Demokrasi Di Indonesia

Posted on
Demokrasi Di Indonesia

Demokrasi Yang Ada Di Indonesia – Didalam sistem pemerintahannya, Indonesia sudah mengalami beberapa kali pergantian sistem Demokrasi. Hal tersebut dikarenakan, Indonesia sedang mencari Demokrasi yang sesuai dengan peraturan yang diterapkan serta pemimpinnya pada saat itu.

Untuk mengetahui sistem Demokrasi apa saja yang pernah diterapkan di Indonesia, yuk kita simak penjelasan yang ada dibawah ini.

Mengenal Demokrasi Di Indonesia

Secara Etimologis, kata Demokrasi berasal dari bahasa Yunani yaitu ‘Demos’ yang berarti rakyat dan ‘Kratos’ yang berarti pemerintahan. Jadi secara umum Demokrasi adalah sistem pemerintahan yang dilaksanakan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.

Sistem Demokrasi yang ada di Indonesia ini sudah diterapkan sejak jaman Yunani Kuno. Didalam pelaksanaannya, rakyat boleh terlibat secara langsung dalam proses pengambilan keputusan yang berhubungan dengan berlangsungnya suatu negara.

Pada saat menerapkan sistem demokrasi yang ada pada zaman Yunani Kuno akan sangat sulit bagi sebuah Negara yang wilayahnya sangat luas dan memiliki jumlah penduduk yang sangat banyak.

Seperti di Indonesia, negara kita ini terdiri dari banyak pulau serta dengan jumlah penduduk yang tidak sedikit yaitu sekitar 200 juta jiwa, sudah pasti sistem pemerintahan ala-ala zaman Yunani Kuno sudah tidak berjalan dengan lancar.

Hal itu lah yang menjadi salah satu alasan, mengapa Indonesia membentuk sebuah lembaga perwakilan rakyat, yang disebut sebagai DPR. Nah, DPR ini lah yang berperan untuk menyampaikan pendapat rakyat kepada pemerintah.

Baca Juga : Demokrasi Dalam Islam

Demokrasi Yang Pernah Diterapkan Di Indonesia

Dibawah ini beberapa daftar dari sistem Demokrasi yang pernah diterapkan di Indonesia, yaitu sebagai berikut :

1. Demokrasi Parlementer / Liberal

Pada tahun 1950 tepatnya pada tanggal 17 Agustus, Indonesia sudah memberlakukan sistem perundang-undangan sementara (UUDS) karena UUD 1945 sudah tidak signifikan lagi.

Dari sinilah akhirnya Indonesia menganut sistem pemerintahan liberal atau disebut juga Demokrasi Parlementer. Dibawah ini terdapat beberapa ciri-ciri dari Demokrasi Liberal, yaitu :

  • Sistem demokrasi ini menganut paham demokrasi, sebab sejak Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya, Indonesia sudah dikatakan sebagai negara demokrasi.
  • Didalam sistem demokrasi parlementer sudah ada lembaga perwakilan rakyat yang disebut sebagai DPR.
  • Kekuasaan dalam sistem pemerintahan ini tidak berpusat hanya pada satu titik saja.
  • Tidak menganut sistem presidensial, artinya kabinet yang ada termasuk kabinet parlementer.
  • Keputusan yang diambil berdasarkan hasil dari suara bersama, artinya apapun kebijakan pemerintah diputuskan berdasarkan dengan suara terbanyak.
  • Dalam sistem pemerintahan ini sudah dilaksanakan Pemilu untuk memilih presiden dan wakil presiden beserta dengan anggota kabinetnya.
  • Terdapat banyak pasrtai politik yang terlibat didalam sistem demokrasi liberal ini.

2. Demokrasi Terpimpin

Setelah disampaikannya Dekrit Presiden pada tahun 1959, Indonesia memutuskan untuk kembali kepada UUD 1945. Tetapi, pada zaman ini UUD 1945 tidak berjalan sepenuhnya.

Sebab presiden yang sebelumnya sudah mengeluarkan pernyataan tentang Demokrasi Terpimpin pada saat pelaksanaan sidang Dewan Konstituante pada tahun 1957. Berikut ciri-ciri dari Demokrasi Terpimpin, yaitu sebagai berikut :

  1. Sudah terdapat dewan perwakilan rakyat beserta sistem pemerintahan presidensial yang dibentuk berdasarkan dengan UUD 1945.
  2. Presiden memiliki kekuasaan dan bertugas sebagai kepala pemerintah dan kepala negara.
  3. Kekuasaan yang dipegang oleh Presiden tidak terbatas.
  4. Akhirnya didalam sistem pemerintahan ini membentuk Poros Nasakom.
  5. Adanya perati-parati yang fungsinya disederhanakan walaupun Pemilu belum pasti diadakan kembali.
  6. Anggota ABRI yang awalnya hanya memiliki tugas dalam mempertahankan keamanan sekarang mendapatkan peran politik juga.

Baca Juga : Demokrasi Pancasila

3. Demokrasi Pancasila (1966 – Sekarang)

Demokrasi Pancasila adalah sebuah sistem pemerintahan yang merupakan bentuk dari perwujudan dari sila ke 4 yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.

Bahkan didalamnya mengandung unsur Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Berikut ini ciri-ciri dari Demokrasi Pancasila, yaitu sebagai berikut :

  • Adanya sistem pemerintahan presidensial.
  • Adanya partai yang disederhanakan sebagai pelaksana dari Pemilu.
  • Terdapat beberapa lembaga negara.
  • Sudah ada pelaksanaan daerah otonomi.
  • Adanya pemilihan umum yang dilaksanakan secara langsung.
  • Adanya amandemen atau perubahasan dari UUD 1945.
  • Pada masa ini tugas dari para ABRI sudah dikembalikan seperti semula.

Selain itu, terdapat beberapa prinsip yang dianut pada sistem Demokrasi Pancasila, yaitu diantaranya sebagai berikut :

  1. Adanya persamaan hak dan juga kewajiban bagi seluruh rakyat Indonesia.
  2. Terdapat keseimbangan yang terjadi antara hak dan kewajiban.
  3. Adanya pelaksanaan kebebasan yang bertanggung jawab secara moral kepada Tuhan YME, diri sendiri, dan juga orang lain.
  4. Berusaha untuk mewujudkan rasa keadilan sosial untuk seluruh rakyatnya.
  5. Keputusan yang diambil berdasarkan dari hasil musyawarah mufaka.
  6. Lebih mementingkan rasa kekeluargaan dan persatuan nasional.
  7. Menjunjung tinggi tujuan dan juga perwujudan cita-cita nasional.

Kelebihan Serta Kekurangan Demokrasi

Dengan menggunakan sistem demokrasi didalam suatu negara, bukan berarti tidak terdapat kekurangan dan kelebihan dari penerapan sistem pemerintahan demokrasi ini.

Berikut ini terdapat beberapa kekurangan dan juga kelebihan dari penerapan sistem Demokrasi, yaitu sebagai berikut :

1. Kelebihan Dari Sistem Demokrasi

  • Apapun yang akan diterapkan disuatu negara akan diambil dengan berdasarkan kepada suara atau kehendak dari rakyat.
  • Adanya kesamaan hak yang dimiliki setiap rakyat yang menyebabkan setiap masyarakat boleh terlibat dalam bidang politik.
  • Penerapan sistem Demokrasi dapat digunakan untuk menghindari adanya tindakan monopoli kekuasaan.

Baca Juga : Demokrasi Parlementer

2. Kekurangan Dari Sistem Demokrasi

  1. Berhubungan dengan adanya kesamaan hak akan selalu dinilai tidak adil, sebab pendapat dari para ahli mengatakan bahwa setiap orang memiliki pemahaman politik yang tidak sama persis.
  2. Kepercayaan yang ditanamkan rakyat kepada pemimpinnya akan sangat mudah untuk digoyahkan sebab adanya berbagai dampak yang bersifat negatif.
  3. Konsentrasi dari pemerintah yang sedang menjabat kepada rakyat menjadi berkurang karena mendekati pemilu.
Apa yang dimaksud dengan Demokrasi?

Demokrasi adalah sistem pemerintahan yang dilaksanakan dari rakyat, untuk rakyat, dan oleh rakyat.

Apa saja ciri-ciri dari Demokrasi?

1. Keputusan yang diambil oleh pemerintah untuk rakyat.
2. Apapun yang dibuat dan ditujukan untuk rayat harus sesuai dengan peraturan.
3. Adanya perwakilan rakyat, yaitu DPR.
4. Terdapat sebuah sistem kepartaian.

Demokrasi apa saja yang pernah diterapkan di Indonesia hingga sekarang?

1. Demokrasi Liberal.
2. Demokrasi Terpimpin.
3. Demokrasi Pancasila dimasa Orde Baru dan Reformasi.

Nah, itu dia sekilas informasi mengenai Demokrasi Di Indonesia, semoga menambah wawasan baru bagi kita semua.