Fungsi Kandung Kemih

Posted on

Fungsi Kandung Kemih – Kandung kemih merupakan salah satu organ dalam sistem ekskresi dari tubuh manusia. Organ ini terletak di bagian atau wilayah panggul, tepatnya berada di belakang tulang kemaluan.

Fungsi Kandung Kemih

Organ yang satu ini memiliki bentuk seperti tas yang tersusun atas jaringan otot guna mendukung fungsi-fungsinya. Fungsi kandung kemih adalah untuk menyimpan urin yang dikirim oleh ginjal sebelum urin dapat dikeluarkan dari tubuh yang dikenal dengan buang air kecil.

Ketika kandung kemih diisi dengan 400-600 ml urin, kemudian sistem saraf akan mengeluarkan “sinyal” dalam bentuk sensasi seperti penuh. Kemudian otot akan berkontraksi, sehingga urin dapat melewati saluran kemih untuk keluar.

Anatomi Kandung Kemih

Fungsi Kandung Kemih

Berikut ini merupakan struktur dari anatomi Kandung Kemih, yaitu diantaranya adalah :

1. Otot Detrusor

Bagian utama dari kandung kemih merupakan sebuah otot detrusor, yang tersusun atas otot spiral, otot longitudinal dan juga otot melingkar. Ketika Anda ingin buang air kecil, maka otot-otot tersebut akan berkontraksi dengan cara memberikan sinyal parasimpatis.

2. Lapisan Kandung Kemih

Lapisan yang dimiliki oleh kandung kemih (vesika urinaria) dari bagian luar ke dalam meliputi Peritoneum Parietal (Lapisan Serosa), Fascia Endopelvic (Lapisan Subserosa), M. Detrusor (Lapisan Otot), Lapisan Submukosa serta Lapisan Mukosa.

3. Bagian Puncak

Pada bagian atas (apex) dari kandung kemih ini menunjukkan ke tulang pubis simpatik, sedangkan pada bagian bawahnya menunjukkan ke dubur pada pria serta vagina pada wanita.

Sedangkan untuk bagian leher dari kandung kemih terletak di sisi bawah, di mana kandung kemih (Vesika urinaria) tampak menyempit ke arah uretra.

4. Bagian tubuh atau badan

Pada bagian badan atau tubuh dari kandung kemih ini merupakan bagian terbesar yang dimiliki oleh Vesika urinaria. Dalam Vesika urinaria terdapat bagian yang disebut sebagai Trigone, yaitu bagian yang membentuk struktur segitiga pada bagian belakang kandung kemih.

Trigon terdiri dari dua lubang uretra (bukan uretra tempat kateter masuk) dan pembukaan internal uretra (bagian pertama uretra).

5. Bagian Leher

Leher kandung kemih tersusun atas otot-otot detrusor yang membentuk sebuah sfingter internal uretra. Sfingter ini akan menutup selama terjadinya proses ejakulasi guna mencegah sperma masuk kedalam kandung kemih.

Sfingter ini dikendalikan secara tidak sadar atau otomatis. Terdapat sfingter uretra eksternal yang berfungsi untuk menahan sementara air seni. Pada Sfingter yang satu ini ini dapat dikontrol secara sadar (secara sukarela).

Baca Juga :
Anatomi Tubuh Manusia : Fungsi Sistem Organ Tubuh Manusia (+Gambar)
Sistem Hormon – Pengertian, Fungsi, Peran, Dan Cara Kerja
Sistem Ekskresi Pada Manusia

Fungsi Kandung Kemih

Setelah melihat penjelasan yang ada diatas. Berikut ini merupakan beberapa fungsi yang dimiliki oleh Kandung Kemih (Vesika Urinaria), yaitu :

  1. Sebagai tempat untuk menyimpan air seni atau urine untuk sementara waktu sebelum akhirnya dikeluarkan.
  2. Guna mengurangi tekanan pada kandung kemih saat urine meningkat, sehingga dapat menampung air seni lebih banyak.
  3. Digunakan untuk mengirim sinyal melalui impuls ketika kandung kemih terasa penuh. Itu sebabnya kita merasa ingin buang air kecil.
  4. Untuk menahan agar air seni tidak keluar secara otomatis ketika kandung kemih sudah penuh. Manusia dapat menahan keinginan untuk BAK selama 2 sampai 5 jam.
  5. Membantu untuk buang air kecil dengan cara mengkontraksikan otot detrusornya.
  6. Ini digunakan untuk mengarahkan urin sehingga dapat dengan sempurna keluar dari tubuh manusia.

Penyakit yang Menyerang Kandung Kemih

Dibawah ini terdapat beberapa penyakit atau gangguan yang sering menyerang Vesika Urinaria, yaitu :

1. Batu kandung kemih

Kondisi ini dapat terjadi di dalam ginjal dan turun ke bagian kandung kemih yang ditandai dengan adanya benjolan keras yang tersusun dari mineral.

Aliran urin ke kandung kemih, yang tersumbat oleh batu kandung kemih, dapat menyebabkan rasa sakit yang sangat parah.

2. Inkontinensia urine

Inkontinensia urin adalah kesulitan menahan BAK, atau dapat menimbulkan buang air kecil yang tak disengaja. Penyakit ini dapat diakibatkan oleh beberapa faktor. Hal ini tentunya dapat Anda diskusikan jika terjadinya gejala dari kondisi ini dengan dokter Anda.

3. Retensi urine

Retensi urin adalah suatu kondisi di mana urin tidak mudah keluar dari Vesika Urinaria karena sembelit atau penekanan aktivitas otot kandung kemih. Kondisi ini dapat menyebabkan kandung kemih membengkak karena menyimpan terlalu banyak urin.

4. Overactive Bladder

Kondisi ini merupakan salah satu penyebab yang paling umum terjadi dari inkontinensia urin. Penyakit ini diakibatkan oleh otot-otot kandung kemih, yang bekerja sangat aktif dan akhirnya menimbulkan urin keluar karena kontraksi otot-otot ini.

5. Cystitis

Peradangan atau infeksi yang terjadi pada kandung kemih, juga dapat menimbulkan rasa sakit. Rasa malas atau enggan untuk membuang air kecil menjadi faktor penyebab yang paling umum dari terjadinya infeksi ini. Sistitis umumnya diakibatkan oleh infeksi saluran kemih dan juga kateter urin.

F.A.Q

Kandung Kemih adalah?

Kandung kemih merupakan salah satu organ dalam sistem ekskresi dari tubuh manusia. Organ ini terletak di bagian atau wilayah panggul, tepatnya berada di belakang tulang kemaluan.

Bagaimana cara menjaga Kandung Kemih agar tetap sehat?

1. BAK sampai betul-betul selesai
2. Berhentilah merokok
3. Konsumsi air putih secukupnya
4. Bersihkan alat kelamin sebelum dan juga sesudah berhubungan intim
5. Usahakan jangan sampai duduk terlalu lama

Tahapan pembentukan urine adalah?

1. Tahap filtrasi
2. Fase reabsorpsi
3. Tahapan sekresi tubular
4. Fase pengeluaran urin dari ginjal ke kandung kemih melalui ureter

Sekian informasi dari pembahasan kali ini, semoga membantu adik-adik atau kita semua untuk memahaminya..

Related posts: