Cara Menulis Daftar Pustaka Dari Jurnal

Posted on

Cara Menulis Daftar Pustaka Dari Jurnal – Daftar pustaka adalah daftar referensi yang mencakup judul, nama penulis, tahun penerbitan, dan lain-lain, yang dapat ditemukan di halaman terakhir dari sebuah karya atau dokumen ilmiah.

Bibliografi atau daftar pustaka diperlukan karena digunakan sebagai sumber referensi untuk menjamin keakuratan data yang dikumpulkan. Dengan cara ini Anda dapat mempercayai karya ilmiah yang Anda buat.

Nah, untuk mengetahui bagaimana Cara Menulis Daftar Pustaka Dari Jurnal? Yuk simak penjelasanya di bawah ini.

Cara Menulis Daftar Pustaka Dari Jurnal

Aturan Penulisan Daftar Pustaka

Sebelum menuliskan sebuah daftar pustaka, Anda harus mengetahui aturan yang ada di dalamnya, yaitu sebagai berikut :

  1. Tulisan nama penulis biasanya dimulai dengan nama keluarga atau nama belakang, diikuti dengan koma dan nama depan.
  2. Menuliskan nama penulis dalam bahasa Cina, Jepang dan juga Korea tidak boleh dibalik karena nama keluarganya sudah ada di latar depan.
  3. Jika mengutip, nama penulis yang termasuk didalam kutipan, harus dimasukkan dalam daftar pustaka secara lengkap.
  4. Penyebutan gelar yang dimiliki oleh seseorang tidak boleh dicantumkan.
  5. Jika terdapat lebih dari satu penulis, maka hanya nama penulis pertama saja yang dibalik. Selebihnya tidak boleh diblik.
  6. Secara umum, penulisan bibliografi atau daftar pustaka harus sesuai dalam urutan abjad.
  7. Jika terdapat lebih dari satu daftar pustaka dan nama penulisnya sama, maka nama penulis akan tetap ditulis sebanyak sumbernya.
  8. Namun, jika sumber yang digunakan tidak mempunyai nama penulis, maka nama lembaga atau agensi penerbit yang harus ditulis.
  9. Jumlah referensi maksimum didalam daftar pustaka yang digunakan yaitu maksimal 5 tahun.
  10. Jika Anda mengunakan sumber data asal dari Internet untuk kredibilitas, maka Anda tidak boleh menggunakan sumber dari Blogspot, WordPress atau Wikipedia.
  11. Penulisan sebuah judul harus dibedakan dari penulisan nama lainnya dengan menempatkan efek dalam huruf tebal / miring / bergaris bawah atau dalam tanda kutip (“).

Baca Juga : Penulisan Daftar Pustaka

Gaya Penulisan Daftar Pustaka

Setiap penulisan sebuah daftar pustaka, pasti menggunakan gaya penulisan atau selingkung yang berbeda. Tergantung dari format yang dibuat oleh lembaga ataupun organisasi. Berikut ini penjelasannya :

1. APA Style

APA Style diterbitkan oleh American Psychological Association, gaya penulisan ini biasanya digunakan dalam bidang :

  • Prikoogi
  • Filsafat
  • Safar,
  • Ilmu bahasa,
  • Antropologi,
  • Kecerdasan buatan,
  • Akuntansi,
  • Ekonomi,
  • Geografi
  • Hukum,
  • Petunjuk,
  • Kebijakan
  • Sejarah, dan
  • Sosiologi.

Format penulisan Daftar Pustaka menggunakan APA Style :

Nama keluarga penulis. (Tahun). Judul artikel. Nama majalah, volume (edisi atau nomor).

  • Contoh penulisan untuk satu pengarang

Pronto, R. (2000). Kepribadian ibu dan interaksinya dengan temperamen anak sebagai prediktor perilaku orangtua. Jurnal Kepribadian dan Psikologi Sosial, 79, 274-285.

  • Contoh penulisan untuk dua atau tiga penulis

Wassman, J. & Dasen, P.R. (1998). Orientasi spasial Bali. Jurnal Royal Anthropological Institute, 4, 689-731.

  • Contoh penulisan untuk lebih dari tujuh penulis

Yonkers, K., Ramin, S.M., Rush, A.J., Navarrete, C.A., Carmody, T., March, D. ,,, Leveno, K.J. (2001). Onset dan persistensi depresi postpartum di klinik kesehatan ibu internal. American Journal of Psychiatry, 158 (11), 1856-1863. doi: 10.1176 / appi.ajp.158.11.1856

  • Contoh penulisan dari online atau internet dengan doi

Spreer, P., Rauschnabel, P.A. (2016, September). Penjualan teknologi : memahami resistensi terhadap penggunaan asisten untuk penjualan seluler dalam perdagangan ritel. Jurnal Penjualan Pribadi & Manajemen Penjualan, 36 (3), 240-263. doi: 10.1080 / 08853134.2016.1208100

  • Contoh penulisan dari online atau internet tanpa doi

Jameson, J. (2013). Kepemimpinan elektronik dalam pendidikan tinggi: usia kelima penelitian teknologi dalam pendidikan. British Journal of Educational Technology, 44 (6), 889-915. Kutipan dari http://onlinelibrary.wiley.com/journal/10.1111/(issn) 14678535; jsessionid = 956132f3de76eeb120577e99

Baca Juga : Contoh Daftar Isi

2. MLA Style

Gaya MLA atau Asosiasi Bahasa Modern sangat sederhana dan bahkan dibilang cukup sederhana dibandingkan dengan gaya penulisan sastra lainnya. MLA biasanya digunakan didalam kutipan dan daftar di bidang :

  • Seni,
  • Bahasa,
  • Sastra,
  • Agama,
  • Pancasila,
  • Kewarganegaraan,
  • Ilmu sosial dasar,
  • Basic sciences dan
  • Ilmu budaya dasar.

Format penulisan Daftar Pustaka menggunakan MLA Style :

Nama keluarga, nama “nama artikel”. Nama volume jurnal. Edisi (tahun publikasi) : Media.

  • Contoh penulisan untuk satu penulis

Jonathan, Karim. “Melampaui pertumbuhan : perpustakaan dan pengembangan”. Annals of Library Research 40. 5 (2015): 1111-1130. Mencetak.

  • Contoh penulisan untuk dua atau tiga penulis

Smith, John, Jane Doe and Bob Anderson. “Learn in pop rock and coca cola.” Weird Science 12 (2009): 78-98. 93. Press

  • Contoh penulisan untuk lebih dari 3 penulis

Smith, John et al. “Studi tentang pop rock dan coca cola”. Ilmu Aneh 12 (2009): 78-93. Mencetak.

  • Contoh penulisan dari online atau internet

Jobe, Karen D. “Women and the language of the hacker dome: the specific nature of the genre of hacker jargon.” Kairos 5.2 (2000): n. Pag. Netz. March 23, 2005

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Jurnal

Penulisan dari bibliografi atau daftar pustaka di mana sumbernya berasal dari jurnal maka tidak berbeda secara materi dari sumber buku. Dalam konteks ini, hanya terdapat judul, volume, dan juga halaman surat kabar.

Gaya penulisan yang berbeda untuk bibliografi atau daftar pustaka yang berasal dari jurnal. Salah satunya adalah dengan penggunaan rumus NA. TA. JU. JUR. VO (NO). HA.

Keterangan:

  • NA : Nama penulis
  • TA : Tahun publikasi
  • JU : Nama artikel
  • JUR : Nama buku harian itu
  • VO : Volume buku harian
  • NO : Nomor surat kabar
  • HA : Halaman

Contoh Daftar Pustaka dari Jurnal

Misalnya, menggunakan jurnal Daya Saing dengan perincian sebagai berikut :

  • Judul artikel : Sikap konsumen terhadap produk untuk pengelompokan suatu produk makanan.
  • Nama buku harian atau jurnal : Daya saing.
  • Nama penulis : Didi Junaedi, Anton Agus Setyawan dan Soepatini
  • Tahun publikasi : 2017
  • Band : 18
  • Nomor 1
  • Halaman : 1 – 9

Jadi Anda bisa menuliskan daftar pustaka tersebut seperti contoh yang ada dibawah ini :

Junaedi Didi, Anton Agus Setyawan dan Soepatini. 2017. Sikap konsumen terhadap produk untuk pengelompokan suatu produk makanan. Daya Saing, 18 (1), 1 – 9.

Baca Juga : Contoh Kata Sambutan

F.A.Q

Apa yang dimaksud dengan Jurnal?

Jurnal adalah sebuah sumber yang berisi tentang artikel khusus yang menerbitkan suatu artikel di bidang ilmu tertentu. Umumnya, jurna juga diterbitkan oleh para ahli sampai diterbitkan oleh suatu lembaga atau institusi.

Mengapa Daftar Pustaka sangat penting?

Bibliografi atau daftar pustaka diperlukan karena digunakan sebagai sumber referensi untuk menjamin keakuratan data yang dikumpulkan. Dengan cara ini Anda dapat mempercayai karya ilmiah yang Anda buat.

Apa tujuan utama dari penulisan Daftar Pustaka?

Tujuan utama dari penulisan sebuah Daftar Pustaka yaitu untuk membangun dan memberikan kepercayaan kepada para pembaca.

Demikianlah pembahasan dari artikel kali ini tentang Cara Menulis Daftar Pustaka Dari Jurnal, semoga bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk kita semua.