Cara Menghitung Diskon

Posted on

Cara Menghitung Diskon – Apa yang dimaksud dengan Diskon (Discount)? Dari pertanyaan itulah, kita akan mengulas mengenai tentang Diskon (Discount), mungkin diantara kalian ada yang sudah mengetahui & paham mengenai tentang Diskon (Discount).

Screenshot_1

Tetapi tidak dapat dipungkiri juga masih banyak diantara kalian yang masih belum mengetahui & paham mengenai tentang Diskon (Discount).

Oleh sebab itu artikel ini dibuat agar kalian yang belum mengetahui & memahami tentang Diskon (Discount).

mari kita simak bersama-sama mengenai tentang Diskon (Discount) yang tertera dibawah ini.

Pengertian Diskon (Discount)

Diskon atau yang biasa disebut dengan Rabat adalah Suatu keadaan dimana sebuah harga pada barang tertentu mengalami potongan harga tertentu.

Pada bidang keuangan seperti sebuah Bank, diskon berupa potongan bunga untuk para nasabah yang melakukan peminjaman uang pada bank tersebut.

Diskon (Discount) juga sering digunakan oleh para pedagang atau penjual supaya bisa menarik simpatik para pembeli barang yang dijual tersebut.

Pada kasus yang berbeda diskon digunakan apabila dalam sebuah produk yang tidak lama lagi bertahan, karena pada suatu produk tersebut mempunyai masa kadaluarsa (tidak layak konsumsi).

Karena kasus inilah, kita harus berhati-hati dalam membeli sebuah barang dan memperahatikan dahulu kualitas & tanggal kadalauarsa yang terdapat dibagian kemasan barang tersebut.

Dan jika barang yang ingin dibeli tersebut adalah barang elektonik, maka sebaiknya kita memeriksa terlebih dahulu fungsi & kualitas dari barang elektronik yang akan dibeli kita.

Hubungan Besarnya Diskon, Harga Diskon & Harga Awal

Berikut adalah Hubungan antara besarnya diskon, harga diskon, harga awal (sebelum diskon) yaitu :

1. Besarnya Diskon

Besarnya Diskon = Harga Awal – Harga Diskon

Contoh Perhitungan Besarnya Diskon :

Diketahui harga jual awas pada sebuah Baju seharga Rp.24.000,-. Dan setelah diberlakukan diskon harganya menjadi Rp.18.000,-. Jadi berapakah harga besarnya diskon pada sebuah Baju tersebut :

Harga Besarnya Diskon = 24.000 – 18.000 = 6.000
Jadi Besarnya Diskon pada harga sebuah Baju tersebut adalah Rp.6.000,-

2. Harga Diskon

Harga Diskon = Harga Awal – Besarnya Diskon

Contoh Perhitungan Harga Diskon :

Diketahui harga awal pada Celana Jeans  seharga Rp.400.000,- Dan dijual dengan potongan harga Rp.80.000. Jadi berapakah harga Celana Jeans tersebut :

Harga Besarnya Diskon = 400.000 – 80.000 = 320.000
Jadi harga pada Celana Jeans tersebut setelah diberlakukan diskon adalah Rp.320.000,-

3. Harga Awal

Harga Awal = Harga Diskon + Besarnya Diskon

Contoh Perhitungan Harga Awal :

Diketahui harga sebuah Roti setelah diberlakukan diskon seharga Rp 4.800- dan besarnya diskon adalah Rp.19.200,-. Jadi berapakah harga awal dari sebuah Roti tersebut :

Harga Awal Roti = 19.200 + 4.800 = 24..000
Jadi harga awal pada Roti tersebut sebelum diskon adalah Rp.24.000,-

Cara Menghitung Persenan Diskon (Discount)

Dalam menghitung persenan diskon menggunakan Rumus sebagai berikut :

Diskon (%) = Besarnya Diskon & Harga Awal x 100%

Contoh Perhitungan Persenan Diskon :

Diketahui harga awal sebuah Tas Ransel seharga Rp.240.000,-. Dan dijual dengan besarnya diskon seharga Rp.48.000,-. Jadi berapakah harga Tas Ransel yang diberlakukan persentase diskon tersebut :

Persenan Diskon = (48.000/240.000) x 100% = 20%
Jadi harga persentase diskon pada Tas Ransel tersebut adalah 20%.

Demikianlah penjelasan mengenai tentang Cara Menghitung Diskon (Discount) beserta Pengertian, Hubungan Diskon, Rumus, Cara Berhitung Diskon.

Semoga dapat bermanfaat dan menjadi suatu pengetahuan yang berguna untuk kita semua.

Artikel Terkait Lainnya :

Rumus Persentase beserta Pengertian, Rumus, Cara Menghitung & juga Contoh Soalnya.

Rumus Cara Menghitung Log Dengan Mudah Beserta Contohnya

1 kodi berapa buah ? Pengertian Satuan Kodi, Rim, Gross, Lusin

Rumus Cara Menghitung Persen Beserta Contoh Soalnya

Materi Terkait: