Ekosistem Sawah

Posted on

Apa itu Ekosistem sawah? Apa saja komponen Ekosisem sawah? Untuk menjawab pertanyaan ini maka simakah penjelasan berikut.

Ekosistem daratan sebenarnya cukup banyak bahkan lebih bayak di bandingkan di lautan. Selain itu, ekosistem daratan seperti pada ekosistem hutan, kebun, sawah dan lainnya.

Ekosistem sawah merupakan ekosistem buatan tangan manusia yang biasanya di gunakan oleh petani untuk mencari nafkah.

ekosistem sawah
Gambar Ekosistem Sawah

Sawah merupakan sebuah jenis ekosistem buatan yang berbentuk lahan pertanian dengan memiliki permukaan tanah cukup rata dan memiliki pematang sebagai pembatasnya.

Kebutuhan pangan manusia inilah yang menyebabkan pembentukan ekosistem ini. Tanaman yang berada disawah yang paling sering di temui adalah padi, kacang – kacangan, cabai dan masih banyak lagi.

Selain tumbuhan terdapat juga seperti hewan – hewan yang berada di sawah yakni ular, belalang, burung, ulat dan lain – lain.

Pengertian Ekosistem Sawah

Sawah adalah sebuah ladang untuk usaha yang memiliki permukaan dan basah. Sawah biasanya di gunakan oleh manusia untuk mencari nafkah.

Selain itu sawah juga salah satu jenis ekosistem buatan manusia dengan cara di genangi air sehingga teksturnya sedikit lunak. Perlu anda ketahui sawah ini memiliki beraneka macam makhluk hidup yang membentuk sebuah eksosistem.

Macam Macam Ekosistem Sawah

Macam macam ekosistem sawah

Adapun beberapa ekosistem ini adalah sebagai berikut :

1. Sawah Tadah Hujan

Sawah jenis ini merupakan salah satu sawah yang sangat memiliki keterganntugan pada air hujan. Pasalnya air hujan sebagai sumber peraian sawah ini.

Maka sesuai dengan namanya tentu saja sawah ini hanya akan ada saat musim hujan. Selain itu, saat musim kemarau melanda sawah ini tidak di tanami apapun hingga kekeringan.

Sawah jenis ini memiliki masa panen saat hujan saja berbeda dengan sawah pada lainya yang memiliki masa panen 3 bulan sekali dalam satu tahun.

2. Sawah Pasang Surut

Sawah jenis ini memiliki ciri – ciri yakni berdekatan dengan sungai ataupun pantai. Sawah ini di katakan sawah pasang surut karena berdekatan dengan perairan.

Hal ini di maksudkan agar perairan sawah lebih mudah dengan di aliri air dari sungai maupun pantai. Maka saat debit air naik tentu perairan sawah ini akan lancar namun saat debit air pada sungai menurun tentunya irigasi di sawah akan menurun.

Jika sawah berdekatan dengan pantai maka sawah dan ekosistemnya di dalamnya harus tahan terhadap air garam. Jika ekosistem ini dan tanaman yang di tanam di sawah yang berdekatan dengan pantai tidak memiliki daya tahan terhadap air garam, maka tentu saja sawah akan menjgalami gagal panen.

Jenis sawah seperti ini akan mudah anda temukan di daerah kalimantan, jawa dan sumatra.

3. Ekosistem Sawah Lebak

Ekosistem sawah satu ini adalah sebuah ekosistem sawah yang dibuat di tengah sungai yang cukup besar sehingga untk irigasinya lebih mudah di bandinglkan dengan jenis sebelumnya.

Jadi sawah jenis ini di apit oleh sungai yang besar sehingga irigasinya berad adi kanan dan kiri. Saat musim kemarau tiba para petani tidak perlu khawatir karena irigasinya lebih mudah sehingga sawah akan tetap terairi dan tidak akan mengalami kekeringan.

Namun, saat musim penghujan tiba maka para petani perlu khawatir karena irigasi yang berada di kanan dan kiri serta bersumber dari sungai yang besar akan menyebabkan sawah mudah mengalami banjir sehingga akan terjadi gagal panen.

Jenis sawah seperti ini bisa anda temukan di sekitar sungai musi dan sungai ogan tepatnya di Sumatera.

4. Ekosistem Sawah Tiada Musim

Ekosistem sawah yang berikutnya adalah sawah tiada musim. Seperti dengan namanya maka sawah ini akan tetap panen seperti biasa meskipun saat musim kemarau ataupun musim hujan.

Pengaiaran sawah ini biasanya menggunakan sungai yang besar. Meskipun hanya satu sungi namun tetap saja irigasinya lebih aman tidak akan kekeringan saat musim kemarau dan tidak akan mengalami banjir saat musim penghujan.

Sungai yang besar sangat menguntungkan bagi sawah karena akan memmudahkan irigasi sawah – sawah di sekitarnya.

Komponen Ekosistem Sawah

Komponen ekosistem sawah ada yang berupa biotik dan adapula yang berupa abiotik. Kumpulan biotik seperti hewan dan tumbuhan sedangkan abiotik seperti batu, air, sinar matahari dan lain – lain.

Komponen Biotik

Adapun komponen biotik terbagi menjadi tiga yakni :

• TUMBUHAN PRIMER

Tumbuhan primer merupakan tumbuhan yang memang sudah ditanam atau sengaja di tanam untuk agar berbuah dan hasilnya dapat di ambil.

Tumbuhan primer akan di rawat sebaik mungkin dan di panen di masa yang telah di tentukan. Beberapa jenis tumbuhan primer yakni seperti padi, kedelai, jagung, kacang cabai dan lainnya.

• TUMBUHAN SEKUNDER

Tumbuhan sekunder adalah jenis tumbuhan yang akan menempel di tumbuhan primer. Biasnaya tumbuhan ini biasa di kenal dengan tumbuhan liar.

Tumbuhan ini akan mmebuta masa panen bisa gagal  maka dari itu untuk menanggulanginya maka para petani harus membasminya. Adapun beberapa contoh dari tumbuhan sekunder adalah seperti rumput dan semak – semak.

• HEWAN

Hewan merupakan salah satu jenis komponen biotik yang ada pada ekosistem sawah. Beberapa hewan ada yang merugikan adapula yang menguntungkan. Hewan bisa saja membantu padi untuk masa penyerbukan.

Namun, ada beberpa hewan yang memang dapat menggangu adanya masa panen. Hewan penggangu dan merugikan adalah seperti tikus, keong dan serangga lainnya.

Komponen abiotik

Kompone abitotik merupakan komponen yang ada pada ekosistem namun tak hidup. Adapun unsur – unsurnya adalah sebagai berikut :

• TANAH

Tanah adalah salah satu komponen abiotik yang dapat membuat tanaman subur. Biasanya tanah di gunakan untuk bercocok tanam. Namun sebelumnya tanah harus di olah terebih dahulu sehingga akan lebih subur.

Pengolahan tanah bsa dnegan menggunakan pembajakan dengan alat mesin ataupun tenaga hewan. Pembajakan pada tanah diupayakan agar tanah lebih banyak mengnadung oksigen sehngga akan lebih subur jika di tanami tumbuhan.

• CAHAYA MATAHARI

Cahaya matahari sangat berguna untuk semua makhluk hidup begitupun dengan ekosistem. Pasalnya saat tanaman mengalami fotosintetis maka cahaya matahari memiliki peran penting untuk proses fotosintetis.

• UDARA

Udara terbagi menjadi beberapa bagiaan yakni nitrogen, oksigen dan karbon dioksida. Oksigen di gunakan oleh mahluk hidup untuk bernafas, nitrogen berfungsi untuk membnetuk sebuah protein dan karbon dioksida untuk melakukan fotosintetis pada tumbuhan.  

Itulah beberapa penjelasan mengenai ekosistem sawah semoga bermanfaat.

BACA JUGA :

F.A.Q

Apa itu ekosistem sawah?

Ekosistem sawah merupakan ekosistem buatan tangan manusia yang biasanya di gunakan oleh petani untuk mencari nafkah.

Apa saja komponen ekosistem sawah?

Komponen ekosistem sawah ada yang berupa biotik dan adapula yang berupa abiotik. Kumpulan biotik seperti hewan dan tumbuhan sedangkan abiotik seperti batu, air, sinar matahari dan lain – lain