Contoh Paper

Posted on

Hallo sobat rumus.co.id kali ini akan menyampaikan artikel tentang Contoh Paper sederhana lengkap dengan, sejarah, cara, panduan, fungsi, pengertian dan langkah supaya mudah di pahami.

Contoh Paper Itu – adalah sebuah ulasan dengan konten yang memiliki kegiatan yang di lakukan dengan singkat dalam sebuah penelitian, sehingga cara menulis dapat dilakukan dengan baik dan benar, untuk lebih jelasnya langsung saja simak artikel di bawah ini…?

Pengertian Paper

Contoh-Paper

Paper adalah sebuah pekerjaan yang biasanya ditujukan untuk siswa yang terhubung ke pendidikan sehinga mereka sebelum mendapatkan gelar diploma, sarjana, master, atau doktoral.

Dalam hal ini juga sebauh jenis penulisan ilmiah yang telah ditulis secara terperinci dan sebagai hasil penelitian atau kegiatan dan biasanya menunakan kertas terdiri dari 6-10 halaman.

Paper juga sebaai karya yang ditugaskan oleh guru atau dosen unutk mengembangkan keterampilan dan memberikan informasi dengan pengetahuan yang dalam mencari informasi sendiri, Namun dapat juga melatih dalam menemukan materi untuk tugas,

Format dalam penulisan paper meliputi dari:

  1. Judul
  2. Pendahuluan
  3. Latar belakang
  4. Merumuskan masalah
  5. Landasan teori
  6. Diskusi
  7. Kesimpulan/Penutup

Baca Juga: Contoh Brosur

Format Susuan Paper

Untuk memperhatikan format saat membuat kertas biasanya berukuran berbeda dari tugas-tugas sehingga pada umumnya sebagian besar instruktur format yang menyediakan persyaratan ukuran kertas adalah sebagai berikut:

  • Kertas dibuat dengan mengetik bukan dengan tulisan tangan
  • Kertas biasanya dibuat dalam 1,5 celah
  • Pengaturan font harus digunakan secara konsisten, ukuran font yang gunakan sudah benar dan kalimat dalam paragraf satu kesatuan
  • Masukkan nomor halaman
  • Tambahkan daftar referensi
  • Lakukan koreksi pada kertas yang akan dibuat dan ditampilkan sepenuhnya
  • Pastikan semua makalah benar tanpa membuat kesalahan atau memberikan informasi salah

Baca Juga: Contoh Proposal Pengajuan Dana

Langkah Membuat Paper Yang Baik

Pada dasarnya dalam membuat makalah yang baik dan benar harus memperhatikan langkah – langkahnya supaya tidak terjadi kkesalahan dalam membuatnya.

Berikut langkah – langkah dalam membuat paper yang baik diantarannya adalah sebgai berikut.

1. Judul

Judul adalah sebuah peran yang penting dalam pembuatan kertas sehingga judul dapat melihat sekilas apa yang dicakup dalam makalah tersebut, karena judulnya sebagai deskripsi atau representasi dari seluruh konten dalam makalah..

Judul memiliki serangkaian bentik dan instruksi yang khusus, tetapi sangat jelas menggambarkan masalah yang akan diangkat sehingga pembaca tidak salah mengartikan makalahnya.

Baca Juga: Teks Adalah

2. Pendahuluan (Bab 1)

Bab 1: Pendahuluan berisi beberapa informasi berikut

Dalam hal ini memiliki latar belakang Pada bagian ini dan harus menjelaskan alasan atau dasar untuk memilih topik dan judul makalah yang akan dibuat, diantaranya adalah.

  • Rumusan masalah di bagian ini berisi suatu masalah yang akan dibahas dan dimasukan dalam ini dengan pertanyaan – pertanyaan yang dibahas dalam isi tulisan.
  • Tujuan membahas masalah di bagian ini akan mencakup pertanyaan yang terkait dengan tujuan utama yang akan disajikan.

3. Landasan Teori (Bab 2)

Bab ini berisi sebuah pembahasan teori yang berdasarkan penelitian sebelumnya dan diajukan oleh para pakar yang terkait berdasarkan pengetahuan ilmiah.

Kemudian pada saat menulis teori perlu memberikan nama dan tahun, buku, atau halaman yang dikutip untuk kepentingan karya.

Dalam hal ini juga harus dilakukan agar tidak salah untuk penipuan atau plagiarisme saat membuat kertas dengan dsmber teori yang dikutip atau dimasukkan dalam sebuah karya.

Jika mendapatkan teori non-buku dari Internet maka harus memasukkan sumber-sumber di Internet dan masukkan juga alamat URL dari teori yang dikutip sehingga sumbernya benar-benar jelas.

4. Diskusi (Bab 3)

Makalah yang baik adalah makalah yang berisi data terperinci yang diperoleh dari penelitian atau observasi dengan mendiskusikan konten apa pun dari data yang ditemukan di lapangan.

Data yang terima juga dapat disesuaikan dengan mata kuliah teori yang diuraikan dalam Bab 2 sehingga berfungsi sebagai penguat data atau sebagai perbandingan dari data yang akan ditemukan.

Bab ini juga harus dibahas jika menemukan perbedaan antara teori pakar dan kenyataan setelah melakukan penelitian di bidang ini dan harus menginformasikannya secara ilmiah untuk memberikan hipotesis terbaik.

5. Penutup (Bab 4)

Babtentang sebuah kesimpulan dari makalah yang tulis dan diakhiri dengan pengantar diskusi hingga fakta yang ditemukan setelah penelitian dan persiapan makalah.

6. Daftar referensi

Bagian ini adalah sebuah pembahasan bagian terakhir dari makalah dengan konten yang menunjukkan sumber mana yang menjadi bahan referensi untuk produksi kertas.

Baca Juga: Teks Eksemplum

Contoh Paper Yang Baik

Dalam pembahasan ini kami akan memberikan pada saapt akan mempraktekkan tips pembuatan paper berikut contoh paper singkat yang baik dan benar dengan tema adalah.

Contoh Paper Tentang Hukum
BAB. I: PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Undang-undang adalah aturan tertulis atau tidak tertulis yang memberikan sanksi atas pelanggaran yang bertujuan dalam membuat segalanya menjadi tertib.

Jenis hukum pidana dan hukum perdata adalah salah satu cara bagi orang lain untuk mempelajari hukum perdata ini dengan merancang tulisan di media yang akan diakses dengan mudah oleh semua orang.

B. Tujuan
Tujuan penulisan makalah ini sebagai bentuk menginformasikan kepada publik tentang apa hukum perdata dengan gabungan dari jenis hukum perdata sistemik yang berlaku di Indonesia.

C. Rumusan Masalah
Berdasarkan judul makalah di atas, masalah yang menjadi fokus makalah ini adalah sejarah singkat hukum perdata di Indonesia denagan pemahaman dalam keadaan dana sistematisnya.

BAB. II: PEMBAHASAN

A. Sistematika Hukum Perdata
Bentuk sistematika hukum ada dua pendapat adalah:

1. Dari pembentukan undang-undang
Konten dengan judul “perihal orang” dengan membuat konten perorangan dan hukum dalam kekeluargaan.

Buku II, judul “perihalbenda” dengan hokum Waris.

Buku III, yang berjudul “perihalperikatan”yang memuat hukum Kekayaan san saling berhubungan dengan pihak-pihak yang tertentu.

Buku IV, judul “perihal pembuktian yang memuat alat-alat untuk pembuktian terhadap hubungan dengan undang-undang

2. Menurut ilmu hukum dibagi menjadi 4 bagian adalah

I. Hukum tentang diri seseorang untuk melakukan tindakan terhadap diri sendiri.

II. Hukum kekeluargaan yang memiliki hubungan kekayaan antara suami dan istri dari perwalian terhadap orang lain.

III. Hukum kekayaan. sebagai hukum yang mengatur hak yang mutlak dan memberikan kekuasaan atas suatu kebendaan.

IV. Hukum warisan. sebagai hukum yang mengatur tentang kekayaan seseorang yang akan diwariskan terhadap harta peninggalan nya.

B. Sumber Hukum Perdata

1. Arti sumber hukum
Arti hukum perdata adalah asal mula hukum atau tempat di mana hukum perdata ditemukan dan asal-usulnya merujuk pada sejarah dan asal-usul aslinya.

2. Sumber dalam arti formal
Sumber dalam arti “sejarah asal” adalah hukum pemerintah kolonial Belanda yang disusun dalam ketentuan transisi dari UUD 1945 dengan sumber dalam arti.

Legislator yang didasarkan pada UUD 1945 atas dasar ketentuan transisi yang masih berlaku di Indonesia merupakan status B.W.

3. Sumber dalam arti material
Sumber dalam arti “tempat” adalah sebuah undang-undang atau lembaran pada pemerintah yang di mana menggunakan kata-kata dari ketentuan hukum perdata.

Misalnya, hukum kasus Mahkamah Agung tentang warisan, badan hukum, hak atas tanah, dengan sumber hukum perdata dalam arti material yang berupa peninggalan masa lalu kolonial.

BAB III: PENUTUP

Kesimpulan
Dalam hal ini hukum perdata adalah hukum yang mengatur hubungan antar individu dalam masyarakat sehingga hukum perdata KUH Perdata (BW). sehingga akan mengatakan dalam kepentingan individu.

Demikianlah yang dapat kami sampaikan artikel mengenai contoh paper, lengkap dengan pengertian dan formatnya, semoga apa yang sudah kami sampaikan dapat bermanfaat, sekian dan terima kasih.

Baca Juga: Susunan Upacara Bendera