Contoh Hikayat

Posted on

Contoh Hikayat – Kata Hikayat sendiri mungkin bisa sangat aneh jika terdengar di telinga Anda. Memang hikayat bukan merupakan bentuk dari karya sastra lama yang umumnya banyak peminatnya. Meskipun seperti itu, namun bukan berarti cerita dalam teks ini tidak bagus yaaa….

Contoh Hikayat

Hikayat merupakan salah satu jenis karya sastra lama yang berbentuk sastra prosa, khususnya pada Bahasa Melayu prosa ini berisikan sebuah teks yang membahas tentang cerita, kisah ataupun dongeng.

Umumnya teks ini mengisahkan atau menceritakan mengenai sebuah kehebatan dan juga kepahlawanan yang dilakukan oleh seseorang yang disertai dengan kesaktian, keanehan serta mukjizat yang dimiliki oleh tokoh utamanya.

Untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai teks Hikayat, yuk simak mengenai contoh dari Hikayat dibawah ini. Namun, sebelum kita menyimak contoh dari teks Hikayat, maka ada baiknya jika kita melihat ciri-ciri dan hal-hal lainnya yang menyusun Teks Hikayat.

Ciri-Ciri Teks Hikayat

Di bawah ini adalah beberapa ciri-ciri yang dimiliki oleh teks Hikayat yang dapat membedakannya dengan jenis teks yang lainnya, diantaranya adalah :

  1. Bahasa
    Bahasa yang dipakai untuk menyajikan teks hikayat yaitu bahasa Melayu kuno.
  2. Istana sentris
    Artinya, pusat dari ceritanya berada pada lingkungan sebuah istana atau kerajaan. Secara umum, Hikayat sering bertemakan dan juga berlatarkan sebuah kerajaan. Ini dapat ditunjukkan dengan tokoh utamanya adalah seorang raja dan juga pangeran (putra raja). Selain itu, latar cerita ini merupakan sebuah negeri yang dikelola oleh seorang raja pada sebuah kerajaan.
  3. Pralogis (kemustahilan)
    Tidak jarang cerita hikayat tidak dapat dengan mudah diterima oleh akal, sebab adanya kemustahilan yang terjadi di dalam teks, baik itu dari segi bahasa maupun segi cerita. Kemustahilan adalah hal-hal yang bersifat tidak logis ataupun tidak dapat diterima oleh akal. Contohnya : seorang bayi yang keluar dari timun mas.
  4. Statis
    Dalam cerita Hikayat ini umumnya bersifat kaku serta tetap atau tidak ada perubahan dalam cerita.
  5. Kesaktian
    Kesaktian atau kekuatan magis sering sekali kita temukan di dalam cerita yang dimiliki oleh para tokoh di dalam cerita hikayat. Contohnya : Penyihir yang merubah pangeran menjadi kodok.
  6. Anonim
    Artinya, umumnya cerita Hikayat tidak diketahui secara jelas siapa nama pengarang ceritanya. Hal ini diakibatkan karena kisah yang diceritakan umumnya disampaikan secara lisan.
  7. Arkais
    Artinya, Cerita Hikayat umumnya memakai kata arkais, yaitu sebuah bahasa yang dipakai saat di masa lampau. Contohnya seperti : maka, titah, hatta, upeti, syahdan, bejana dan sebermula.

Struktur Teks Hikayat

Berikut ini adalah berbagai macam struktur yang dimiliki oleh cerita Hikayat, yaitu sebagai berikut :

  • Abstraksi

Abstraksi adalah ringkasan atau inti dari kisah Hikayat yang hendak dikembangkan menjadi rangkaian cerita atau deskripsi awal dari cerita tersebut. Abstrak adalah struktur yang bersifat opsional, atau artinya boleh digunakan atau tidak di dalam teks.

  • Orientasi

Orientasi merupakan salah satu bagian yang terdapat di teks dan umumnya struktur ini berkaitan erat dengan waktu, suasana ataupun tempat yang berhubungan dengan teks hikayat tersebut.

  • Komplikasi

Komplikasi adalah salah satu bagian dimana bagian ini berisikan sebuah urutan peristiwa yang dikaitkan dengan sebab dan juga akibat. Di bagian ini kita dapat memperoleh karakter maupun watak dari para tokoh yang ada didalam cerita sebab berbagai kerumitan sudah mulai bermunculan.

  • Evaluasi

Evaluasi merupakan struktur yang didalamnya berisikan tentang konflik atau permasalahan yang terjadi dan umumnya mengarah pada klimaks serta sudah mulai memperoleh solusi atau jalan keluar dari permasalahan tersebut.

  • Resolusi

Resolusi adalah salah satu bagian yang didalamnya berisikan bahwa sang pengarang sudah mulai memberikan solusi terhadap permasalahan atau konflik yang dialami oleh para tokoh maupun pelaku.

  • Koda

Koda bisa diartikan sebagai nilai maupun pelajaran yang bisa kita diambil dari kisah yang disajikan pada teks hikayat. Bagian ini juga dapat disebut sebagai kesimpulan.

Jika Anda penasaran dengan contoh dari cerita hikayat tersebut, maka Anda bisa menyimak beberapa contoh cerita hikayat yang akan kami sajikan di bawah ini!

Baca Juga :
Jenis – Jenis Karya Sastra
Cerita Rakyat
Contoh Prosa – Pengertian, Manfaat, Ciri, Jenis, Perbedaan

Contoh Hikayat

Di bawah ini merupakan contoh-contoh dari teks Hikayat yang membantu anda untuk memahaminya, yaitu :

Contoh 1 : Burung Cenderawasih

Kisah Sahibul telah diceritakan di dalam buku yang berjudul Tajul Muluk dan didalamnya menceritakan tentang seekor burung yang bernama Vogel Cenderawasih. Dari segi asal-muasalnya burung ini berasal dari surga.

Menurut sebagian besar penatua yang bijaksana, dia berkata bahwa burung ini datang dari surga dan selalu hidup bersama dengan para wali. Ia memiliki karunia kepala yang berwarna kuning seperti emas.

Dengan empat sayap yang tak tertandingi dari burung cendrawasih, maka ia sangat jelas untuk melihat sayap mana yang penuh. Perbedaannya adalah ada dua antena atau ekor panjang.

Siapa pun yang melihatnya akan benar-benar takjub, kagum serta tertegun akan keindahan dan juga kemahiran burung surga ini. Sungguh, sangat jarang orang yang mempunyai burung cendrawasih, memang karena burung ini tidak datang dari bumi pertiwi kita.

Diketahui bahwa burung cendrawasih hanya mampu dimiliki oleh keluarga kerajaan. Hatta mengikuti kisah itu, terutama kerabat Istana Melayu dengan Bird of Paradise. Sebagian besar dari para pedagang yang ditemuinya mengatakan bahwa burung tersebut membawa keberuntungan.

Ada yang mengatakan dalam beberapa buku Melayu dulu, jika Bird of Paradise niscaya akan turun ke bumi dengan cepat akan mengakhiri hidupnya. Dengan kata lain, Burung Surga akan mati jika menginjakkan kakinya ke bumi. Tapi anehnya, burung cendrawasih tidak akan hilang seperti bangkai hewan yang lainnya.

Itu karena dia dikatakan bahwa hanya akan memakan embun surga sebagai sumber makanannya. Bahkan burung tersebut menghasilkan bau atau wangi yang sangat sulit untuk dikatakan.

Umumnya, Burung Surgawi akan mati dalam berbagai macam keadaan. Beberapa ada yang meninggal saat sedang di dalam penerbangan, ada juga yang meninggal saat sedang istirahat serta ada juga yang meninggal saat sedang tidur nyenyak.

Namun, Melayu Antique akan melakukan penelitian secara intens untuk mengetahui fakta yang sebenarnya tentang Bird of Paradise. Menurut penelitian ilmiah yang disampaikan, burung ini lebih populer di kalangan orang-orang kepulauan dengan panggilan Bird of Heaven.

Bagi orang-orang Cina, burung ini dikenal sebagai Burung Phoenix yang terkait erat dengan keluarga kerajaan Kaisar Cina. Sedangkan, bagi orang Eropa, burung itu lebih dikenal sebagai ‘Bird of Paradise’. Padahal, asal usul burung ini belum pernah dijumpai atau ditemukan.

Namun, tak ada bukti yang menunjukkan bahwa itu berasal dari dunia nyata. Akan tetapi fakta lain yang harus diterima adalah bahwa burung surga turun ke bumi hanya di Irian Jaya, Indonesia. Namun anehnya, satu kebenaran bahwa satu burung ini akan turun selama tujuh tahun, dan dia turun hanya untuk mati.

Siapa pun yang menemukannya itu adalah sebuah berkah bagi dirinya. Oleh karena itu, sebagian besar Burung yang Anda lihat mungkin sudah berusia lebih dari 10 tahun, 100 tahun bahkan 1000 tahun atau lebih. Sebagian besar generasi telah mewarisi burung ini.

Sudah dinyatakan pada buku Tajul Muluk bahwa Burung Cendrawasih yang Anda lihat memiliki banyak keuntungan. Seluruh tubuhnya dari perut hingga bulu mempunyai makanan misterius. Paling banyak digunakan untuk perbuatan, namun banyak yang mencari karena keberuntungannya.

Terkadang Burung Cendrawasih digunakan oleh kebanyakan orang sebagai pemberi pelaris, baik untuk diri mereka sendiri maupun untuk perdagangan. Jika seseorang hanya memiliki satu bulu burung saja, maka itu akan cukup untuk digunakan sebagai pelaris.

Menurut banyak orang yang telah menggunakannya sebagai pelaris, bulu burung ini adalah pelaris yang sangat hebat. Hanya mereka yang memilikinya yang bisa mengetahui keunggulan ini. Tetapi yang pasti adalah bahwa Burung Surga bukanlah sebuah burung pada umumnya.

Contoh 2 : Si Miskin

Dahulu kala, terdapat sepasang suami istri yang mendapat kutukan untuk hidup di dalam kemiskinan. Kemudian mereka dikarunia oleh seorang putra yang bernama Mara Karma. Sejak kelahiran anak tersebut, kehidupan mereka berubah menjadi lebih makmur dan juga sejahtera.

Namun, sang ayah terpengaruh dengan kata-kata yang disampaikan oleh peramal yang menyampaikan bahwa anak tersebut tidak membawa keberuntungan dan mereka harus segera membuangnya. Setelah membuang anaknya, kehidupan mereka kembali dalam kemiskinan.

Ketika ia diusir oleh ayahnya, Mara karma kemudian mempelajari ilmu kesaktian. Di suatu hari, Mara karma dituduh sebagai pencuri dan kemudian ia dibuang kembali ke tengah laut.

Hingga ia terdampar di sebuah pulau yang ternyata pulau tersebut merupakan singgahsana dari raksasa yang memakan segalanya. Namun, di saat itu pula, Mara krama dijumpai oleh seorang Putri yang bernama Cahaya.

Setelah putri Cahaya berhasil menyelamatkan Mara Kama, tidak berselang lama datanglah Raksasa yang sangat marah melihat keberadaan mereka. Akhirnya, mereka pun melarikan diri setelah sebelumnya membunuh raksasa tersebut terlebih dahulu.

Pada saat mereka melarikan diri, mereka melihat sebuah kapal yang melintas dan mereka menumpang pada kapal tersebut. Namun, ternyata ada nahkoda kapal tersebut memiliki niatan jahat, ia kemudian membuang Marakarma ke tengah laut.

Kemudian ada seekor ikan yang membawa beliau ke sebuah Kerajaan Pelinggam Cahaya, di mana kapal yang ditumpangi sebelumnya itu pun singgah. Kemudian, Mara Karma tinggal di gubuk tua bersama seorang Nenek Kebayan dan akhirnya ia mengetahui kalau Putri Mayang ini adalah adik kandungnya.

Setelah itu, akhirnya Mara karma kembali ke Kerajaan Puspa Sari dan bertemu dengan ibunya yang saat itu menjadi seorang pemungut kayu bakar. Kemudian, Mara karma memohon kepada sang dewa agar mengembalikan kondisi dari Puspa Sari.

Puspa Sari pun kembali makmur dan berjaya, namun hal itu membuat Maharaja Indra Dewa merasa dengki dan kemudian melancarkan serangannya ke Kerajaan Puspa Sari. Kemudian Marakrama menjadi Sultan Mercu Negara.

F.A.Q

Apa saja Unsur Intrinsik dari teks Hikayat?

1. Tema
2. Latar
3. Alur
4. Tokoh
5. Sudut Pandang
6. Amanat
7. Gaya Penyajiannya

Nilai apa saja yang terkandung di dalam Teks Hikayat?

1. Sosial
2. Agama
3. Budaya
4. Pendidikan
5. Moral

Apa yang dimaksud dengan Kesaktian di dalam Hikayat?

Kesaktian merupakan suatu kekuatan atau kehebatan yang dimiliki oleh tokoh yang ada di dalam cerita Hikayat. Umumnya, kesaktian tersebut digunakan untuk membantu orang lain yang mengalami kesulitan.

Sekian ulasan singkat yang kami jabarkan diatas, semoga informasi tersebut bisa menjadi wawasan yang bermanfaat bagi kita semua.