Contoh Variabel Penelitian

Posted on
Contoh Variabel Penelitian

Contoh Variabel Penelitian – Variabel merupakan sebuah hal yang sangat penting didalam suatu penelitian. Karena sangat tidak mungkin apabila seseorang ingin melakukan sebuah penelitian, namun tidak memiliki Variabelnya.

Namun, terkadang masih banyak dari kita yang kurang memahami mengenai apa dan seperti apa Variabel itu? Serta, ada berapa macam Variabel yang terdapat didalam Penelitian?

Tentunya masih banyak sekali yang harus kita pahami mengenai Variabel yang terdapat didalam Penelitian. Namun, kalian tidak usah khawatir lagi, sebab jawaban dari permasalahan tersebut akan dibahas dibawah ini.

Definisi Variabel Penelitian

Secara umum, Variabel Penelitian adalah segala sesuatu yang akan dijadikan sebagai objek dari sebuah pengamatan atau penelitian yang nantinya akan diobservasi atau diukur oleh seseorang.

Atau sebagain besar dari para ahli telah mendefinisikan bahwa Variabel Penelitian dapat digambarkan sebagai kondisi-kondisi yang sudah diobservasi oleh seorang peneliti didalam sebuah kegiatan penelitiannya.

Namun, Variabel-variabel tersebut apabila ingin digunakan harus melewati beberapa proses terlebih dahulu seperti, penetapan, klasifikasi dan juga identifikasi. Luas dan Sempitnya Variabel Penelitian dapat dijadikan sebagai penentu dari jumlah variabel yang akan digunakan.

Karakteristik Variabel Penelitian

Sebuah Variabel yang terdapat didalam penelitian memiliki tiga karakteristik yang perlu kalian pahami, yaitu sebagai berikut :

  1. Didalam sebuah penelitian, Varibelnya harus memiliki nilai yang sangat berfariasi.
  2. Varibel tersebut digunakan untuk membedakan objek yang satu dengan objek lainnya didalam satu populasi.
  3. Didalam sebuah penelitian, Variabelnya harus bisa diukur.

Baca Juga : Contoh Analisis Data

Macam Macam Variabel Penelitian

Dibawah ini terdapat beberapa macam Variabel Penelitian beserta dengan Contohnya, yaitu diantaranya sebagai berikut :

A. Berdasarkan Sifatnya

Jenis Variabel Penelitian berdasarkan dengan sifatnya dapat dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu diantaranya adalah :

1. Dynamic Variable

Variabel Dinamis adalah sebuah variabel yang dapat diubah, baik berdasarkan dengan keadaan atau karakteristiknya. Hal ini memungkinkan dilakukannya sebuah perubahan yang sesuai dengan tujuan yang diinginkan oleh seorang peneliti.

Perubahan dari variabel tersebut dapat berupa sebuah peningkatan atau penurunan, seperti Kinerja Pegawai, Motivasi Belajar, Prestasi Belajar, dan Jumlah Jam Belajar lain sebagainya.

2. Static Variable

Variabel Statis adalah sebuang variabel yang bersifat tetap serta tidak dapat mengalami perubahan, baik dari segi keberadaan ataupun karakteristiknya.

Atau dengan kata lain, jika didalam kondisi normal sifat-sifat yang dimiliki oleh Variabel Statis akan sangat sulit untuk diubah. Contohnya seperti data Jenis Kelamin, Jenis Pekerjaan, Tempat Tinggal, Jenis Status Sosial dan Ekonomi.

B. Berdasarkan Hubungan Antar Variabel

Jenis Variabel Penelitian berdasarkan dengan hubungan antar variabelnya dapat dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu diantaranya adalah :

1. Independent Variable

Independent Variable adalah sebuah variabel yang sangat mempengaruhi ataupun diasumsikan sebagai penyebab dari terjadinya perubahan pada variabel lainnya.

Atau dapat dikatakan bahwa perubahan yang terjadi pada variabel ini diperkirakan akan mengakibatkan terjadinya perubahan pada variabel yang lainnya.

Contohnya :

  • Pengaruh sholat jumat bagi ketampanan pria.
    Variabel Bebasnya adalah : Sholat Jum’at, sebab sholat jum’at adalah variable yang akan diteliti, apakah benar dapat mempengaruhi ketampanan pria atau tidak.
  • Pengaruh usia pernikahan bagi kasus tindakan perceraian.
    Variabel bebasnya adalah : Usia pernikahan, sebab usia pernikahan ini akan diteliti apakah benar dapat mempengaruhi kasus perceraian.

2. Dependent Variable

Variable Terkait adalah salah satu variable yang diasumsikan sebagai suatu akibat dari adanya Variabel Bebas. Mengapa disebut sebagai Variabel Terkait? Karena kondisi atau variasinya berhubungan satu sama lain serta dipengaruhi oleh variabel lainnya.

Contohnya :

  • Komitmen kerja sangat mempengaruhi produktivitas dari kinerja karyawannya.
    Variabel terkaitnya adalah : Produktivitas.
  • Pemberian tugas akan sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.
    Variabel terkaitnya adalah : Hasil belajar siswa.

3. Control Variable

Variabel Control adalah sebuah variabel yang dibatasi serta dapat dikendalikan pengaruhnya agar tidak menimbulkan pengaruh yang besar terhadap objek yang sedang diteliti.

Contohnya :

  • Pengaruh dari perubahan motode mengajar terhadap prestasi belajar siswa.
    Dengan adanya penetapan dari variabel kontrol, maka dampak besarnya adalah Pengaruh dari perubahan metode mengajar terhadap prestasi belajar sisiwa dapat diketahui lebih pasti.

Baca Juga : Contoh Hipotesis

C. Berdasarkan Urgensi Pembakuan Instrumen

Berdasarkan dengan perlu atau tidaknya pembakuan sebuah instrumen untuk mengumpulkan data-data, maka variabel ini dapat dikelompokan menjadi beberapa jenis, yaitu :

1. Factual Variable

Variable Faktual adalah sebuah variable yang terdapat didalam fakta-faktanya. Contohnya seperti agama, jenis kelamin, pendidikan, usia, asal sekolah, status perkawinan, asal tempat tinggal, dan lain sebagainya.

2. Conceptual Variables

Variabel Konseptual adalah sebuah variabel yang tidak dilihat berdasarkan dengan fakta-faktanya, namun tersembunyi didalam sebuah konsep datanya. Contohnya seperti prestasi belajar, motivasi belajar, minat, kecerdasan, bakat, kinerja, konsep diri, dan lain sebagainya.

D. Berdasarkan Tipe Skala Pengukuran

Berdasarkan dengan tipe skala pengukurannya, variabel ini dapat dibedakan menjadi empat tingkat variasi yang diperoleh dari hasil pengukuran terhadap variabelnya, yaitu :

1. Nominal Variable

Variabel Nominal adalah sebuah variabel yang digunakan untuk menunjukkan label atau tanda yang hanya akan dipakai untuk membedakan antara variabel yang satu dengan variabel yang lainnya.

Contoh dari Variabel Nominal ini adalah :

  • Jenis sekolah.
  • Jenis Kelamin.
  • Pengelompokkan Wilayah.
  • Agama, dan lain sebagainya.

2. Ordinal Variable

Variabel Ordinal adalah sebuah variabel yang didalamnya memiliki variasi dari segi perbedaan, tingkat, dan urutan. Namun, tidak mempunyai kesamaan antara jarak perbedaan dan tidak dapat dibandingkan.

Contohnya adalah peringkat didalam kejujuran, di mana terdapat selisih yang menggambarkan sebuah jarak pencapaian skor atau pretasi juara dari 1, 2, 3, dan seterusnya tidak dipermasalahkan.

3. Interval Variable

Variabel Interval adalah sebuah variabel yang skala pengukurannya dapat dibedakan, bertingkat serta memiliki jarak yang sama dengan satuan hasil pengukurannya. Namun, hasilnya tidak memiliki sifat yang mutlak dan tidak bisa diperbandingkan dengan hal lainnya.

Contohnya seperti hasil dari belajar siswa yang diberikan angka mulai dari angka 4, 5, 6, 7, 8 dan seterusnya. Sedangkan, dalam skala penilaian antara 1 hingga 10 memiliki satuan angka 1 per unitnya.

Seperti jarak antara angka 4 dengan 5 sama dengan jarak antara angka 5 dengan 6 dan seterusnya. Namun angka-angka tersebut tidak memiliki makna perbandingan.

4. Ratio Variable

Variabel Rasio adalah sebuah variabel yang memiliki hasil yang dapat dibedakan, diurutkan, adanya persamaan jarak perbedaan, dan juga dapat dibandingkan.

Contohnya seperti, tinggi badan. Seseorang yang memiliki tinggi badan 50 cm dan dinyatakan sebagai setengah dari seseorang yang memiliki tinggi badan 100 cm.

E. Berdasarkan Penampilan Waktu Pengukuran

Berdasarkan dengan penampilan waktu pengukurannya, variabel ini dapat dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu :

1. Maximum Variable

Variabel Maksimalis adalah sebuah variabel yang pada saat pengumpulan datanya secara responden yang didorong untuk menunjukkan sebuah penamipilan secara maksimal. Contohnya seperti kreativitas seni, bakat, prestasi belajar, dan lain sebagainya.

2. Typical Variables

Variabel Tipikalis adalah sebuah variabel yang digunakan pada saat proses pengumpulan datanya tidak terdapat dorongan terhadap respondennya didalam menunjukkan penampilan secara maksimal.

Contohnya seperti minat terhadap sesuatu, kepribadian seseorang, sikap yang ditunjukkan terhadap pelajaran tertentu, dan lain sebagainya.

Baca Juga : Contoh Kata Pengantar Singkat

Apa yang dimaksud dengan Variabel Penelitian?

Variabel Penelitian adalah segala sesuatu yang akan dijadikan sebagai objek yang ditetapkan oleh seorang peneliti dengan tujuan untuk dipelajari. Sehingga akan memperoleh informasi tentang hal tersebut dan diambil sebagai kesimpulan.

Didaalam sebuah penelitian terdapat beberapa metode yang digunakan, seperti?

Beberapa metode penelitian yang digunakan, yaitu Kuantitatif, Kualitatif, Survei, Ekspos Facto dan juga Deskriptif.

Mengapa Variabel sangat penting didalam penelitian?

Karena sangat tidak mungkin apabila seseorang ingin melakukan sebuah penelitian, namun tidak memiliki Variabelnya.

Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini. Semoga membantu dan menambah wawasan kita semua.