Contoh Kalimat Majemuk Campuran

Posted on

Contoh Kalimat Majemuk Campuran, Bertingkat, dan Tunggal – Pada pembahasan materi kali ini adalah kalimat majemuk  yang akan dijelaskan secara terperinci mengenai contoh kalimat majemuk campuran, bertingkat dan tunggal. Silahkan kalian simak pembahasan secara lengkapnya dibawah ini gaes!

Contoh Kalimat Majemuk Campuran
Contoh Kalimat Majemuk Campuran

Dalam bahasa Indonesia kalimat adalah sebuah kata atau rangkaian kata yang bisa berdiri sendiri dan bisa menyatakan makna atau suatu gagasan secara lengkap.

Kalimat menjadi satuan bahasa terkecil yang dapat mengungkapkan makna atau sebuah gagasan secara lengkap baik secara lisan atau secara tulisan.

Pada strukturnya, kalimat didalam bahasa Indonesia terbagi menjadi 2, yakni : kalimat tunggal dan kalimat majemuk. Berikut penjelasan lengkap dan contohnya dibawah ini!

Kalimat Tunggal

Kalimat tunggal adalah sebuah kalimat yang pada strukturnya hanya terdapat satu penyusunan kalimat. Pada dasarnya kalimat tunggal tersusun oleh sebuah unsur subjek dan predikat saja, walaupun tidak menutup kemungkinan pada kalimat tunggal mempunyai unsur lengkap yakni subjek, predikat, objek dan keterangan. Berikut contoh kalimat tunggal dibawah ini:

1. Menjelaskan satu peristiwa.

Contoh :

  • Bunda sedang menyuci
  • Adik pergi ke sekolah
  • Riski pergi memancing
  • Anggi sedang membaca novel
  • Budi berangkat kerja

2. Memiliki satu struktur kalimat.

Contoh :

  • Budi belajar (hanya berunsur subjek dan predikat).
  • Ibu pergi belanja (terdapat unsur subjek, predikat dan objek).
  • Adik pergi bermain tadi pagi (terdapat unsur subjek, predikat, objek dan keterangan).

3. Tidak ada konjungsi atau kata hubung.

Contoh :

  • Ibu sedang membaca buku (kalimat tunggal).
  • Kakak sedang membaca majalah ketika Adik pergi bermain (bukan kalimat tunggal).
  • Ayah sedang tidur (kalimat tunggal).
  • Ayah sedang bekerja dan Ibu sedang memasak (bukan kalimat tunggal).

Pengertian Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk adalah sebuah kalimat yang mempunyai dua atau lebih struktur kalimat. Pada setiap kalimatnya memiliki klausa yang merupakan campuran antara dengan satu subjek dan predikat, atau bisa juga ditambah dengan objek, pelengkap, dan keterangan.

Jadi, kalimat ini adalah sebuah kalimat yang mempunyai lebih dari satu subjek, predikat, objek, dan pelengkap. Kalian dapat menemukan adanya penggabungan atau campuran pada salah satu kalimat tersebut.

Pada pembahasan disini akan menjelaskan mengenai kalimat majemuk campuran dan bertingkat beserta contohnya, berikut penjelasannya :

Contoh Kalimat Majemuk Campuran

Kalimat majemuk campuran adalah sebuah kalimat majemuk campuran atau gabungan dari kalimat majemuk setara dan juga kalimat majemuk bertingkat.

Dimana pada kalimat majemuk setara terdiri berdasarkan dari gabungan dua atau lebih kalimat tunggal yang kedudukannya sama atau sejajar.

Sedangkan untuk kalimat majemuk bertingkat terdiri berdasarkan dari gabungan dua atau lebih kalimat tunggal yang mempunyai kedudukan berbeda.

Pada umumnya kalimat majemuk campuran ini harus terdiri minimal tiga kalimat tunggal. Terdapat 3 karakteristik kalimat majemuk campuran, sebagai berikut :

  1. Minimal harus terdiri dari 3 (tiga) kalimat tunggal.
  2. Tiga kalimat tunggal itu jika didefinisikan mempunyai fungsi atau kedudukan yang berbeda, yakni berperan sebagai induk kalimat dan anak kalimat. Terkadang pada salah satu anak kalimat memiliki fungsi sebagai keterangan waktu.
  3. Terdiri dari dua atau lebih konjungsi atau (kata penghubung), dimana kata penghubung tersebut harus sering digunakan atau berada pada sebuah kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat.

Berikut beberapa contoh kalimat majemuk campuran sebagai berikut :

  • Ibu sedang memasak di dapur dan Dimas sedang mengerjakan tugas sekolah di ruang belajar ketika Kakak tiba dirumah setelah pulang kuliah.
  • Para nelayan laut mengalami banyak kerugian akibat gagal berlayar yang disebabkan oleh angin puting beliung dan disertai hujan deras ditengah laut yang berlangsung selama berhari-hari.
  • Perlombaan menggambar yang diadakan oleh SDN 1 Rawa Laut terpaksa dibatalkan karena cuaca hujan yang terjadi sejak kemarin malam sehingga menyebabkan para peserta lomba tidak bisa menghadiri perlombaan tersebut.
  • Muhammad Ridwan tidak akan pernah mengalami putus sekolah jika saja ibunya masih hidup dan sang ayah tidak pergi keluar negeri untuk bekerja.
  • Ayah melarang Rifan bermain sementara waktu dan mengawasi dia saat belajar dirumah agar Rifan bisa mendapatkan nilai yang baik ketika waktu ujian pertengahan semester nanti.

Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat

Kalimat majemuk bertingkat memiliki perbedaan dengan kalimat majemuk lainnya. Terdapat beberapa kategori yang dapat kalian ketahui dari jenis kalimat satu ini.

Kalimat majemuk bertingkat merupakan kalimat gabungan dari beberapa kalimat tunggal yang dimana kedudukan klausanya tidak sama. Pada salah satu klausanya tidak bisa berdiri sendiri. Kata hubung yang umum dipakai adalah “walaupun”,”bahwa”, “sebab” dan lainnya.

Berikut ini beberapa contoh kata penghubung atau konjungsi dari kata majemuk bertingkat sebagai berikut :

1. Hubungan Waktu. Kata hubung yang umum dipakai adalah “ketika”.

Contoh : saya sedang galau ketika paket internet habis.

2. Hubungan Syarat. Kata hubung yang sering dipakai adalah “jika”, “seandainya”, “kalau” dan lainnya.

Contoh : Ibu akan membelikan Aku sepatu baru jika Aku naik kelas.

3. Hubungan Tujuan. Kata hubung yang sering dipakai adalah “agar” dan “supaya”.

Contoh : Semua masyarakat sedang melaksanakan gotong royong agar setiap jalan menjadi bersih.

4. Hubungan Konsesif. Kata hubung yang sering dipakai adalah “walaupun” dan “kalaupun”.

Contoh: Ayah tetap berangkat bekerja walaupun hujan sedang turun deras.

5. Hubungan Sebab-akibat. Kata hubung yang sering dipakai adalah “sebab” dan “Karena”.

Contoh : Adik sedang menangis karena dimarahi oleh ibu.

6. Hubungan Perbandingan. Kata hubung yang sering dipakai adalah “seperti” dan “bagaikan”.

Contoh : Rumah itu sangat bagus sekali seperti rumah istana.

7. Hubungan Bermakna cara. Kata hubung yang sering dipakai adalah “dengan”.

Contoh : Kakak sedang bernyanyi dengan menggunakan gitar.

8. Hubungan Menyatakan kenyataan. Kata hubung yang sering dipakai adalah “padahal”.

Contoh : Riska rajin belajar padahal dikelas selalu mendapat rangking 1.

9. Hubungan Menyatakan penjelasan. Kata hubung yang sering dipakai adalah “bahwa”.

Contoh : Hasil bagi raport itu menunjukan bahwa Annisa memang giat belajar.

Demikian penjelasan mengenai Contoh Kalimat Majemuk Campuran, Bertingkat, dan Tunggal. Semoga bisa bermanfaat untuk kalian yang telah membaca artikel ini.

Artikel Terkait :

Contoh Kalimat Majemuk Campuran Rating: 5 Diposkan Oleh: Pengunjung