Candi Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

Posted on

Candi Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno – Kerajaan yang pertama kali berdiri dan juga berkembang di wilayah Nusantara yaitu kerajaan yang bercorak Hindu dan juga Buddha. Sedangkan, sistem perekonomian yang digunakan kala itu adalah perdagangan.

Candi Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

Salah satu kerajaan yang bercorak Hindu dan juga Budha adalah Mataram Kuno. Kerajaan yang dibangun pada wilayah Jawa Tengah dan juga Jawa Timur pada abad ke- 8 M dikuasai oleh dua dinasti, yaitu Wangsa Sanjaya dan Syailendra.

Selama berdirinya Kerajaan Mataram Kuno ini, kerajaan tersebut sudah meninggalkan jejak-jejak berupa situs sejarah yang terdiri dari Candi, Prasasti ataupun kitab.

Nah, dalam pembahasan kali ini Rumus.co.id akan menjabarkan untuk kalian mengenai Candi-Candi dari peninggalan Kerajaan Mataram Kuno ini, yuk simak ulasannya..

Candi Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

Di bawah ini terdapat beberapa bangunan candi yang menjadi bukti sejarah dari adanya Kerajaan Mataram Kuno, yaitu sebagai berikut :

1. Candi Sewu

Candi Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

Sewu merupakan candi berukuran besar yang berada di urutan kedua di wilayah Jawa Tengah setelah bangunan candi Borobudur, yang didirikan pada abad ke- 8 Masehi. Candi Sewu terletak di desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Bangunan candi ini berada di sekitaran candi Prambanan, jarak antara kedua candi tersebut kira-kira hanya 800 m. Usia candi ini jauh lebih tua dari candi-candi yang ada di Jawa Tengah, yaitu candi Borobudur serta Prambanan.

Jika kita lihat jumlah dari candi ini, maka hal tersebut tidak sesuai seperti namanya, dimana candi ini hanya berjumlah sekitar 249 saja.

2. Candi Arjuna

Arjuna merupakan salah satu bangunan candi bercorak Hindu. Bangunan Candi ini berdiri pada abad ke- 9 Masehi, yang mana bangunan ini terletak di wilayah Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

Jika kita lihat namanya, bahwa nama dari candi tersebut berasal dari nama salah satu tokoh yang ada pada pewayangan, yaitu pewayangan Lima Pandawa.

3. Candi Bima

Candi Bima berlokasi di daerah pegunungan Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah. Bangunan Candi ini berdiri sekitar abad ke-7-ke-13 M. Candi ini bercorak Hindu, maka dari itu desainnya mempunyai kemiripan dengan candi yang ada di India.

Ciri dari candi Bima ini dapat kita lihat pada bagian atas dari bangunan candi tersebut yang sama dengan shikara dan bentuknya seperti mangkuk yang ditengkurapkan dan di bagian atasnya memiliki patung Kudu.

4. Candi Borobudur

Candi Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

Borobudur merupakan salah satu candi terbesar yang berdiri di Indonesia serta masuk kedalam kategori 7 warisan dunia menurut catatan UNESCO. Candi ini adalah Candi memiliki corak Budha yang terletak di wilayah kota Magelang, Jawa Tengah.

Bangunan ini dibangun oleh para pemeluk agama Budha atau tepatnya oleh Wangsa Syailendra di abad ke- 8 Masehi atau sekitar tahun 800-an. Candi Borobudur ini letaknya berada di sekitar candi lainnya yaitu candi Mendut dan juga Pawon.

5. Candi Mendut

Candi Mendut adalah candi dari peninggalan Mataram Kuno yang bercorak Budha. Bangunan dari candi ini berada disekitar bangunan candi Borobudur, atau lebih tepatnya berada di Magelang, Jawa Tengah.

Candi Mendut dibangun pada abad ke- 8 atau sekitar tahun 800-an, atau selama kedudukan dinasti Syailendra di bawah pimpinan Raja Indra. Bangunan ini memiliki banyak relief yang ada di sekitar tembok bangunan ini, yaitu seperti Dharmabuddhi dan Dustabuddhi, Brahmana, Angsa, Penyu dan juga 2 burung beo.

6. Candi Pawon

Candi lainnya yang berdiri di dekat bangunan candi Borobudur dan juga candi Mendut ini adalah candi Pawon. Akan tetapi, sejarah yang membahas tentang candi Pawon ini masih sangat membingungkan serta tidak jelas.

Menurut sejarawan, kata Pawon diambil dari bahasa Jawa, yang artinya memasak atau bisa ditafsirkan juga sebagai tempat wisata. Selain itu, di dalam candi ini tidak terdapat arca, sehingga lebih sulit untuk diteliti.

Baca Juga :
Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno
Kerajaan Mataram Kuno
Kerajaan Tarumanegara

7. Candi Puntadewa

Candi Puntadewa ini terletak pada satu kompleks dengan bangunan dari candi Arjuna candi-candi lainnya yang mengadopsi nama dari tokoh Pewayangan. Dahulu kala, candi ini berfungsi sebagai tempat pemujaan dewa Siwa.

Asal muasal dari candi ini pun belum jelas dalam catatan sejarah, namun para penelitian sudah menerangkan bahwa candi ini usianya sudah lebih dari 1.000 tahun.

8. Candi Semar

Bangunan dari candi ini berada di kawasan Tinggi Dieng. Candi Semar merupakan salah satu dari jenis candi Hindu Siwa yang dibangun oleh kerajaan Mataram Kuno. uniknya, candi ini berada di sebelah candi Arjuna.

Fakta unik lainnya dari bangunan candi ini adalah bangunan itu mempunyai ukuran sangat kecil, kira-kira berukuran 3,5 m hingga 7 m saja dan bagian atasnya berbentuk seperti limas. Candi ini berperan sebagai tempat penyimpanan senjata serta pemujaan.

9. Candi Gatotkaca

Candi Gatotkaca merupakan salah satu Candi yang berada di dalam kompleks Candi Arjuna yang terletak di bagian sebelah barat. Lokasi dari Kompleks candi Arjuna ini ada di wilayah Dataran Tinggi Dieng, Kab. Banjarnegara, Prov. Jawa Tengah.

Nama yang diberikan untuk Candi Gatotkaca ini diambil dari sebutan orang-orang yang tinggal di sekitar kompleks candi.

10. Candi Dwarawati

Candi Dwarawati ini jika dilihat secara sekilas sangat mirip dengan bangunan Candi Gatotkaca yang mempunyai bentuk persegi. Sama seperti Candi Gatotkaca tersebut, bahwa pada bagian candi ini memiliki lubang jendela dan juga pintu pada sisi-sisinya.

Nama dari Dwarawati ini diperoleh dari nama sebuah kerajaan yang ada di India yaitu Kerajaan Dwarawati. Bangunan candi ini berada di tempat yang sangat terpencil, sehingga membuat candi ini tidak terkenal di wilayah para wisatawan.

11. Candi Srikandi

Srikandi adalah sebuah candi yang berada di antara Candi Puntadewa dengan Candi Arjuna. Candi ini memiliki alas yang bentuknya persegi dan tingginya sekitar 50 cm. Bangunan ini juga mempunyai pahatan yang ada pada bagian tembok yang terletak di sebelah timur dan juga selatan candi.

Di sebelah timur dari tembok candi ini terdapat ukiran Dewa Siwa. Sedangkan pada bagian selatan terdapat ukiran Brahma. Akan tetapi sangat disayangkan pada bagian atap candi ini sudah runtuh sehingga bentuknya tidak sempurna.

12. Candi Sari

Candi Sari merupakan candi yang bercorak Budha dan terletak di  Dusun Bendan, Desa Tirtomartani, Kec. Kalasan, Kab. Sleman, Yogyakarta. Dahulu kala candi digunakan sebagai biara yaitu tempat untuk bertapa dan juga belajar dari para biksu.

Bangunan ini diperkirakan sudah berdiri sejak abad ke 8 Masehi, atau lebih tepatnya berada di masa pemerintahan Raja Rakai Panangkaran. Pada bangunan candi ini terdapat 9 stupa di bagian atapnya, yang mana stupa tersebut disusun dalam 3 baris.

F.A.Q

Peninggalan dari Kerajaan Mataram Kuno ini berupa?

Kerajaan Mataram Kuno memiliki peninggalan atau warisan sejarah yang berupa Candi dan juga Prasasti.

Kapan berdirinya Kerajaan Mataram Kuno?

Kerajaan Mataram kuno berdiri pada abad ke 8 Masehi. Pada masa itu Kerajaan ini dikuasai oleh dua dinasti, yaitu Syailendra dan Sanjaya.

Candi yang bercorak Budha dari Kerajaan Mataram Kuno ini yaitu?

Kerajaan Mataram Kuno memiliki beberapa candi yang bercorak Budha diantaranya adalah Candi Borobudur, Sari, Mendut, Sewu dan juga Pawon.

Demikianlah artikel dari kesempatan kali ini, semoga bermanfaat untuk membantu kalian mempelajarinya.