Contoh Teks Negosiasi

Posted on

Contoh Teks Negosiasi – Dalam persaingan dunia antar perusahaan, pastilah tidak asing dalam tawar menawar (Negosiasi) antar suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya, untuk keperluan penting dalam mengembangkan tingkat kesuksesan dari perusahaan tersebut.

Contoh teks negosiasi

Dalam materi ini negosiasi bukan hanya berupa ungkapan kata-kata saja yang disampaikan melalui lisan, tetapi juga bisa digunakan dan dibuat berupa Teks, yang mempunyai suatu aturan dan struktur yang telah ditetapkan.

Oleh karena itu pada kesempatan kali ini kita akan bersama-sama mengetahui dan memahami tentang Teks Negosiasi beserta aturan dan struktur yang telah ditetapkan.

Pengertian Teks Negosiasi

Teks Negosiasi adalah Suatu bentuk interaksi sosial yang bertujuan untuk mendapatkan kata Sepakat dalam hal tawar menawar antara suatu pihak dengan pihak-pihak lainnya, yang mempunyai suatu kepentingan yang berbeda, dan dibentuk berupa teks.

Pada kasus ini antara kedua belah pihak yang melakukan sebuah negosiasi mempunyai hak terhadapat hasil yang telah disepakati bersama. Hasil akhir negosiasi harus mendapatkan persetujuan dari kedua belah pihak.

Sehingga apapun hasil dari kedua belah pihak dalam melakukan negosiasi, menerima hasil akhir dari kesepakatan antara kedua belah pihak.

Negosiasi dapat dilakukan apabila diantara kedua belah pihak terdapat suatu permasalahan, dan mensepakati bersama untuk memberi solusi atas terjadinya permasalahan yang dapat merugikan antar kedua belah pihak, dalam bentuk tawar menawar (Negosiasi).

Ciri – Ciri Teks Negosiasi

Berikut ini ciri ciri teks negosiasi yang membedakan dengan teks lainnya :

  • Arahnya ke tujuan praktis
  • Saling menguntungkan sehingga menghasilkan kesepakatan
  • Lebih prioritas kepada kepentingan bersama
  • Salah satu sarana untuk mencari penyelesaian

Tujuan Negosiasi

Dalam melakukan proses negosiasi, antara kedua belah pihak harus saling mensepakati untuk saling memberi solusi dan bersama-sama untuk melakukan negosiasi untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang terjadi diantara kedua belah pihak. Berikut adalah tujuan-tujuan Negosiasi :

  1. Tujuan negosiasi untuk mencapai kesepakatan bersama yang memiliki kesamaan persepsi antara kedua belah pihak, dengan saling setuju dan pengertian.
  2. Tujuan negosiasi untuk mendapatkan penyelesaian suatu masalah dengan mencari jalan keluar yang dihadapi secara bersama antara kedua belah pihak.
  3. Tujuan negosiasi untuk mendapatkan suatu kondisi yang saling menguntungkan dan tidak ada yang dirugikan (Win-Win Solution) dalam menyelesaikan suatu masalah diantara kedua belah pihak.

Manfaat Negosiasi

Dalam pembahasan tentang tujuan negosiasi diatas, pastinya terdapat manfaat-manfaaat yang dapat diperoleh setelah melakukan suatu negosiasi yang dilakukan oleh kedua belah pihak. Berikut adalah manfaat-manfaat negosiasi :

  • Untuk menciptakan jalinan kerja sama antara perusahaan, instansi, badan usaha atau perorangan, dalam melakukan suatu kegiatan atau usaha bersama atas dasar saling pengertian.
  • Untuk mensukseskan satu sama lain kerja sama antara perusahaan. instansi, badan usaha atau perorangan, dalam kegiatan atau usaha yang telah dijalankan.
  • Untuk meminimalkan permasalah-permasalahan yang ada antara perusahaan, instansi, badan usaha atau perorangan.

Struktur Teks Negosiasi

Seperti yang telah kita bahas sebelumnya diatas, negosiasi bukan hanya berupa kata-kata yang diucapkan oleh lisan saja, tetapi bisa digunakan dan dibuat berupa teks. Oleh karna itu pada berikut ini kita akan membahas apa saja struktur-struktur yang terdapat pada Teks Negosiasi :

1. Teks Negosiasi Pemecah Konflik

Struktur teks negosiasi pemecah konflik terdiri dari : Pembuka, Isi, & Penutup.

A. Bagian pembuka teks negosiasi pemecah konflik

Berisikan sapaan atau pengenalan diri dari kedua belah pihak yang kemudian dimasukkan ke dalam pokok pembicaraan permasalahan.

B. Bagian isi teks negosiasi pemecah konflik

  • Pertama : Pada bagian isi teks negosiasi, yaitu suatu penyampaian materi yang berisikan pertanyaan atau pemberitahuan, tentang objek suatu permasalahan yang akan dinegosiasikan antara kedua belah pihak.
  • Kedua : Pada bagian isi teks negosiasi, yaitu suatu tawar-menawar dalam menyelesaikan suatu masalah dari antara kedua belah pihak untuk mencapai suatu kesepakatan bersama.
  • Ketiga : Pada bagian penutup teks negosiasi, yaitu suatu teks yang berisikan salam penutup antara kedua belah pihak.

C. Bagian Penutup teks negosiasi pemecah konflik

Berisikan teks negosiasi berupa salam penutup diantara kedua belah pihak.

2. Teks Negosiasi Kerja Sama

Struktur teks negosiasi kerja sama terdiri dari : Pembuka, Isi, & Penutup.

A. Bagian pembuka teks negosiasi kerja sama

Berisikan sapaan atau pengenalan diri dari kedua belah pihak yang memiliki suatu kepentingan bersama dan mewakili pokok pembicaraan masalah.

B. Bagian isi teks negosiasi kerja sama

Bagian ini merupakan isi dari teks negosiasi kerja sama, yang memiliki 3 bagian :

Pertama : Pada bagian isi teks negosiasi, yaitu suatu penyampaian materi yang berisikan pertanyaan atau pemberitahuan, tentang objek suatu permasalahan yang akan dinegosiasikan antara kedua belah pihak.

Kedua : Pada bagian teks negosiasi kerja sama, yaitu suatu pengajuan, penawaran, dan persetujuan.

  • Dalam hal pengajuan merupakan bagian yang berisikan suatu pihak yang mengajukan kepada pihak lainnya dalam bernegosiasi.
  • Dalam hal penawaran merupakan bagian yang berisikan suatu pihak yang mengajukan sebuah penawaran kepada pihak lainnya.
  • Dalam hal persetujuan merupakan bagian yang berisikan suatu kesepakatan antara kedua belah pihak dalam mengajukan.

Ketiga : Pada bagian teks negosiasi kerja sama, yaitu bagian yang berisikan salam penutup.

C. Bagian Penutup teks negosiasi kerja sama

Berisikan teks negosiasi berupa salam penutup diantara kedua belah pihak.

3. Teks Negosiasi Penjual & Pembeli

Struktur teks negosiasi kerja sama terdiri dari : Pembuka, Isi, & Penutup.

A. Bagian pembuka teks negosiasi penjual & pembeli

Berisikan salam sapaan atau pengenalan diri dari kedua belah pihak sebelum melakukan negosiasi. Pada bagian ini juga relatif sama, pada 2 jenis teks negosiasi yang sebelumnya dibahas, hanya saja negosiasi penjual & pembeli ini berbeda fungsi dan tujuannya saja.

B. Bagian isi teks negosiasi penjual & pembeli

Bagian ini merupakan isi dari teks negosiasi kerja sama, yang memiliki 5 bagian. Bergantung pada jenis dan jumlah barang yang akan dibeli, berupa Permintaan, Penawaran, Pemenuhan, Pembelian, dan Persetujuan.

  • Bagian Pertama Permintaan : Berisikan permintaan konsumen berupa barang atau jasa yang akan dibeli.
  • Bagian Kedua Penawaran : Berisikan terjadinya saling tawar menawar harga dari barang yang akan dibeli oleh konsumen, dan dalam hal ini penjual harus menanggapi tawaran yang telah disebutkan oleh konsumen.
  • Bagian Ketiga Pemenuhan : Berisikan pemenuhan suatu barang atau jasa oleh penjual, yang telah dipesan oleh konsumen.
  • Bagian Keempat Pembelian : Berisikan suatu pembelian yang dilakukan oleh konsumen terhadap penjualan barang, dalam hal ini konsumen dan penjual telah bersama-sama sepakat delam menentukan harga barang yang akan dijual.
  • Bagian Kelima Persetujuan : Berisikan suatu persetujuan yang dilakukan oleh konsumen dan penjual terhadap jumlah dan harga barang yang akan dijual.

C. Bagian Penutup teks negosiasi penjual & pembeli

Berisikan teks negosiasi berupa salam penutup diantara kedua belah pihak, yaitu penjual dan pembeli.

Cara Penulisan Teks Negosiasi

Agar ketika kita menuliskan atau membuat teks negosiasi, diperlukan cara-cara supaya pembuatan teks negosiasi baik dan benar. Berikut adalah cara-cara penulisan teks negosiasi yang baik dan benar :

  • Menentukan tujuan yang berkaitan untuk melakukan negosiasi
  • Menentukan pihak-pihak yang berkaitan untuk melakukan negosiasi
  • Menentukan konflik atau permasalahan yang terjadi untuk melakukan negosiasi
  • Menentukan solusi dalam penawaran untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi
  • Menentukan model kesepakatan untuk mencapai kesuksesan antara kedua belah pihak

Contoh Penulisan Teks Negosiasi

Berikut ini adalah contoh-contoh teks negosiasi :

Contoh Teks Negosiasi Pertama

Pada suatu hari organisasi pramuka ingin berkemah disuatu tempat, tetapi untuk melakukan kegiatan tersebut mereka tidak mempunyai alat-alat perkemahan yang memadai, oleh karena itu ketua organisasi pramuka tersebut meminjam alat-alat perkemahan kepada kepala sekolah. Berikut adalah percakapannya :

Ketua Pramuka : Assalammu’alaikum, Selamat pagi Bapak Kepala Sekolah.

Kepala Sekolah : Wa’alaikumsallam, Selamat pagi juga, ada apa gerangan nak?

Ketua Pramuka : Saya selaku ketua pramuka, ingin memberitahukan kepada bapak, bahwa kami dari oraganisai pramuka ingin meminjam alat-alat perkemahan kepada bapak kepala sekolah.

Kepala Sekolah : Oh begitu, tentu saja boleh nak, kira-kira berapa lama kegiatan perkemahan itu dilaksanakan?

Ketua Pramuka : Kegiatan perkemahan tersebut dilaksanakan selama 1 minggu pak.

Kepala Sekolah : Wah.., kalau 1 minggu bapak tidak bisa nak, mungkin bapak hanya bisa meminjamkan selama 4 hari saja.

Ketua Pramuka : Apa tidak bisa kami memakainya lebih lama pak?

Kepala Sekolah : Ya mungkin maksimal hanya 6 hari nak.

Ketua Pramuka : Hhmmm baiklah pak 6 hari, kami akan memakai alat-alat perkemahan itu.

Kepala Sekolah : Baiklah, kapan kalian akan mengambil alat-alat perkamahan itu?

Ketua Pramuka : Besok saya akan kesana untuk mengambil alat-alat perkamahan itu pak.

Kepala Sekolah : Baiklah, besok akan saya tunggu.

Ketua Pramuka : Sebelumnya kami mengucapkan banyak terimakasih pak, karna bapak berkenan meminjami kami alat-alat perkemahan itu. Wassalammu’alaikum…..

Kepala Sekolah : Iya nak, Sama-sama, Wa’alaikumsallam….

Dan pada esok harinya mereka mengambil alat-alat perkemahan tersebut.

 

Contoh Teks Negosiasi Kedua

Pada suatu hari seorang konsumen pergi kepasar untuk belanja keperluan sehari-hari keluarganya, dan pada saat itu seorang konsumen tersebut telah kekurangan uang untuk membeli sepotong daging ayam yang dijual oleh Pedagang dengan harga Rp.50.000, sedangkan sisa uang seorang konseumen itu hanya sebesar Rp.40.000. Berikut adalah percakapannya :

Konsumen : Berapa harga sepotong daging ayam ini?

Pedagang : Oh, harga sepotong daging ayam tersebut Rp.50.000 bu.

Konsumen : Apa bisa ditawar harga dari sepotong daging ayam ini?

Pedagang : Tentu saja bisa bu, memang ibu mau menawar dengan harga berapa?

Konsumen : Saya ingin menawar harga daging ayam itu dengan harga Rp.35.000.

Pedagang : Maaf sebelumnya bu, saya tidak bisa menjual daging ayam ini dengan harga segitu.

Konsumen : Lalu berapa harga yang pantas untuk daging ayam ini?

Pedagang : Potongan harga untuk daging ini dengan harga Rp.40.000 bu.

Konsumen : Baiklah, saya beli daging ayam itu dengan harga Rp.40.000.

Pedagang : oke bu , ini daging ayam nya, terimakasih ibu.

Konsumen : iya, terimakasih kembali.

Dan pada akhirnya konsumen itu berhasil mendapatkan daging ayam tersebut, setelah melakukan tawar menawar dengan pedagang.

 

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Teks Negosiasi beserta Pengertian, Tujuan, Manfaat, Struktur-Struktur, Cara Penulisan, dan Contoh Teks Negosiasi.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Artikel Terkait Lainnya :

Materi Terkait: