Erosi Adalah

Posted on

Erosi Adalah – Erosi, merupakan salah satu istilah yang selalu diperbincangkan dan menjadi permasalahan yang klasik di dalam bidang konservasi tanah dan juga air.

Erosi Adalah

James Henry Stallings seorang ilmuan di dalam Soil Conservation (1957) pun mengungkapkan, bahwa masalah erosi dan dampaknya telah terjadi pada manusia sejak awal bertani.

Akan tetapi tidak sedikit dari kita yang belum mengetahui apa itu Erosi yang sebenarnya? Dan apa saja yang menyebabkan terjadinya Erosi? Bagaimana cara mencegahnya?

Oleh sebab itu, di pembasahan kali ini, Rumus.co.id akan menjabarkannya secara rinci mengenai Erosi dan hal-hal yang terlibat didalamnya. Yuk kita simak pembahannya…

Erosi Adalah?

Erosi adalah suatu peristiwa alam, dimana berbagai macam objek yang ada di bumi seperti bebatuan, tanah dan beberapa objek lainnya mengalami suatu pengikisan, baik yang diakibatkan oleh air, angin, es ataupun hujan.

Terkadang ada yang mengatakan bahwa Erosion merupakan peristiwa pelapukan. Akan tetapi, pelapukan yang disebabkan karena cuaca dengan Erosion yang disebabkan oleh air atau es tidaklah sama.

Proses terjadinya Erosion atau pengikisan ini berkaitan erat dengan berbagai pengaruh lain, misalnya seperti gravitasi atau aktivitas yang dilakukan oleh makhluk hidup seperti hewan dan juga manusia.

Definisi Erosi Menurut Para Ahli

Tidak hanya definisi secara ilmiah saja, berikut ini merupakan definisi dari Erosion yang dinyatakan oleh para ahli, seperti :

  • Hardjowigeno (1995), Erosion merupakan sebuah proses di mana tanah dirusak dan selanjutnya dibawa ke lokasi lain oleh air, angin ataupun gravitasi.
  • Suripin (2002), Erosion merupakan proses atau peristiwa hilangnya tanah yang diakibatkan oleh adanya pergerakan air dan juga angin.
  • Arsyad (2012), Erosion merupakan proses kehilangan atau terkikisnya tanah atau bagian dari suatu tanah yang dibawa dari satu tempat ke tempat lainnya oleh air atau angin.
  • Effendi (2006), Erosion merupakan peristiwa kehilangan atau terkikisnya tanah atau bagian tanah dari satu tempat ke tempat lainnya, yang disebabkan baik itu oleh pergerakan air, angin dan juga es.
  • Kartasapoetra (2010), Erosion adalah proses perpindahan lapisan tanah melalui tekanan atau kekuatan air dan angin, baik secara alami maupun mengikuti tindakan manusia.

Baca Juga :
Daur Fosfor
Rantai Makanan Di Sungai
Rantai Makanan Di Hutan

Faktor Penyebab Terjadinya Erosion

Pada dasarnya, peristiwa Erosion ini disebabkan oleh beberapa faktor. Berikut ini merupakan penjelasan dari faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya Erosion, yaitu :

1. Iklim

Mungkin diantara kita masih banyak yang belum mengetahui bahwa iklim merupakan faktor yang sangat mempengaruhi terjadinya erosi, karena hal ini berkaitan dengan curah hujan. Hujan juga dapat memberikan dampak yang sangat signifikan pada proses erosi tanah.

Wilayah dengan intensitas hujan yang cukup tinggi akan sangat rawan terjadi erosi tanah. Kebalikannya, tanah yang terdapat di wilayah dengan kondisi intensitas hujan yang rendah akan lebih aman dari erosi.

2. Topografi

Topografi di suatu daerah sangat mempengaruhi jumlah lahan yang akan terkikis oleh air. Tanah yang berada di lereng curam sangat sensitif terhadap erosi. Kemiringan yang curam dapat membuat aliran air akan mengalir semakin cepat.

Air yang mengalir pada lereng curam dapat mengikis tanah dan membawanya ke wilayah yang lebih rendah. Di samping itu, wilayah dengan topografi rendah cenderung lebih kuat dengan Erosion.

Tetapi masalah lain yang disebabkan oleh daerah dengan topografi rendah yaitu daerah tersebut memiliki risiko untuk menimbulkan genangan air.

3. Vegetasi

Vegetasi adalah tumbuhan yang menutupi area tanah pada daerah tertentu. Faktor ini dapat memperlambat efek dari terjadinya erosion tanah, sebab tumbuhan tersebut berperan untuk menghalangi air hujan agar tidak langsung jatuh ke permukaan tanah.

Vegetasi merupakan salah satu faktor yang memiliki peran sebagai pelindung atau penyangga antara atmosfer dengan tanah. Akar tumbuhan yang melekat pada partikel tanah serta batu dapat mencegah terjadinya pengangkutan pada saat hujan atau angin.

4. Air

Air merupakan salah satu komponen penting dan menjadi salah satu faktor erosion. Misalnya seperti, air sungai merupakan aliran air yang sudah diketahui bergerak dalam jumlah yang cukup besar.

Aliran air pada hal di atas akan mengangkat partikel yang ada di tanah sehingga mereka diangkut ke tempat di mana sungai mengalir. Ketika aliran air sungai sangat kuat dan besar, terutama pada saat banjir datang, maka akan lebih banyak tanah yang ada di sekitar sungai terkikis.

Jenis – Jenis Erosion

Terdapat beberapa macam erosion yang terjadi di muka bumi ini, yaitu diantaranya adalah :

1. Ablasi

Ablasi atau dalam bahasa inggris dikenal dengan sebutan Streambank Erosion merupakan salah satu pengikisan tanah yang terjadi karena arus air, dapat dikatakan bahwa erosion ini terjadi tepat di daerah yang berada di sekitar air.

Fenomena ablasi ini dapat terjadi, sebagian besar diakibatkan karena adanya aliran air yang cukup kuat. Proses erosion yang cepat atau lambat dari fenomena ini umumnya dipengaruhi oleh banyak faktor.

Jika adi jabarkan maka tahapan proses terjadinya erosi jenis ini dapat dilihat melalui 4 point dibawah ini :

  • Splash Erosion, merupakan salah satu kondisi yang disebabkan oleh tetesan air hujan yang mengikis permukaan tanah.
  • Sheet Erosion, merupakan salah satu kondisi yang terjadi ketika tanah yang berada di bagian atas mengalami pengikisan, sehingga tingkat dari kesuburan tanahnya mulai berkurang.
  • Groove Erosion, merupakan salah satu kondisi yang terjadi ketika erosi tanah, yang sebelumnya mulai membentuk alur secara alami sebagai tempat untuk air mengalir.
  • Trench Erosion, merupakan salah satu kondisi di mana pembentukan parit atau lembah disebabkan oleh adanya erosi yang terjadi secara terus menerus dari aliran air.

2. Abrasi

Abrasi adalah salah satu jenis Erosion yang umumnya terjadi di daerah pesisir atau daerah yang ada di sekitar laut. Dengan jenis erosion ini, pengikisan terjadi karena adanya aktivitas dari gelombang laut yang besar.

Tidak hanya itu saja, Abrasi ini juga bisa disebabkan karena mencairnya es yang berada di kutub, yang menyebabkan meningkatnya volume air laut di permukaan.

3. Eksarasi

Eksarasi atau Gletser merupakan proses pengikisan yang disebabkan karena adanya gerakan yang berasal dari lapisan es serta diakibatkan karena terdapat es yang mulai mencair. Oleh karena itu, hal ini yang menyebabkan eksarasi dikenal juga sebagai gletser.

F.A.Q

Apa itu Erosion?

Erosi adalah suatu peristiwa alam, dimana berbagai macam objek yang ada di bumi seperti bebatuan, tanah dan beberapa objek lainnya mengalami suatu pengikisan, baik yang diakibatkan oleh air, angin, es ataupun hujan.

Dampak yang disebabkan karena adanya Erosion adalah?

1. Kehilangan unsur hara dan juga kerusakan struktur tanah.
2. Memburuknya produktivitas tanah sehingga tidak bermanfaat lagi untuk produksi.
3. Terkuburnya lahan pertanian, jalanan dan juga bangunan lainnya.
4. Hilangnya sumber dan penurunan kualitas air.

Proses terjadinya Erosion umumnya melalui 3 tahapan, yaitu?

1. Detachment, yaitu fase pengelupasan tanah dari agregat tanah yang kemudian berubah menjadi partikel tanah.
2. Transportation, yaitu fase pengangkutan partikel tanah yang diakibatkan karena adanya air hujan.
3. Sedimentation, yaitu fase pengendapan dari tanah yang telah tererosi.

Demikianlah informasi ringkas dari ulasan kali ini, semoga bermanfaat yaaa pembaca setia.. Terimakasih

Related posts: