasi oleh air & karbondioksida dan juga oksigen.
  • Energi yang dihasilkan mitkondria berupa 30 molekul, dibuat untuk setiap molekul glukosa
  • Didalam setiap glikosis dapat menghasilkan 2 molekul.
  • Mitokondria berfungsi untuk mengelola aktivitas metabolisme sel.
  • Mitokondrian berfungsi untuk memecah makanan yang akan menghasilkan energi, seperti karbohidrat, lemak, protein & lain-lainnya.
  • Mitokondria berfungsi menerima hasil enzim yang sudah diproses secara lanjut kemudian diproses lagi menjadi molekul bermuatan tertentu. Molekul ini mencampurkan oksigen agar bisa didistribusikan ke pembuluh darah dengan baik.
  • Berfungsi untuk menjaga konsentrasi ion kalsium, untuk kepadatan tulang & segala jenis pada bagian sel.
  • Mitokondria dapat menolong sel yang sudah mampu mencapai fungsi ini dan menyediakan tangki untuk menyimpan ion kalsium.
  • Mitokondria berfungsi dalam proses mematikan sel sel tertentu yang sudah diprogram oleh tubuh secara alamiah. Contohnya sel abnormal atau sel berpenyakit, sel beracun, akan dimatikan dalam jumlah banyak. Sehingga ketika proses metabolisme berlangsung sel abnormal itu tidak akan berkembang lagi.
  • Membantu fungsi organ tubuh agar berjalan dengan optimal, karena ketika mitokondria tidak mampu bekerja atau mengalami abnormal & kematian sel dapat mempengaruhi kinerja organ tubuh.

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Mitokondria beserta Pengertian, Struktur & Fungsi Mitokondria, serta Manfaatnya dalam tubuh makhluk hidup.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Artikel Terkait Lainnya :

Jaringan Ikat – Pengertian, Struktur, Gambar, Fungsi, Jenis

Sistem Gerak Pada Manusia – Rangkuman Makalah dan Fungsinya

Jaringan Otot – Pengertian, Gambar, Struktur, Jenis, Fungsi

Jaringan Hewan – Pengertian, Struktur, Gambar, dan Contoh