Desentralisasi Adalah

Posted on

Desentralisasi Adalah – Dalam menjalankan pemerintahan pada suatu negara, setiap badan atau organisasi pemerintah tentunya harus bekerja secara bersama-sama guna mencapai tatanan negara yang lebih baik bagi seluruh rakyatnya.

Desentralisasi Adalah

Dalam hubungan kerja sama ini, setiap aparatur negara memiliki kekuatan untuk saling mendukung satu sama lain dan tidak tumpang tindih sehingga pemerintahan negara dapat berfungsi dengan baik.

Otoritas pemerintahan yang ada di Indonesia didasarkan terhadap tiga prinsip, yaitu prinsip sentralisasi, prinsip Decentralization dan juga prinsip desentralisasi. Dalam kesempatan ini, Rumus.co.id akan menjelaskan materi mengenai Asas Desentralisasi.

Untuk mengetahui tentang materinya secara lengkap, mari kita simak secara bersama-sama penjabaran dari istilah Decentralization beserta dengan apa saja yang terkandung didalamnya.

Desentralisasi Adalah?

Desentralisasi adalah pelimpahan atau perpindahan kekuasaan pemerintah yang mulanya dari pemerintahan pusat pindah ke pemerintahan daerah sehingga mereka dapat mengatur kegiatan di daerah berdasarkan dengan prinsip otonomi.

Menurut UU No. 5 Th 1974, Desentralisasi diartikan sebagai perpindahan urusan pemerintahan dari pusat ke daerah. Delegasi kekuasaan ini dimaksudkan hanya untuk membentuk pemerintahan yang jauh lebih efektif dan juga efisien.

Hasil dari Decentralization tersebut ini berupa terciptanya otonomi daerah atau daerah otonom. Otonomi daerah, yaitu kebebasan beberapa pemerintah daerah untuk mengatur dan mengelola kepentingan mereka.

Definisi Decentralization Menurut Para Ahli

Supaya kalian bisa lebih memahami tentang definisi dari Decentralization, maka ada baiknya jika kita menyimak berbagai pendapat mengenai definisi Decentralization yang disampaikan oleh beberapa para ahli, yaitu :

1. Prof. Dr. J. Salusu

Menurut Prof. Dr. J. Salusu, Decentralization merupakan sebuah kekuasaan yang besar, terutama untuk keputusan penting yang didelegasikan oleh organisasi ke tingkat yang lebih rendah melalui rantai komando.

2. Patrick Sills

Menurut Patrick Sills, Decentralization diartikan sebagai penyerahan kekuasaan yang berawal dari pemerintahan tingkat tinggi ke pemerintah tingkat rendah, baik yang berhubungan dengan bidang yudikatif, legislatif bahkan administratif.

3. Jha S.N dan Mathur P.C

Menurut Jha S.N dan Mathur P.C, Decentralization berarti pemindahan kekuasaan dari pemerintah pusat dengan dekonsentrasi delegasi kantor regional atau dengan transfer ke pejabat daerah atau badan regional.

Baca Juga :
Lembaga Legislatif
Demokrasi Dalam Islam
Ciri Ciri Negara Hukum

Tujuan Dari Dibentuknya Desentralisasi

Tujuan umum dari dibentuknya Decentralization yaitu untuk mendistribusikan kekuasaan dan kewenangan dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah-daerah.

Berikut ini merupakan, tujuan lain dari Decentralization diantaranya adalah :

  • Mengurangi terjadinya rezim totalitarianisme.
  • Meminimalkan terjadinya kepemimpinan politik otoriter.
  • Meningkatkan potensi daerah dengan cara yang cepat dan juga tepat.
  • Membentuk pemerintahan yang sifatnya demokratis.
  • Memperkuat partisipasi regional di dalam proses democracy.
  • Penggunaan sumber daya manusia di daerah.
  • Pengembangan potensi kemandirian daerah otonom.
  • Pengurangan ketergantungan pada sumber daya dari pusat.
  • Mempromosikan pencapaian daerah otonom di mana masyarakat makmur.
  • Mempromosikan upaya untuk menyeimbangkan pembangunan secara nasional.

Contoh Penerapan Decentralization

Pada umumnya, terdapat beberapa contoh penerapan dari Decentralization, diantaranya adalah :

1. Dana Otsus (Dana Istimewa)

Pemberian dana otonomi khusus merupakan salah satu contoh dari upaya yang dilakukan oleh pemerintahan pusat untuk mendukung terjadinya proses desentralisasi.

Dalam hal ini, pemerintah pusat akan menyediakan uang yang sepenuhnya akan dikelola oleh pemerintah daerah. Hal ini tentunya harus disertai dengan tanggung jawab dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat.

2. Pembentukan Daerah Otonom Khusus

Beberapa daerah memiliki hak budaya atau kelembagaan. Ciri ini terletak pada pertimbangan bahwa kewenangan terpusat tidak bisa secara memadai mengatur pemerintahan daerah. Oleh sebab itu, penunjukan suatu daerah sebagai daerah atau spesifik menjadi pedoman yang relevan.

3. Pilkada

Pilkada adalah salah satu organisasi daerah yang selaras dengan asas Decentralization. Pada saat pemilihan dilaksanakan, pemimpin daerah dapat dipilih secara langsung oleh warga daerah sampai mereka bisa mewakili wilayah itu untuk kepentingan rakyat.

Bandingkan ini dengan penentuan pemimpin lokal yang dipilih untuk pemerintah pusat, di mana para pemimpin daerah lebih dipandang sebagai perwakilan pemerintah pusat.

4. Ekspansi Daerah

Ekspansi Regional yaitu penerapan dari contoh program Decentralization. Istilah Ekspansi ini diartikan sebagai pemberdayaan pemerintahan pusat ke pemerintahan daerah, yang tentunya diatur oleh UU di dalam Otonomi Daerah.

F.A.Q

Apa itu Decentralization?

Desentralisasi adalah pelimpahan atau perpindahan kekuasaan pemerintah yang mulanya dari pemerintahan pusat pindah ke pemerintahan daerah sehingga mereka dapat mengatur kegiatan di daerah berdasarkan dengan prinsip otonomi.

Dampak dari Decentralization yaitu?

1. Ikatan sosial dan budaya yang semakin kuat di masing-masing daerah, sehingga peningkatan budaya daerah menjadi lebih baik.
2. Munculnya persaingan yang melibatkan daerah otonom yang saling bersaing guna memperlihatkan budaya masing-masing sehingga, hal ini dapat menimbulkan rasa persatuan dan kesatuan sirna.
3. Pemerintah daerah yang semakin aktif dalam proses pengelolaan daerah mereka, karena mereka memiliki kekuatan untuk menetapkan dan juga memutuskan pedoman tertentu.

Dekonsentrasi adalah?

Dekonsentrasi diartikan sebagai kegiatan mentransfer berbagai fungsi yang berawal dari pemerintah pusat ke otoritas lain.

Demikian ulasan dalam penjabaran yang ada diatas, semoga bisa menjadi informasi yang bermanfaat untuk kita semua.