Contoh Pantun Karmina

Posted on

Contoh Pantun Karmina – Karmina atau dikenal dengan sebutan pantun kilat termasuk kedalam salah satu jenis pantun yang hanya terdiri dari dua baris saja.

Pada baris pertama yang terdapat didalam Karmina merupakan sebuah sampiran. Sedangkan, pada baris kedua dari Karmina merupakan isi dengan pola sajak yang lurus atau sama (a-a).

Umumnya Pantun Karmina digunakan untuk menyampaikan sebuah sindiran ataupun ungkapan secara langsung (eksplisit) kepada seseorang. Untuk lebih jelasnya lagi, yuk kita simak pembahasan dibawah ini.

Contoh Pantun Karmina

Daftar Isi :

Karakteristik Dari Pantun Karmina

Terdapat beberapa Ciri-Ciri dari Pantun Karmina yang dapat membedakannya dengan jenis pantun yang lainnya, yaitu sebagai berikut :

  • Sebuah pantun yang hanya terdiri dari dua baris saja.
  • Pada baris pertama merupakan sampiran, dan pada baris kedua merupakan isi.
  • Isi yang terdapat pada karmina merupakan sebuah pernyataan yang lugas atau sindiran mengenai suatu hal.
  • Jumlah suku kata yang terdapat pada tiap barisnya sekitar 8 hingga 12 suku kata.
  • Karmina memiliki pola sajak yang sama, misalnya seperti a-a, b-b, c-c dan lainnya.
  • Di antara bagian sampiran dan juga isi tidak memiliki hubungan makna.
  • Memiliki dua hal yang bertentangan, yaitu rayuan dan juga perintah
  • Semua baris yang terdapat pada Karmina diakhiri dengan tanda koma, kecuali pada baris keempat yang diakhiri dengan tanda titik.

Baca Juga : Contoh Puisi

Contoh Pantun Karmina

Agar Kalian dapat lebih mudah memahami tentang Pantun Karmina, yuk simak beberapa contoh yang ada dibawah ini :

Bagian 1 :

  1. Burung gelatik terbang ke awan
    Orang cantik itu dermawan
  2. Ada telaga di pelupuk mata
    Mata terjaga hati tertata
  3. Buah ranum kulitnya terluka
    Bibir tersenyum banyak yang cinta
  4. Tari saman indah lenggoknya
    Tanda iman lapang dadanya
  5. Ikan kakap makan terong
    Banyak cakap suka bohong
  6. Buah nanas di dalam panci
    Kurang pantas memuji diri
  7. Kucing garong kucing betina
    Jika bohong masuk neraka
  8. Parfum disemprot harum baunya
    Baca Al-Quran paham maknanya
  9. Tidak ada umat sepandai Nabi
    Tuntutulah ilmu sebelum mati
  10. Dahulu ketan sekarang ketupat
    Dahulu preman sekarang uztad
  11. Kelapa diparut banyak santannya
    Biar perut gendut tapi baik hatinya
  12. Ikan lele beli di pasar
    Masalah sepele jangan diumbar
  13. Dulu parang, sekarang besi
    Dahulu sayang, sekarang benci
  14. Sudah garahu cendana pula
    Sudah tahu bertanya pula.
  15. Jeruk purut di tepi rawa
    Sakit perut karena tertawa

Baca Juga : Contoh Syair

Bagian 2

  1. Kayu kering didalam gading
    Kamu cungkring tidak punya daging.
  2. Hujung pentul didalam semak
    Domba mandul banyak lemak.
  3. Lain sekarang, lain kedepannya
    Lain orang lain juga ucapannya.
  4. Jalan – jalan ke bogor,
    Walaupun kampungan tapi pintar.
  5. Burung kutilang wajahnya sendu
    Abang pulang karena rindu.
  6. Ikan sepat ikan gabus
    Lebih cepat lebih bagus.
  7. Timun diserut enak rasanya
    Orang gendut baik hatinya.
  8. Buah gratis di atas meja
    Saya manis siapa yang punya.
  9. Burung merpati terbang jauh ke awan
    Dengan senang hati jika ingin berkawan.

Baca Juga : Ciri Ciri Puisi

F.A.Q

Apa yang dimaksud dengan Pantun Karmina?

Karmina atau dikenal dengan sebutan pantun kilat termasuk kedalam salah satu jenis pantun yang hanya terdiri dari dua baris saja.

Apa tujuan dari Pantun Karmina?

Umumnya Pantun Karmina digunakan untuk menyampaikan sindiran ataupun ungkapan yang ditujukan kepada seseorang secara langsung.

Mengapa Karmina disebut sebagai Pantun Kilat?

Sebab, Pantun Karmina hanya memiliki dua baris saja, dan juga memakai gaya bahasa yang sangat sederhana dan tepat sasaran.

Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini, semoga bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk kita semua.