Fungsi Benang Sari

Posted on

Penjelasan Lengkap Fungsi Benang Sari – Bunga adalah salah satu bagian yang ada pada tumbuhan yang berbunga, yang sangat disukai oleh semua orang terutama kaum wanita. Sebab selain dari warna bunganya yang cantik, bunga ini juga memiliki bentuk dan aroma yang wangi khas dari jenis bunganya masing – masing.

Tidak jarang ketika kita sedang membeli parfum, sabun, shampo dan yang lainnya, kita pasti akan menemukan berbagai macam varian aroma dari berbagai macam jenis bunga.

Namun tahukah kalian, bahwa bunga ini memiliki beberapa Bagian Bagian Bunga yang mana juga memiliki fungsinya masing – masing salah satunya yaitu Benang Sari.

Apa itu benang sari? Pada pembahasan kali ini kita akan membahas makalah materi tentang Benang Sari. Mari kita simak !

Fungsi Benang Sari
Fungsi Benang Sari

Fungsi Bunga

Fungsi bunga pada tumbuhan menurut dari segiilmu biologi adalah sebagai salah satu organisme bagian dari tumbuhan yang berperan sebagai alat perkembangbiakan pada tumbuhan, sebab bunga adalah wadah alat reproduksi pada tumbuhan yang berbunga.

Bagian Bunga
Bunga Sebagai Wadah Alat Reproduksi Pada Tumbuhan

Didalam bunga terdapat dua alat kelamin tumbuhan yakni : benang sari (jantan) dan putik (betina) yang mana pada saat terjadi proses penyerbukan yaitu proses perkawianannya kadang juga memerluka bantuan oleh serangga seperti kupu – kupu atau lebah sebagai media penyebarannya.

Dari sini dapat kita simpulkan, bahwa fungsi bunga adalah sebagai alat perkembangbiakan tumbuhan yang berbunga, yang mana didalam bunga tersebut terdapat dua buah alat kelamin yaitu : benang sari sebagaikelamin jantan dan putik sebagai kelamin betinanya, serta dalam proses perkawinanya melalui proses penyerbukan yang biasanya juga dibantu ole serangga seperti lebah dan kupu – kupu.

Baca Juga : Ekosistem Adalah

Pengertian Benang Sari

Apa itu benang sari? Dari penjelasan mengenai fungsi bunga diatas, jelas bahwa benang sari adalah alat kelamin jantan pada bunga. Dalam bahasa latin, benang sari disebut dengan stamen yang berarti “benang pintal”. Benang sari ialah sebuah alat kelamin atau organ reproduksi jantan pada bunga. Kalau pada bungan benang sari terletak berdekatan, yang merupakan alat kelamin betina terletak sekitar kelopak dan di antara pusat nya putik. Kemudian benang sari dihasilkan oleh sel kelamin jantan.

benang sari
Benang Sari

Organ Alat Reproduksi Pada Tumbuhan

Sebagaimana penjelasan diatas, bahwa dalam tumbuhan yang berbunga, sistem alat repsroduksinya terletak pada bunga yang bernama benang sari (jantan) dan putik (betina).

Sebagai wadah, bunga berfungsi melindungi dan tempat proses perkembangbiakan tumbuhan melalui proses penyerbukan.

Perlu diketahui bahwa pada bagian alat reproduksi betina yang disebut putik ini terdiri dari : stigma, tangkai, dan ovarium. Sedangkan pada bagian alat reproduksi jantan bunga yang disebut benang sari, terdiri dari: filamen dan antera. Filamen adalah suatu struktur seperti tangkai yang menempel pada pangkal bunga ysng bertugas mendukung antera, yang merupakan struktur yang menghasilkan serbuk sari.

Fungsi Benang Sari Bagi Tumbuhan

Fungsi Benang Sari

Benang sari pada dasarnya berfungsi memproduksi butiran – butiran serbuk sari (mikrospora) yang bertugas menyimpan sel kelamin atau gamet jantan tumbuhan yang nantinya akan diperlukan untuk proses reproduksi. Benang sari ini terdiri atas bagian antera yaitu : kepala sari dan filamen.

Pada bagian antera berfungsi menghasilkan gamet. Serbuk sari yang dihasilkan pada bunga berbentuk butiran yang banyak yang ukurannya kecil, serta struktur permukaan bervariasi tergantung pada jenis tanaman bunga yang dihasilkannya.

Proses pembentukan serbuk sari di dalam kepala sari atau anthera disebut dengan mikrosporogenesis. Di dalam anthera terdapat sel induk serbuk sari yang diploid (2n). Sel induk dari serbuk sari ini disebut dengan istilah mikrosporosit. Sel induk akan mengalami pembelahan meiosis guna menghasilkan 4 butiran – butiran serbuk sari yang bersifat haploid (n) serta masih menyatu.

Selanjutnya, setiap inti serbuk sari akan membelah menjadi dua yang masing-masing adalah haploid. Satu inti dinamakan inti buluh serbuk sari yang merupakan inti vegetatif dan Inti yang lainnya dinamakan inti generatif.

Dalam perkembangannya, setelah serbuk sari tersebut terbentuk, inti generatif membelah diri menjadi 2 inti sperma yang masing – masing adalah haploid. Dengan demikian, serbuk sari yang telah matang menyimpan tiga inti yang semuanya haploid, yaitu satu inti vegetatif dan dua inti sperma. Inti vegetatif dalam perkembangannya akan musnah.

Pada umunya, ukuran sebuk sari adalah sangat kecil yakni sekitar 10 sampai 150 mikrometer dan berbentuk bulat dan terkadang lonjong. Perlu diketahui yaitu 1 cm itu sama dengan 10.000 mikrometer, maka ukuran serbuk sari ini adalah 0,001-0,015 cm.

Karena sangat kecil ukran serbuk sari ini, maka untuk melihatnya dibutuhkanlah sebuah alat yaitu mikroskop, lebih utama apabila menggunakan mikroskop elektron jenis yang pernah dilakukan Oliver Meckes dan Nicole Ottawa. Akan tampak serbuk sari seperti pada gambar berikut ini :

Penampakan Serbuk Sari

Meskipun berbeda dalam bentuk ukuran dan bentuknya, namun semua butiran serbuk sari ini memiliki struktur sama, yaitu cangkang luar yakni berfungsi sebagai pelindung gamet jantan terhadap unsur yang ada di luar butir serbuk sari tersebut.

Berdasarkan penjelasan diatas, maka dapat kita simpulkan bahwa setidaknya ada 7 fungsi benang sari bagi tumbuhan, yaitu sebagai berikut :

  1. Sebagai alat perkembangbiakan bunga dan tumbuhan
  2. Sebagai alat kelamin jantan tumbuhan
  3. Sebagai tempat untuk memproduksi serbuk sari
  4. Menjadi tempat penyimpanan gamet jantan
  5. Berguna untuk menyimpan nektar yang terdapat di dasar benang sari, bisa menjadi makanan bagi serangga
  6. Membantu menyebarkan serbuk sari dan menggerakkan air/nutrisi menuju arther.
  7. Menjadi tempat terjadinya transfer serbuk sari secara langsung

Demikianlah pembahsan makalah materi fungsi benang sari. Semoga bermanfaat ….