Difusi Dan Osmosis

Posted on

Hallo sobat kali ini rumus.co.id akan menyampaikan pembahasn artikel tentang Difusi Dan Osmosis pada tumbuhan – lengkap dengan pengertian, proses, tipe, bentuk dan jenisnya supaya mudah di pahami.

Apa itu Difusi Dan Osmosis – adalah hasil yang melalui membran semi-permeabel pada larutan dengan konsentrasi yang berbeda dan dapat dipisahkan oleh membran semipermeabel, dengan melintasi membran dari konsentrasi rendah ke larutan pekat.

Dalam hal ini juga dapat dikatakan sebagai selaput semipermeabel pada lapisan bahan yang sangat tipis yang dilewati oleh molekul kecil dengan membran pada molekul yang lebih besar seperti sukrosa, protein, dll.

Langsung saja simak pembahasan di bawah ini…?

Difusi-Dan-Osmosis

Pengertian Difusi

Difusi adalah proses di mana molekul dipindahkan dari area konsentrasi tinggi ke area konsentrasi rendah yang terjadi secara spontan. Difusi jauh lebih mudah dibandingkan dengan osmosis.

Ada transfer energi kinetik yang terjadi dalam molekul karena tumbukan antar molekul ketika molekul bergerak secara acak, energi kinetik dapat menyebabkan gerakan konstan antar molekul, itulah mengapa molekul ini disebut difusi.

Jadi proses ini tergantung pada energi kinetik yang dapat menyebabkan molekul bergerak terus menerus hingga kondisi keseimbangan tercapai.

Misalnya, parfum perlahan mengisi seluruh ruangan ketika molekul gas dalam parfum menyebar dengan lingkungan dan menyebar ke seluruh ruangan.

Baca Juga: Sel Tumbuhan

Pengertian Osmosis

Osmosis adalah pergerakan molekul air atau pelarut dari area konsentrasi tinggi ke area konsentrasi rendah melalui membran semi-permeabel hingga kondisi kesetimbangan tercapai.

Solusi dengan konsentrasi molekul terlarut yang lebih tinggi dapat disebut hipertonik, solusi dengan konsentrasi molekul terlarut yang lebih rendah disebut hipotonik.

Solusi dalam konsentrasi molekul disebut sebagai isotonik, yang terjadi pada saat molekul akan pelarut dan bergerak dari hipotonik dan mengarah ke hipertonik.

Fenomena ini memunculkan istilah tekanan osmotik, yang sesuai dengan tekanan yang harus diberikan pada larutan untuk mencegah air menembus melalui membran semipermeabel.

Baca Juga: Rantai Makanan Di Darat

Perbandingan Difusi dan Osmosis

  • Osmosis terjadi ketika ada membran semipermeabel yang tidak diperlukan dalam difusi
  • Selama difusi, molekul terlarut bermigrasi sebagai konsentrasi tinggi ke rendah, dengan osmosis molekul pelarut yang mengalir ke arah yang berlawanan
  • Osmosis relatif belakangan sebagai difusi, dengan kandungan Osmosis hanya terjadi di antara dua solusi
  • Difusi dapat menyebar jarak jauh, sementara osmosis terbatas pada jarak pendek
  • Keduanya merupakan alat transportasi pasif, sehingga tidak memerlukan energi eksternal sehingga kedua proses dapat terjadi
  • Osmosis adalah pergerakan molekul pelarut, biasanya seperti air, sedangkan difusi terjadi pada molekul yang larut
  • Difusi sebagai molekul dalam gas, yang dapat terjadi pada molekul gas cair atau gas cair padat.

Keduanya dapat terjadi karena perbedaan konsentrasi.

Baca Juga: Vegetarian Adalah

Tipe Difusi dan Osmosis

Dari apa yang sudah kami sampaikan di atas maka kami juga akan memberikan beberapa tipe yang terdapat pada Difusi dan Osmosis diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Reverse osmosis

Tekanan osmosis pada titik perbedaan gradien antara zat tinggi dan rendah memicu osmosis, dengan reverse osmosis, terhadap peningkatan tekanan atmosfer yang mendorong partikel terlarut lebih tinggi melalui membran dan mengatasi kesenjangan.

Metode ini sering digunakan dalam menyaring air dari kontaminan ketika konsentrasi sebagai osmosis normal sangat rendah tetapi air bersih masih diperlukan, pada desalinasi dan farmasi.

2. Forward osmosis

Dalam hal ini reverse osmosis dapat berubah dari konsentrasi tinggi ke rendah, osmosis maju mempromosikan zat terlarut yang didasari osmosis normal.

Sementara reverse osmosis menekan partikel dan dapat menarik dan menghasilkan air yang lebih bersih.

Baca Juga: Fungsi Epidermis

Jenis difusi adalah

Difusi permukaan – terlihat setelah polutan jatuh ke permukaan cair.

Gerakan Brown – Gerakan acak diamati di bawah mikroskop saat melompat, terpeleset, dan gerakan tiba-tiba partikel dalam cairan

Difusi kolektif – Difusi sejumlah besar partikel dalam cairan yang tetap utuh atau berinteraksi dengan partikel lain

Osmosis – difusi air melalui membran sel

Efusi – Terjadi ketika gas menyebar melalui lubang-lubang kecil

Difusi listrik – Pergerakan elektron yang menghasilkan arus listrik

Difusi terfasilitasi: Transportasi pasif ion atau molekul secara spontan melalui membran sel (berbeda karena mereka terjadi di luar fase aktif osmosis atau difusi intraseluler)

Difusi gas – Terutama digunakan dengan uranium untuk menghasilkan uranium yang di perkaya reaktor nuklir dan senjata

Knudsen difusion – Pengukuran variabel partikel dalam membran pori yang berdasarkan ukuran partikel, panjang dan diameter porinya

Difusi impuls – Distribusi impuls pada cairan, yang dipengaruhi oleh viskositas cair viskositas tinggi dan difusi impuls lebih tinggi.

Difusi foton – Pergerakan dalam suatu materi yang menyebar ketika memantulkan berbagai jenis yang digunakan sebagai optik difus dalam tes medis.

Reverse difusion – Mirip dengan forward osmosis dalam konsentrasi rendah dan tinggi yang pemisahan partikel, dalam air.

Difusi-diri – Koefisien untuk mengukur difusi partikel dengan gradien kimia nol (netral atau seimbang)

Demikian artikel yang dapat kami sampaikan mengenai ulasan tentang Difusi dan Osmosis, lemgkap dengan unsur-unsur nya semoga apa yang sudah kami sampaikan dapat bermanfaat dan mudah dipahami.

Sekian dan terima kasih.

Baca Juga: Perbedaan Sel Prokariotik Dan Eukariotik