Contoh Akulturasi

Posted on

Contoh Akulturasi Dalam Kehidupan Sehari-hari – Di dalam mata pelajaran Sosiologi tentunya kita sangat akrab dengan istilah yang satu ini. Ya, Akulturasi menjadi salah satu bentuk dari Integrasi Sosial dalam ilmu Sosiologi.

Contoh Akulturasi

Dalam pembahasan kali ini, kita akan menyimak beberapa contoh dari peristiwa Akulturasi yang terjadi di sekitar kita. Namun, ada baiknya jika kita mengetahui terlebih dahulu definisi dari Akulturasi.

Akulturasi adalah sebuah proses sosial yang terjadi di dalam lingkungan masyarakat, yang mana hal ini melibatkan interaksi antar dua budaya yang berbeda sehingga dapat membentuk budaya baru. Akan tetapi, pada dasarnya unsur serta sifat asli budaya masih tetap dipertahankan.

Definisi Akulturasi Menurut Para Ahli

Berikut ini merupakan definisi dari Acculturation yang dijabarkan oleh para ahli, diantaranya adalah :

1. John W. Berry

Menurut John W. Berry, Akulturasi merupakan proses perubahan budaya dan juga psikologis yang berasal dari kontak antara dua kelompok atau lebih serta masing-masing anggota kelompok.

2. Muhammad Hasyim

Menurut Muhammad Hasyim, Akulturasi merupakan sebuah perpaduan atau penggabungan dari dua kebudayaan berbeda di dalam kehidupan yang harmonis dan juga damai.

3. Koentjaraningrat

Menurut Koentjaraningrat, Akulturasi merupakan sebuah proses sosial dimana kebudayaan asing masuk dan secara perlahan dapat diterima tanpa menghapus budaya asli dari suatu masyarakat.

4. Dwi Wahyudiarto

Menurut Dwi Wahyudiarto, Akulturasi merupakan proses sosial yang terjadi pada saat sekelompok masyarakat dengan budaya berbeda menghadapi elemen budaya asing sehingga elemen budaya tersebut secara bertahap diterima dan menjadi budaya mereka sendiri tanpa kehilangan identitas budaya asli.

Faktor yang Mempengaruhi Akulturasi

Selain definisi, berikut ini merupakan penjabaran dari faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya peristiwa Acculturation, diantaranya adalah :

1. Faktor Internal

Faktor internal menjadi salah satu faktor penyebab dari terjadinya peristiwa Akulturasi yang sumbernya datang dari dalam diri masyarakat itu sendiri. Berikut adalah faktor internal dari penyebab terjadinya akulturasi, yaitu :

  • Ada penemuan baru di berbagai bidang yang memiliki dampak sangat signifikan bagi kehidupan masyarakat.
  • Populasi yang tumbuh dan berkurang dari tahun ke tahun karena terdapat kelahiran dan kematian serta migrasi.
  • Inovasi atau perubahan pada penemuan baru yang memengaruhi kehidupan orang.
  • Konflik sosial muncul di masyarakat.
  • Munculnya revolusi sosial di masyarakat, baik besar maupun kecil.

2. Faktor Eksternal

Faktor eksternal merupakan salah satu faktor yang menjadi penyebab dari terjadinya peristiwa akulturasi yang sumbernya datang dari luar diri masyarakat tersebut. Berikut adalah faktor eksternal dari penyebab terjadinya akulturasi, yaitu :

  • Terjadinya perubahan alam seperti iklim, cuaca dan fenomena alam lainnya.
  • Perang atau konflik internasional dan perselisihan antara 2 (dua) negara atau lebih.
  • Pengaruh budaya asing melalui proses difusi atau difusi budaya.

Baca Juga :
Contoh Asimilasi
Integrasi Sosial
Tujuan Sosialisasi

Bentuk – Bentuk Akulturasi

Terdapat berbagai macam bentuk atau jenis dari Acculturation yang dapat terjadi di dalam lingkungan masyarakat. Berikut adalah penjelasan dari berbagai bentuk Acculturation, yaitu :

  • Substitusi : adalah proses di mana elemen budaya lama digantikan oleh elemen budaya baru yang menawarkan nilai tambah bagi pengguna.
  • Sinkretisme : adalah proses pembentukan sistem baru yang mengikuti perpaduan unsur budaya lama dengan unsur budaya baru. Umumnya, Sinkretisme bisa terjadi di dalam sistem keagamaan.
  • Penambahan : adalah proses penambahan nilai pada elemen budaya lama dengan elemen budaya baru.
  • Penggantian : adalah proses akulturasi, di mana unsur-unsur budaya lama digantikan oleh unsur-unsur budaya baru. Seperti Delman yang sudah diganti dengan kendaraan umum.
  • Originasi : adalah proses memasukkan unsur budaya baru yang secara radikal mengubah kehidupan orang. Misalnya seperti aliran Listrik yang sudah memasuki kawasan desa-desa terpencil.
  • Penolakan : adalah proses penolakan budaya baru karena memiliki efek negatif jika orang tidak mau atau tidak setuju dengan budaya campuran.

Contoh Akulturasi

Merujuk pada pengertian dari Acculturation, berikut ini adalah contoh-contoh dari Acculturation, diantaranya adalah :

1. Seni Bangunan

Akulturasi pada seni bangunan, dapat kita lihat di bagian dari bangunan candi sebagai bentuk dari penggabungan antara budaya asli dari bangsa Indonesia dengan corak Hindu – Budha.

Candi adalah salah satu hasil dari bangunan di masa megalitikum yaitu merupakan bangunan punden berundak yang bercorak Hindu-Budha. Misalnya seperti candi Borobudur, Prambanan, Kallasan dan masih banyak lagi.

2. Seni Rupa

Penggabungan antara budaya India dengan Indonesia dapat kita lihat melalui seni rupa, misalnya seperti patung Budha yang didirikan di kawasan candi Borobudur serta berbagai relief yang diukir di dinding rumah panggung, perahu bercadik, dan lainnya, yang menjadi karya seni asli Indonesia.

3. Seni Sastra

Contoh dari Acculturation pada bidang seni sastra yaitu dapat kita lihat pada penyebaran agama islam di Indonesia dimana kaligrafi atau tulisan arab yang berkembang menjadi arab gundul dan juga arab melayu.

4. Sistem Pemerintahan

Sistem pemerintahan yang diterapkan di Indonesia tak lepas dari adanya pengaruh yang sangat kuat dari budaya Budha di masa lampau. Hal tersebut bisa kita lihat dari adanya jenjang pemerintahan serta pergantian kepala pemerintah yang sebelumnya seorang kepala suku menjadi seorang raja.

F.A.Q

Akulturasi adalah?

Akulturasi adalah sebuah proses sosial yang terjadi di dalam lingkungan masyarakat, yang mana hal ini melibatkan interaksi antar dua budaya yang berbeda sehingga dapat membentuk budaya baru. Akan tetapi, pada dasarnya unsur serta sifat asli budaya masih tetap dipertahankan.

Dampak dari peristiwa Acculturation yaitu?

1. Adanya perubahan dari cara pandang seseorang tentang kehidupan dilingkungan masyarakat.
2. Ada perubahan di dalam hubungan sosial di komunitas.
3. Wawasan dan pengetahuan perusahaan menjadi semakin terbuka.

Apa perbedaan dari Akulturasi dengan Asimilasi?

Akulturasi adalah proses sosial yang muncul ketika sekelompok orang dengan budaya tertentu menghadapi elemen budaya asing, tetapi karakteristik asli budaya dipertahankan. Sedangkan, Asimilasi adalah pembauran dari dua budaya yang disertai dengan hilangnya sifat asli dari budaya tersebut dan menciptakan budaya baru.

Itulah dia pembahasan singkat tentang Akulturasi beserta hal-hal di dalamnya. Semoga artikel kali ini bermanfaat dan dapat menambah ilmu kalian.