Fishbone Diagram

Posted on

Fishbone Diagram – Tahap tindakan dan perbaikan lebih mudah dilakukan setelah masalah diidentifikasi dan akar penyebab masalahnya sudah diketahui, yaitu dengan cara menggunakan diagram tulang ikan.

Untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai Fishbone Diagram atau Diagram tulang Ikan, yuk kita simak penjelasannya dibawah ini.

Fishbone Diagram

Definisi Dari Fishbone Diagram

Diagram Tulang Ikan atau diagram sebab-akibat adalah salah satu alat QC 7 yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan memvisualisasikan sebuah hubungan antara sebab dan akibat untuk mengidentifikasi penyebab utama dari masalah yang terjadi.

Umumnya Fishbone Diagram digunakan untuk menunjukkan faktor-faktor penyebab dan kualitas yang disebabkan oleh beberapa hal yang menjadi penyebab dari masalah yang terjadi.

Diagram Herringbone atau Ishikawa Diagram ini dikembangkan untuk pertama kalinya oleh Dr. Kaoru Ishikawa, yang pada waktu itu adalah pakar kendali mutu dari Jepang, sebagai salah satu dari tujuh alat kualitas dasarnya.

Pada saat itu, diagram tulang ikan digunakan untuk mengidentifikasi kemungkinan penyebab masalah, dan terutama ketika sebuah tim cenderung berpikir secara rutin.

Baca Juga : Gantt Chart Adalah

Fungsi Dari Ishikawa Diagram

Fungsi utama dari diagram tulang ikan adalah untuk mengidentifikasi dan mengatur penyebab yang dapat berasal dari efek tertentu, kemudian memisahkan akar penyebabnya.

Dibaawah ini terdapat fungsi lain dari Fishbone Diagram, yaitu diantaranya adalah :

  1. Mengidentifikasikan akar penyebab dari permasalahan yang terjadi.
  2. Membantu untuk mengembangkan ide pemecahan masalah.
  3. Untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut atau penentuan fakta terhadap masalah yang terjadi.
  4. Mengidentifikasikan tindakan (bagaimana) untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.
  5. Membantu untuk mendiskusikan masalah yang terjadi dengan lengkap dan benar.
  6. Untuk menghasilkan pemikiran baru.

Masalah – Masalah Yang Sering Terjadi

Masalah sederhana yang sering terjadi didalam proses produksi yang meliputi :

  1. Keterlambatan dalam proses produksi.
  2. Tingkat cacat produk yang tinggi.
  3. Mesin produksi yang sering mengalami masalah.
  4. Output lini produksi tidak stabil yang mengarah pada gangguan program produksi.
  5. Produktivitas yang tidak mencapai tujuan.
  6. Keluhan untuk pelanggan yang secara berulang.

Baca Juga : Diagram Lingkaran

Cara Membuat Fishbone Diagram

Didalam pembuatan Fishbone Diagram, terdapat beberapa tahapan yang harus dilakukan agar dapat menciptakan diagram tulang ikan yang baik dan benar, yaitu diantaranya adalah :

Fishbone Diagram

1. Mengidentifikasi masalah

Identifikasikanlah masalah yang sedang dialami, dan kasus utama yang dihasilkan kemudian diilustrasikan kedalam bentuk kotak sebagai kepala dari diagram tulang ikan. Kasus yang sudah diidentifikasi akan menjadi acan dari pembuatan diagram tulang ikan.

2. Mengidentifikasi faktor utama terjadinya masalah

Dari masalah yang sudah diidentifikasikan, maka faktor utama yang menjadi bagian dari masalah yang ada akan ditentukan oleh kasus yang sedang terjadi.

Faktor-faktor ini kemudian akan membentuk tulang utama dari pola Fishbone. Faktor ini dapat berupa sumber daya manusia, metode yang digunakan, metode produksi, dan lain sebagainya.

3. Tentukanlah kemungkinan penyebab dari setiap faktor

Kemungkinan penyebab dari terjadinya masalah harus diidentifikasikan oleh masing-masing faktor utama yang menjadi sebuah akar permasalah. Kemungkinan penyebab dari setiap faktor akan digambarkan sebagai “tulang” kecil yang terdapat pada “tulang” utama.

Setiap kemungkinan dari penyebab terjadinya masalah juga harus ditemukan akar permasalahannya dan digambarkan sebagai “tulang” yang terdapat di tulang kecil dari kemungkinan penyebab sebelumnya.

Faktor utama dari penyebab terjadinya permasalahan dapat ditemukan melalui brainstorming atau menganalisis situasi dengan melakukan observasi.

4. Melakukan analisa hasil diagram yang sudah dibuat

Setelah menyelesaikan pola diagram tulang ikan, maka semua penyebab utama masalah akan diketahui. Berdasarkan dari penyebab masalah yang terdeteksi, maka prioritas dan makna penyebab harus dianalisis lebih lanjut.

Jadi, Anda juga dapat menemukan solusi untuk memecahkan masalah yang ada dengan memecahkan akar masalah.

Baca Juga : Piramida Penduduk

F.A.Q

Apa yang diamksud dengan Fishbone Diagram?

Diagram Tulang Ikan atau diagram sebab-akibat adalah salah satu alat yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan memvisualisasikan sebuah hubungan antara sebab dan akibat untuk mengidentifikasi penyebab utama dari masalah yang terjadi.

Apa kelebihan dan kekurangan dari penggunaan Fishbobe Diagram?

1. Kelebihan dari diagram tulang ikan yaitu dapat menggambarkan setiap masalah yang terjadi sekaligus dengan semua orang yang terlibat.
2. Kelemahan dari diagram tulang ikan yaitu membatasi kemampuan yang dimiliki oleh setiap tim / pengguna untuk menggambarkan secara visual masalah dengan metode “level Why” yang mendalam.

Fishbone pertama kali ditemukan oleh?

Fishbone Diagram pertama kali diperkenalkan pada tahun 60-an oleh seorang ilmuwan Jepang yang bernama Dr. Kaoru Ishikawa.

Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini, semoga bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk kita semua.

Related posts: