Fungsi Empedu

Posted on

Fungsi Empedu Dalam Pencernaan – Kantung empedu merupakan salah satu organ dalam tubuh manusia dengan ukuran yang sangat kecil, dimana organ ini terletak di bagian bawah hati. Meskipun bentuknya sangat kecil, akan tetapi fungsi dari empedu ini sangat besar bagi tubuh manusia.

Fungsi Empedu

Secara umum, Empedu mempunyai dua peranan penting bagi tubuh manusia yaitu dalam sistem pencernaan serta dalam sistem ekskresi tubuh manusia. Akan tetapi, tidak hanya kedua fungsi tersebut saja, sebab Empedu memiliki fungsi yang lainnya.

Nah, untuk memahami dan juga mengetahui fungsi lain dari Empedu maka Rumus.co.id akan menjabarkannya untuk para pembaca setia dari website ini. Untuk itu, mari kita simak penjabarannya, Cekidot….!!!

Proses Pembentukan Empedu

Empedu ini dihasilkan oleh hati serta akan disimpan di dalam kantong empedu dan kantung ini terletak di bagian bawah hati. Hati dapat menghasilkan sekitar 500 hingga 600 ml empedu setiap harinya.

Selama makan, empedu akan dikeluarkan dari kantongnya melalui saluran empedu dan dialirkan ke hati. Saluran empedu ini berperan untuk menghubungkan kantung empedu dan juga hati ke usus kecil.

Oleh karena itu empedu berfungsi untuk membantu dalam proses pencernaan lemak yang terjadi di usus kecil. Empedu itu sendiri tersusun dari berbagai zat, yaitu garam empedu, yang disebut juga sebagai asam empedu, kolesterol, air, tembaga dan juga pigmen.

Salah satu pigmen yang terkandung di dalam empedu yaitu bilirubin. Bilirubin bisa menimbulkan penyakit kuning (jaundice) jika sudah terlalu banyak menumpuk di dalam darah dan juga jaringan tubuh.

Struktur Dari Empedu

Fungsi Empedu

Di dalam kantung empedu terdapat tiga lapisan pelindung ataupun lapisan pembungkus dari kantung empedu, yaitu sebagai berikut :

  1. Pada bagian luarnya, empedu merupakan sebuah peritoneum visceral.
  2. Pada bagian tengah dari empedu berupa dinding yang tersusun dari serat otot halus. Kontraksi otot-otot ini dipengaruhi oleh adanya sistem hormonal tubuh serta berfungsi untuk melepaskan empedu ke dalam duodenum.
  3. Sedangkan, pada bagian dalamnya berupa sebuah membran mukosa yang tersusun atas sel-sel epitel yang sederhana dan memiliki bentuk silinder.

Baca Juga :
9 Fungsi Usus Halus Pada Tubuh Manusia
Metabolisme – Pengertian, Proses, Contoh dan Fungsinya
Sistem Ekskresi Pada Manusia

Sementara itu, Empedu ini terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Vesica Fellea merupakan salah satu bagian yang mengandung cairan, dimana cairan ini diproduksi di dalam tubuh serta dapat berkembang dalam tubuh melalui sistem pencernaan.
  • Kiprah kistik merupakan salah satu bagian yang berperan dalam membentuk kiprah secara bersamaan pada bagian kelenjar hati.
  • Saluran hati merupakan salah satu bagian yang berupa sebuah benjolan yang dihasilkan dari kantung empedu.

Fungsi Empedu

Berikut ini merupakan beberapa fungsi dari Empedu didalam tubuh manusia, yaitu diantaranya adalah :

1. Membantu Kinerja Enzim Pencernaan

Fungsi dari empedu dalam pencernaan yaitu menetralkan asam lambung. Sehingga dapat membantu enzim pencernaan agar dapat berfungsi dengan baik pada kondisi yang netral.

Enzim pencernaan yang berfungsi di dalam usus kecil dapat bekerja secara sempurna dalam kondisi basa, sedangkan zat yang terkandung di dalam makanan yang masuk ke usus mempunyai sifat asam.

Sifat asam ini didapatkan dengan mencampurkan HCl, sekresi lambung yang digunakan untuk mencerna makanan yang masuk kedalam tubuh. Nah, di sinilah peran dari empedu sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Empedu mempunyai sifat dasar yaitu pH antara 7,5 hingga 8,05. Sifat asam dari usus kecil ini memicu terjadinya sekresi hormon dari pankreas. Hormon ini bertugas untuk merangsang empedu guna menyerap air dan juga natrium bikarbonat.

Akibatnya, konsentrasi empedu akan berkurang atau menjadi lebih tipis, namun pH empedu akan meningkat dibandingkan ketika masih di dalam kantong empedu.

Dengan nilai pH-nya, empedu ini berfungsi untuk membantu mengoptimalkan fungsi dari enzim pencernaan dengan cara menetralkan sifat asam serta menciptakan kondisi basa dimana enzim pencernaan dapat bekerja dengan baik.

Apabila semakin asam jenis makanan yang masuk ke dalam usus, maka akan semakin banyak empedu yang dikeluarkan.

2. Empedu Sebagai Pengencer Lemak

Tubuh manusia tersusun dari 70% air. Air yang ada di dalam tubuh manusia berperan sebagai pelarut untuk zat makanan sehingga dapat dengan mudah diserap oleh tubuh.

Namun, bagaimana dengan lemak? Lemak dengan air sangat sulit untuk dicampur. Campuran lemak dengan air dapat stabil dengan adanya bantuan pengemulsi. Sifat pengemulsi adalah yaitu mempunyai dua kelompok, polar dan juga non-polar.

Sifat yang satu ini dimiliki oleh asam empedu. Asam empedu ini mempunyai permukaan yang disertai dengan adanya ikatan peptida polar, sehingga molekul air (hidrofilik) akan tertarik, sedangkan pada permukaan yang lain cenderung bersifat hidrofobik.

Permukaan hidrofobik berikatan dengan lemak dan membentuk struktur yang disebut misel.

3. Membantu Kinerja Enzim Lipase

Enzim lipase mempunyai fungsi untuk mengubah lemak menjadi dua molekul yaitu asam lemak dan juga gliserin. Partikel lemak cenderung mudah bersatu dan membentuk partikel yang lebih besar. Akibatnya, efek dari enzim lipase ini melambat.

Oleh karena itu, Empedu berfungsi untuk membantu kinerja dari enzim lipase dengan cara membentuk sebuah misel-misel. Misel berfungsi membantu dalam memperluas permukaan partikel, sehingga enzim lipase dapat dengan cepat merombak lemak.

4. Empedu Berfungsi Sebagai Bakterisida

Bayangkan sudah berapa banyak mikroba yang masuk kedalam tubuh melalui makanan. Sebab, terdapat banyak sekali mikroba dalam makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Tetapi mengapa Anda tidak sakit setiap kali makan? Nah, disinilah peran dari sistem kekebalan tubuh bekerja.

Selain sistem kekebalan tubuh, sistem pencernaan juga mempunyai mekanisme pertahanan seperti empedu. Fungsi empedu ini untuk menciptakan kondisi basa yang dapat membunuh atau menghambat mikroba yang masuk kedalam tubuh melalui makanan.

F.A.Q

Empedu adalah?

Empedu adalah cairan kuning kehijauan yang mengandung pigmen bilirubin, biliverdin dan juga urobilin, yang diproduksi dan juga dikeluarkan oleh hati untuk masuk ke dalam duodenum.

Penyakit apa saja yang bisa menyerang Kantung Empedu?

1. Batu Empedu, adalah suatu kondisi yang mana terdapat tumpukan kristal pada bagian kantung empedu dan saluran empedu. 
2. Sirosis bilier primer, adalah peradangan yang terjadi pada saluran empedu di hati. Peradangan ini sangat menghalangi aliran empedu sehingga menyebabkan peradangan terjadi di bagian seluruh hati. 
3. Sakit kuning (jaundice), adalah kondisi kulit dan juga bagian titik buta pada mata menjadi kuning karena tingginya kadar dari bilirubin dalam sistem ekskresi.

Bagian dari Empedu yaitu?

1. Vesica Fellea
2. Kiprah kistik
3. Saluran hati

Sekian informasi dari artikel dalam penjabaran kali ini. Semoga menjadi pengetahuan yang baru untuk kita semua.

Related posts: