Pengertian dan Cara Pengoperasian Mikroskop

Posted on

Rumus.co.id – Mikroskop merupakan alat pembesar. Pertemuan kali ini kita akan membahas mengenai cara mengoprasikan mikroskop. Sebelumnya kita harus mengetahui pengertian mikroskop baru mengetahuai bagaimana cara pengoprasian mikroskop. Berikut pembahasannya.

Pengertian Mikroskop

Pengertian mikroskop adalah alat yang di gunakan sebagai pembesar. Biasanya mikroskop di gunakan untuk penelitian. Untuk melihat partikel kecil atau gambar yang berukuran kecil (mikro) alat ini sangat berguna, karena alat ini memiliki sekitar 10x lebih besar melihat dari gambar aslinya.

Mikroskop berasal dari bahasa Latin yaitu micro yang berarti kecil dan scopium yang berarti penglihatan. Mikroskop pertama kali diperkenalkan oleh Robert Hooke dari Inggris pada tahun 1665 ketika beliau mengamati sel-sel dari pohon. Ada juga yang berpendapat bahwa Antony van Leuvenhoek dari Belanda yang sedang meneliti sel gabus.

Pada mikroskop terdapat lensa untuk melihat objek atau kita bisa sebut preparat. Preparat ada banyak, ada yang sudah disediakan misalnya darah. Jika ingin objek yang original atau tentang alam bisa ambil bawang merah dan gabus pada batang singkong. Dua objek ini adalah dasar untuk menggunakan objek.

Selain lensa mikroskop juga ada makrometer. Peran makro meter juga sangat penting, karena makrometer akan melakukan pengfokusian objek. Makrometer dapat menaik turunkan tabung demi mendapatkan gambar preparat yang di harapkan.

Cara Pengoperasian Mikroskop

Menggunakan mikroskop ada beberapa langkah, berikut ini adalah cara pengoperasian mikroskop:

  1. Siapkan preparat atau objek yang akan dilakukan pengamatan
  2. Letakkan mikroskop dalam permukaan yang darat agar memudahkan pengamatan.
  3. Atur lensa objektif dengan fase lebih rendah revolver. Dekat =kan dengan sumbu pengamatan supaya cahaya masuk pada lensa okuler.
  4. Jika menggunakan mikroskop jenis monikuler, gunakan lensa okuler dengan satu mata.
  5. Jika menggunakan mikroskop binokuler maka dapat menggunakan dua mata.
  6. Nyalakan lampu dan atur cermin agar mendapat gambar yang bagus
  7. Buka diafrakma dengan tuas dan sesuaikan lubang agar gambar tidak terlalu gelap atau terang
  8. Pastikan mengatur makrometer searah dengan jarum jam
  9. Letakkan preparat yang telah disiapkan pada meja preparat, tepat di bawah lensa objektif
  10. Naikkan meja preparat mendekati lensa objektif hingga berjarak sekitar 0.5 cm dengan menggunakan makrometer
  11. Perhatikan gambar preparet atau objek
  12. Salin gambar tesebut sebagai bentuk laporan atau hasil

Bagian-Bagian Mikroskop

Cara Pengoperasian Mikroskop

Berikut ini beberapa bagian-bagian mikroskop antara lain:

1.      Cermin

Cermin merupakan salah satu bagian utama dari mikroskop yang berguna sebagai penerima dan pemantul cahaya untuk seterusnya diarahkan ke objek dengan bantuan kondensor. Jangan sampai gambar terlihat terlalu terang dan terlalu gelap.

2.      Lensa Okuler

Lensa okuler digunakan sebagai memperbesar bayangan. Lensa okuler dapat memperbesar bayangan dengan ukuran 4 – 25 kali. Letak lensa okuler terletak pada ujung tabung mikroskop.

3.      Lensa Objektif

Lensa objektif berguna untuk memberikan bayangan pertama. Lensa ini dapat memperbesar objek dengan ukuran 10x, 40x, dan 100x sehingga menentukan struktur dan bagian renik yang terlihat pada bayangan akhir.

4.      Kaki

Layaknya kaki pada manusia, kaki mikroskop berguna untuk menyangga dan memperkuat kedudukan mikroskop. Terdapat lengan dan sejenis engsel yang melekat erat pada kaki mikroskop.

5.      Diafragma

Diafragma pada mikroskop sama dengan pupil pada mata manusia. Bagian ini berfungsi untuk mengatur jumlah cahaya yang masuk dan mengenai preparat (objek benda).

6.      Lengan

Lengan digunakan sebagai pegangan pada mikroskop pada saat memindahkan atau menindahkan mikroskop.

7.      Tabung Mikroskop

Tabung mikroskop ini berguna sebagai penghubung antara lensa objektif dan lensa okuler pada mikroskop.

8.      Revolver

Mengatur perbesaran lensa objektif merupakan bagian fungsi dari bagian ini.

9.      Mikrometer

Mikrometer biasa disebut juga dengan pemutar halus. Mikrometer berguna menaikturunkan tabung dengan lambat agar mendapat gambaran preparat yang jelas.

10.  Makrometer

Makrometer adalah pemutar kasar ini dapat menaikturunkan tabung dengan cepat dengan tujuan yang sama, yaitu menghasilkan gambaran preparat yang jelas.

11.  Kondensor

Kondensor adalah lensa yang di putar untuk mengumpulkan cahaya yang dipusatkan ke objek akibat dipantulkan dari cermin.

12.  Meja Preparat

Meja preparat adalah meja yang di gunakan untuk meletakkan preparat.

Baca Juga:

Pengertian, Rumus Arus Listrik dan Contoh Soal

Gerak Jatuh Bebas – Pengertian, Rumus, dan Contoh Soal

Demikian Pembahasan yang menarik mengenai Cara Pengoperasian Mikroskop. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan serta informasi anda. Semoga artikel ini bisa membantu dan banyak membawa manfaat bagi anda semua yang membacanya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya, kunjungi terus Rumus.co.id banyak artikel menarik disana.