Butir Butir Pancasila

Posted on

Assalamualaikum,,, Sobat pada kesempatan ini rumus.co.id akan membahas artikel Butir Butir Pancasila meliputi dari pengertian, tujuan, fungsi, bentuk, manfaat, contoh dan gambar supaya mudah di pahami.

Butir Butir Pancasila – adalah suatu bentuk dengan landasan dalam dasar negara terhadap pemahaman dan kebutuhan segala bentuk yang akan terjadi pada negara indonesia dengan mencapai kesejahteraan bersama dengan kebutuhan dan bentuknya.

Langsung saja simak artikel di bawah ini…?

Butir Butir Pancasila Adalah

Butir-Butir-Pancasila

Pancasila adalah landasan dari Republik Indonesia sebagai konsep dasar yang dapat ditemukan dalam pembukaan UUD 1945 Republik Indonesia (UUD 1945).

Kata Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta, “Panca” yang memiliki lima arti dan “sila” dengan memiliki lima makna dasar negara maka pancasila dapat deskripsi dari beberapa poin yang dihasilkan dari substansi pada peraturan individu dalam pancasila.

Semua orang Indonesia, terutama orang-orang yang berpendidikan, harus terlebih dahulu memahami butir butir dalam pancasila sebelum mempraktikkannya.

Untuk membuat landasan pancasila lebih mudah dimengerti untuk umum, pada tahun 1978 pada pemerintah dengan memberikan 36 butir Pancasila yang berdasarkan dari keputusan MPR No. II / MPR / 1978 tentang pedoman untuk pengalamannya.

Namun perkembangannya tepatnya sejak 2003 yang berdasarkan Keputusan MPR No. I / MPR / 2003, Praktik Pancasila telah diperbarui ke 45 Pancasila.

Baca Juga: 5 Rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945

5 Butir – Butir Pancasila

Dari penjelasan singkat di atas maka kami juga akan menyampaikan dari beberapa butur yanbg terdapat makna dalam pancasila diantranya adalah sebagai berikut.

Sila ke1 – Ketuhanan Yang Maha Esa

  • Orang-orang Indonesia dapat menyatakan dengan kepercayaan dan dedikasi kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Rakyat Indonesia percaya dan takut kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan agama dan kepercayaan serta adil dan beradab.
  • Kembangkan sikap saling menghormati antara pengikut agama yang berbeda pada keyakinan yang berbeda.
  • Mempromosikan komunitas agama dan kepercayaan.
  • Agama dan kepercayaan dapat mempengaruhi hubungan pribadi manusia.
  • Kembangkan rasa yang saling menghormati terhadap kebebasan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
  • Tidak memaksakan dalam kepercayaan pada Tuhan.

Baca Juga: 5 Rumusan Pancasila dalam Naskah Piagam Jakarta

Sila Ke2 – Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

  • Kenali terhadap perlakukan yang sesuai dengan martabat dan sebagai ciptaan Allah yang Maha kuasa.
  • Pengakuan hak asasi manusia yang mendasar dari setiap orang dengan agama dan kepercayaan dan sebagainya.
  • Kembangkan sikap yang saling mencintai untuk orang lain.
  • Kembangkan sikap terhadap toleransi.
  • Kembangkan sikap pada sewenang-wenang.
  • Menjaga nilai-nilai dalam bentuk kemanusiaan.
  • Suka melakukan suatu hal dengan kegiatan kemanusiaan.
  • Berani membela terhadap kebenaran dan keadilan.
  • Rakyat Indonesia menjadi bagian dari seluruh umat manusia.
  • Kembangkan sikap hormat dalam bekerja dengan negara lain.

Baca Juga: Demokrasi Pancasila

Sila Ke3 – Persatuan Indonesia

  • Dapat menjaga persatuan dalam kepentingan bangsa dan negara dengan kepentingan pribadi dan kelompok.
  • Mampu dan rela berkorban.
  • Kembangkan cinta terhadap ibu pertiwi dan bangsa.
  • Mengembangkan cinta terhadap tanah air dan nasional.
  • Mempertahankan kemerdekaan dengan keadilan sosial.
  • Mengembangkan persatuan Indonesia yang berdasarkan pada keanekaragaman.
  • Mempertahankan Asosiasi pada Persatuan dan Integritas.

Baca Juga: Rumusan Akhir Pancasila

Sila Ke4 – Kerakyatan Dan Kebijaksanaan

  1. Mengutamakan kepentingan negara.
  2. Jangan suka memaksakan kehendak.
  3. Memprioritaskan saran untuk kebaikan bersama.
  4. Gagasan dalam mencapai konsensus yang dibentuk dengan kekeluargaan.
  5. Itikad yang baik dan tanggung jawab.
  6. Nasihat yang diberikan dengan akal sehat .
  7. Keputusan harus bertanggung dengan kebenaran dan keadilan.

Baca Juga: Isi Pancasila

Sila ke5 – Keadilan Sosial

  • Mengembangkan suatu perbuatan yang mulia dengan sikap gotong royong.
  • Kembangkan sikap yang adil .
  • Pertahankan pada keseimbangan antara hak dan kewajiban.
  • Tidak menggunakan hak untuk perusahaan dan akan merugikan orang lain.
  • Jangan gunakan hak untuk hal-hal yang mewah.
  • Tidak menggunaan hak untuk bertentangan.
  • Menghargai karya orang lain untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa indonesia.
  • Melakukan kegiatan demi mencapai kemajuan yang adil.

Nah sekian sobat yang dapat kami sampaikan, pembahasan tentang, Butir Butir Pancasila lengkap dengan contoh dan maknanya, semoga apa yang sudah kami sampaikan dapat mudah di pahami dan dimengerti, sekian dan terima kasih.

Baca Juga: Pancasila Sebagai Dasar Negara