Contoh Narative Text

Posted on

Rumus.co.id – Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas makalah materi mengenai contoh narative text, mulai dari pengertian hingga contoh narative text yang berbahasa inggris.

Narrative text merupakan salah satu jenis teks dalam bahasa Inggris yang termasuk ke dalam Reading skill atau kemampuan membaca. Materi ini mulai diberlakukan di Indonesia dalam kurikulum – kurikulumnya. Tidak cuma narative text saja, tapi masih ada yang lain seperti ini recount text, descriptive text dan exposition text.

Untuk itu sudah sangat tepat sekali jika kawan – kawan berkenan mengunjungi laman artikel ini, karena disini akan kita kupas semua tentang materi – materi tersebut.

Contoh-Narative-Text

A. Pengertian Narative Text

Narative text merupakan suatu jenis teks yang menceritakan sebuah cerita yang memiliki rangkaian suatu peristiwa kronologis suatu kejadian yang saling terhubung, seperti cerita khayalan, cerita kisah nyata yang direkayasa, atau cerita dongeng. Narative text ini biasanya memiliki ciri khas untuk menghibur pembacanya.

B. Tujuan Narative Text

Tujuan dari narative text adalah untuk menghibur para pembacanya mengenai kronologis dari sebuah cerita atau kisah yang disajikan oleh penulis.

Dalam bahasa InggrisThe Purpose of Narrative Text is: “to amuse or to entertain the reader with a story.”

C. Ciri – Ciri Kebahasaan Narative Text

Ada beberapa ciri – ciri yang digunakan dalam menyusun bahasa dalam sebuah cerita narative text, ciri – ciri kebahasaan tersebut antara lain:

  • Menggnakan Noun:
    Kata benda (noun) ini umumnya digunakan sebagai kata ganti seseorang, hewan atau benda dalam suatu cerita, misalnya: stepmother, the dwarfs, carriage, malin kundang dan lain-lain.
  • Menggunakan Past tense
    Kata kerja bentuk lampau (narrative text) verb 2, contohnya seperti:  went, ate, met,dan lain-lain.
  • Menggunakan Time connective:
    Time connective merupakan kata penghubung waktu untuk mengurutkan sebuah kejadian, contohnya yaitu: after, before, after that, dan lain sebagainya.
  • Menggunakan Action Verbs:
    Yaitu kata kerja yang menunjukan suatu peristiwa atau kegiatan, misalnya seperti: stayed, climbed, wrote,dan lain-lain.
  • Menggunakan Saying and Thinking Verb:
    Yaitu kata kerja yang menunjukan pelaporan atau ujaran, misalnya contoh: said, told, thought, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Simple Present Tense

D. Struktur Narative Text

Tujuan dari struktur narrative text yaitu berfokus pada serangkaian tahapan yang diusulkan untuk membangun sebuah teks narative ini sendiri.

Secara umum, terdapat empat tahapan dalam struktur narrative text, yakni:

  1. Orientation
    Orientation atau biasa dikenal sebagai pendahuluan berisikan tentang siapa, kapan, di mana suatu cerita itu ditetapkan.
  2. Complication
    Complication ini menceritakan awal dari masalah yang menyebabkan puncak masalah atau yang biasa disebut dengan klimaks. Bagian ini biasanya melibatkan karakter utama dari sebuah cerita tersebut.
  3. Resolution
    Pada bagian ini merupakan akhir dari sebuah cerita atau berupa solusi dari masalah yang terjadi.
    Masalah yang dapat diselesaikan dapat menjadi lebih baik atau malah lebih buruk yang nantinya akan membuat cerita tersebut berakhir dengan bahagia atau sebaliknya.
    Untuk memberikan efek ketegangan pada pembaca, biasanya penulis cerita mengadakan beberapa resolusi yang berupa masalah lain yang untuk dipecahkan. Biasanya ini terdapat cerita – cerita yang berjenis genre mysteries dan horror.
  4. Re-orientation
    Pada bagian re-orientation merupakan penutup dari suatu cerita yang bersifat opsional.
    Re-orientation ini bisa berisi tentang pelajaran moral, saran atau pengajaran dari penulis.

E. Jenis – Jenis Cerita Narative Text

Tidak cuma satu, tapi ada banyak jenis – jenis cerita dalam narative text yang terbentuk dalam sebuah katagori narative text imajiner atau faktual, diantaranya yaitu:

  1. Fairy tale
  2. Mystery
  3. Science fiction
  4. Romance
  5. Horror
  6. Fable
  7. Myth and legend
  8. History
  9. Slice of life
  10. Personal experience
  11. And others

Baca Juga: Regular Verb List

F. Contoh Narative Text

Berikut kita sajikan satu contoh cerita narative text dongeng yang berjudul “Malin Kundang si Anak Duhaka” dalam bahasa inggris.

Malin Kundang The Lawless Child
Along long ago, on the north coast of Sumatra lived a poor woman and his son. The boy was called “Malin Kundang”. They didn’t earn much as fishing was their only source of income. Malin Kundang grew up as a skillful young boy. He always helps his mother to earn some money. However, as they were only fisherman’s helper, they still lived in poverty. “Mother, what if I sail overseas?” asked Malin Kundang one day to his mother. Her mother didn’t agree but Malin Kundang had made up his mind. “Mother, if I stay here, I’ll always be a poor man. I want to be a successful person,” urged Malin kundang. His mother wiped her tears, “If you really want to go, I can’t stop you. I could only pray to God for you to gain success in life,” said his mother wisely. “But, promise me, you’ll come home.”

In the next day, Malin Kundang was ready to go overseass. Three days ago, he met one of the successful ship’s crew. Malin was offered to join him. “Take a good care of yourself, son,” said Malin Kundang’s mother as she gave him some food supplies. “Yes, Mother,” Malin Kundang said. “You too have to take a good care of yourself. I’ll keep in touch with you,” he continued before kissing his mother’s hand. Before Malin stepped onto the ship, Malin’s mother hugged him tight as if she didn’t want to let him go.

It had been three months since Malin Kundang left his mother. As his mother had predicted before, he hadn’t contacted her yet. Every morning, she stood on the pier. She wished to see the ship that brought Malin kundang home. Every day and night, she prayed to the God for her son’s safety. There was so much prayer that had been said due to her deep love for Malin Kundang. Even though it’s been a year she had not heard any news from Malin Kundang, she kept waiting and praying for him.

After several years waiting without any news, Malin Kundang’s mother was suddenly surprised by the arrival of a big ship in the pier where she usually stood to wait for her son. When the ship finally pulled over, Malin Kundang’s mother saw a man who looked wealthy stepping down a ladder along with a beautiful woman. She could not be wrong. Her blurry eyes still easily recognized him. The man was Malin Kundang, her son.

Malin Kundang’s mother quickly went to see her beloved son. “Malin, you’re back, son!” said Malin Kundang’s mother and without hesitation, she came running to hug Malin Kundang, “I miss you so much.” But, Malin Kundang didn’t show any respond. He was ashamed to admit his own mother in front of his beautiful wife. “You’re not my Mother. I don’t know you. My mother would never wear such ragged and ugly clothes,” said Malin Kundang as he release his mother embrace.

Malin Kundang’s mother take a step back, “Malin…You don’t remember and recognize me? I’m your mother!” she said sadly.

Malin Kundang’s face was as cold as ice. “Guard, take this old women out of here,” Malin Kundang ordered his bodyguard. “Give her some money so she won’t disturb me again!” Malin Kundang’s mother cried as she was dragged by the bodyguard, ”Malin… my son. Why do you treat your own mother like this?”

Malin Kundang ignored his mother and ordered the ship crews to set sail. Malin Kundang’s mother sat alone in the pier. Her heart was so hurt, she cried and cried. “Dear God, if he isn’t my son, please let him have a save journey. But if he is, I cursed him to become a stone,” she prayed to the God.

In the quiet sea, suddenly the wind blew so hard and a thunderstorm came. Malin Kundang’s huge ship was wrecked. He was thrown by the wave out of his ship, and fell on a small island. Suddenly, his whole body turned into stone. He was punished for not admitting his own mother.

Demikianlah pembahasan mengenai narative text. Semoga bermanfaat …..

Artikel Lainnya :