Contoh Teks Anekdot

Posted on
Contoh Teks Anekdot

Contoh Teks Anekdot – Beberapa hari yang lalu saya baru saja menerima pesan dari seseorang yang tidak saya kenal, pesan tersebut berisi tentang lelucon semata. Dan pesan tersebut sangat lucu dan membuat saya tertawa hingga terbahak-bahak.

Setelah saya telusuri isi pesan tersebut, ternyata pesan lelucon itu termasuk kedalam jenis teks yang disebut dengan Teks Anekdot. Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas lebih jauh lagi mengenai Teks Anekdot.

Definisi Teks Anekdot

Teks Anekdot adalah sebuah cerita singkat yang didalamnya terdapat unsur lelucon, namun memiliki tujuan untuk mengkritik seseorang. Umumnya teks ini memiliki tema mengenai layanan publik, politik, lingkungan, dan juga sosial.

Teks ini tidak hanya berbentuk sebuah cerita singkat, Teks Anekdot juga dapat berwujud seperti dialog singkat yang terjadi antar dua tokoh. Tidak hanya bertujuan untuk memberi humor, namun teks ini juga bertujuan untuk memberikan amanat, pesan moral, atau kebenaran secara umum.

Struktur Anecdotal Text

Teks Anekdot memiliki beberapa struktur yang berbeda dengan teks lainnya, yaitu diantaranya adalah :

  1. Abstrak, bagian ini diletakkan diawal paragraf, sebab Abstrak ini berfungsi untuk menggambarkan tentang teks tersebut secara umum, dengan tujuan agar para pembaca dapat merasakan apa yang sedang diceritakan.
  2. Orientasi, adalah salah satu struktur yang menjelaskan awal terjadinya suatu peristiwa didalam sebuah cerita atau dialog. Bagian ini juga menjelaskan latar belakang dari peristiwa utama didalam cerita bisa terjadi.
  3. Krisis, adalah salah satu struktur yang didalamnya menjelaskan pokok permasalahan dengan menggunakan bahasa yang unik dan juga tidak biasa.
  4. Reaksi, adalah salah satu bagian yang berfungsi untuk melengkapi beberapa penyelesaian masalah dengan cara-cara yang sangat unik dan berbeda.
  5. Koda, merupakan bagian penutup dari cerita yang ada didalam Teks Anekdot, biasanya bagian ini berisikan amanat atau pesan moral yang disampaikan oleh seorang penulis.

Karakteristik Anecdotal Text

Selain terdapat struktur agar kalian dapat membedakannya dengan jenis Teks yang lainnya, kalian harus memperhatikan juga ciri-ciri dari teks tersebut, yaitu antara lain :

  • Sebuah cerita yang didalamnya mengandung unsur humor atau lucu.
  • Selain mengandung unsur humor, teks ini juga bersifat menyindir atau mengkritik seseorang.
  • Teks Anekdot ini dapat berisi mengenai tokoh penting.
  • Anecdotal Text mempunya beberapa tujuan tertentu.
  • Sebuah cerita atau dialog yang disampaikan hampir sama dengan dongeng.
  • Karakter hewan dan juga manusia didalam cerita ini berhubungan satu sama lain dan terlihat nyata.

Baca Juga : Teks Laporan Hasil Observasi

Kaidah Kebahasaan Teks Anekdot

Selain struktur dan ciri-ciri, Teks ini juga mempunyai sebuah kaidah kebahasaannya tersendiri yang berbeda dengan teks lainnya. Kaidah kebahasaan tersebut dapat kalian lihat seperti di bawah ini :

  • Teks ini menggunakan sebuah kata keterangan waktu masa lampau, seperti waktu itu, beberapa hari yang lalu dan lain sebagainya.
  • Menggunakan sebuah kata penghubung atau konjungsi.
  • Teks ini juga perdapat penggunaan dari sebuah kata kerja
  • Terdapat urutan peristiwa yang berdasarkan dengan waktu
  • Menggunakan sebuah pertanyaan yang bersifat retorik, yaitu kalimat pertanyaan yang tidak mengharuskan seseorang untuk menjawabnya.

Tujuan Anecdotal Text

Seperti apa yang sudah kita bahas pada bagian pengertian, Teks ini sama seperti teks lainnya, yang memiliki beberapa tujuan yang akan ditujukan kepada para pembaca terhadap setiap cerita singkat tersebut. Berikut ini beberapa tujuannya:

  • Bertujuan untuk menghibur para pembaca dan pendengarnya.
  • Sebagai pembangkit tawa dari para pembaca.
  • Sebagai media untuk mengkritik dan juga menyindir seseorang.
  • Bertujaun untuk menggambarkan karakter tokoh secara singkat dan langsung menjurus kepada intinya.

Aturan Penulisan Teks Anekdot

Apabila kalian ingin membuat sebuah Teks Anekdot yang baik dan benar, terdapat beberapa langkah yang harus kalian lakukan, yaitu sebagai berikut :

  1. Menentukan topik, topik bisa digunakan sebagai ide cerita atau gagasan dasar dari cerita yang akan dibahas. Contohnya seperti: Orang Kaya Yang Serakah.
  2. Mencari bahan referensi, bahan refrensi dapat diperoleh dari sebuah buku, majalah, koran, internet, observasi, dan juga imajinasi kalian .
  3. Menentukan pesan yang akan disampaikan, pesan yang ingin kalian sampaikan dapat bersifat tersirat (implisit) ataupun tersurat (eksplisit). Contohnya seperti : Perhatikanlah kehidupan orang yang serba berkecukupan, sebab kesenangan sesaat hanya akan menghancurkan masa depan kalian.
  4. Selanjutnya, menentukan unsur lucu, konyol, jengkel. Contohnya seperti : Ibu yang memuji tindakan yang salah yang dilakukan oleh anaknya.
  5. Menentukan alur cerita berdasarkan dengan struktur dari teks anekdot, seperti abstraksi, misalnya : Di sebuah hutan, tinggallah seorang nenek tua dengan kedua cucunya. orientasi : Nenek itu sangat miskin. Mereka kelaparan. krisis : Nenek memuji tindakan yang dilakukan oleh cucunya (mencuri). reaksi : Harno babak belur dihajar massa. koda : Neneknya pun menangis.
  6. Langkah yang terakhir adalah mengembangkan semua hal yang sudah kalian siapkan untuk menjadi sebuah Teks Anekdot yang utuh. Contohnya seperti Di sebuah hutan, hiduplah seorang nenek tua dengan kedua cucunya. Hari ini tidak ada kepulan asap di dapur.

Baca Juga : Teks Eksposisi

Contoh Teks Anekdot

Agar kalian lebih memahami beberapa penjelasan yang ada diatas, kita dapat menyimak beberpa contoh dari Teks Anekdot tersebut, diantaranya adalah :

Contoh 1 : Lucu Tapi Ngeselin

Customer : Selamat siang Mas, saya mau pesan, boleh gak?
Penjual : Oh iya, pasti boleh dong Mba, silahkan mau pesen yang mana mba?
Customer : Oh, bukan itu maksud saya mas, saya enggk mau pesen barang..
Penjual : Lah Kok gitu mba? Terus jadinya mau pesan apa nih mba ?
Customer : Jadi, gini loh saya cuma mau pesan sama Masnya, jangan lupa makan, jaga kesehatan, dan juga inget untuk sholat lima waktunya ya.
Penjual : Hmmm sih mba ini bisa aja*senyum-senyum malu tapi kesel*

Contoh 2 : PTS (Yang Penting Tetap Sekolah)

Suatu hari, Dinar dan Galuh sedang bercakap-cakap mengenai rencana mereka setelah lulus dari SMA.

Dinar : Akhirnyaaa, kita bisa lulus ujian juga yaa, walaupun nilainya pas-pasan.
Galuh : Iya, tidak sia-sia selama ini kita belajar dengan SKS.
Dinar : Ehhh, apa itu SKS?
Galuh : Sistem kebut semalem wk..wk..
Dinar: Huuu, bisa aja Lo ini. Oh iya, BTW Lo mau lanjut ke mana setelah ini?
Galang: Mau lanjut pulang kerumah lah, emang mau kemana lagi?
Dinar : Yeee, bukan itu maksud gue. Maksud gue abis lulus SMA ini mau lanjut kuliah atau mau nikah? wk..wk
Galuh : Yee, ya kalau gue sih sudah daftar SBMPTN dan udah diterima. Kalau lo mau kemana?
Dinar : Gue daftar SBMPTN kemarin enggak lolos. Gue mau ikut jalur mandiri. Tapi kok gk yakin ya bisa lolos.
Galuh : Jangan gitu lah mikirnya. Lo masih mau kuliah kan?
Dinar : Iya masih lah. Tapi kalau tetap gak keterima juga, mungkin gue mau ke PTS aja deh.
Galuh : Apa itu PTS, kok baru denger yaa?.
Dinar : PTS, Pokoknya Tetap Sekolah. wk..wk
Galuh : Hahaha, yaa elah….

Contoh 3 : Agar Menjadi pintar

Di sebuah ruang kelas, seorang guru sedang melakukan prosesi tanya jawab dengan murid-muridnya.

Ibu guru : “Anak-anak, apa tanda-tandanya seseorang dapat dikatakan sebagai orang pintar?”

Riko : “Dia rajin membaca buku ramalan, Bu.”

Seketika ruang kelas menjadi ramai, karena seluruh murid dikelas tersebut tertawa mendengar jawaban dari Riko.

Ibu guru : “Lah kok membaca buku ramalan, Riko?”

Riko : “Iya lah Bu, kan ibu bertanya tanda-tanda orang pintar kan?

Ibu guru: “Ya, tapi maksud ibu bukan orang pintar yang seperti itu, Riko.

Bagus: “Lah terus, orang pintar yang seperti apa dong, Bu?”

Ibu guru: “Orang pintar yang ibu maksud, seseorang yang cerdas, bukan dukun Riko.”

Riko : “Orang cerdas ya Bu, saya kira dukun Bu. Hehehe

Ibu guru dan Murid Kelas : Hahaha dasar Riko.. Riko (tertawa geli)

Baca Juga : Contoh Teks Eksplanasi

Apa yang dimaksud dengan Teks Anekdot?

Teks Anekdot adalah sebuah cerita singkat yang didalamnya terdapat unsur lelucon, namun memiliki tujuan untuk mengkritik seseorang.

Apa saja syarat-syarat didalam penulisan Teks Anekdot?

1. Harus mengandung unsur lelucon atau humor.
2. Mengandung pesan moral atau pelajaran yang dapat diambil oleh para pembaca.
3. Menggunakan bahasa yang mudah untuk dipahami.

Konjungsi apa saja yang digunakan didalam Teks Anekdot?

Kata hubung atau konjungsi yang sering digunakan didalam Teks Anekdot adalah kata hubung waktu (Konjungsi Temporal) yaitu seperti setelah, lalu, kemudian. dan Konjungsi yang menyatakan sebab-akibat yaitu seperti maka, karena, dan oleh sebab itu. 

Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini, semoag bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk kita semua.