Bunga Tulip

Posted on

Bunga Tulip – Ketika mendengar jenis bunga yang satu ini, tentunya kita langsung terbayang dengan Negara Belanda. Sebab, di negara ini Tulips dijadikan sebagai bunga nasional.

Bunga Tulip

Namun, perlu kalian ketahui, bahwa Bunga Tulip tidak berasal dari negara Belanda. Akan tetapi, bunga jenis ini berasal dari negara Turki. Menurut sejarahnya, Tulips ini pertama kali ditemukan pada masa Kekhalifahan Turki Usmani.

Akan tetapi seiring berjalannya waktu bunga yang satu ini sangat identik dengan negara Belanda serta negara-negara Eropa lainnya. Tidak hanya itu saja, terdapat beberapa jenis bunga Tulip yang hidup di Indonesia.

Bagi kalian para pecinta bunga, khususnya pada Tulips, ada baiknya jika kalian mengetahui terlebih dahulu tentang seluk-beluk dari bunga indah yang satu ini. Berikut ini penjelasan dari seluk-beluk Tulips yang akan Rumus.co.id jabarkan.

Karakteristik Bunga Tulip

Tulips yang memiliki nama latin Tulipa ini merupakan salah satu jenis tanaman berbunga yang termasuk ke dalam family Liliaceae. Bunga jenis ini berasal dari Asia Tenggara, dimana bunga ini hidup liar di wilayah pegunungan hindu kush, pegunungan pamir dan juga Stepa di Kazakhstan.

Secara umum, bunga ini dikatakan sebagai tanaman tahunan berumbi yang mempunyai tinggi hingga sekitar 10 sampai 70 cm. Daun bunga ini adalah jenis daun berlilin yang runcing dan memanjang dengan warna hijau kebiruan, membuatnya terlihat sangat indah.

Bunga dari tanaman tulip ini mempunyai ukuran cukup besar yang terdiri dari 6 kelopak daun mahkota. Berikut ini karakteristik secara rinci dari Tulips, yaitu :

1. Akar atau Umbi

Mengapa Tulips mempunyai umbi, dan bukannya rimpang? Pada dasarnya, umbi memiliki ukuran yang lebih gemuk daripada rimpang. Oleh karena itu, Tulips mempunyai umbi dan bukannya rimpang.

Jika kita perhatikan, umbi dari bunga tulip ini berbentuk bulat dan pada bagian permukaannya terdapat sebuah mata tunas yang akan berubah menjadi daun berukuran kecil.

Di bagian bawah umbi terdapat sebuah akar tunggang yang tumbuh secara vertikal untuk memudahkan menemukan sumber air dan nutrisi untuk proses fotosintesis.

2. Batang

Batang dari Tulips berbentuk bulat dan ada juga yang segitiga, dimana batang bunga ini beruas-ruas mirip seperti batang bambu. Stem tumbuh di bagian umbi dari bunga tulip yang bersamaan dengan tumbuhnya daun.

Sehingga, proses ini tidak dapat terlihat dengan jelas, karena ditutupi oleh daun panjang dan juga ramping yang dimiliki oleh bunga tulip. Secara umum, batang tulip ini memiliki diameter 10 hingga 70 cm, yang berfungsi sebagai tempat tumbuhnya bunga.

Dari sudut pandang fungsinya, batang bunga tulip memiliki fungsi yang hampir sama dengan bunga lainnya, yang memainkan peran penting dalam kegiatan fotosintesis.

3. Daun (Folium)

Tulips memiliki daun yang berbentuk lonjong serta memanjang, di bagian ujungnya sedikit runcing dan juga tumpul. Daun dari bunga ini berwarna hijau sedikit kebiruan dan mengandung lilin.

Setiap tanaman Tulips umumnya terdiri dari 4 hingga 6 helai daun yang menutupi hampir seluruh bagian dari tanaman tersebut, kecuali bagian bunganya yang tumbuh di paling atas. Pada dasarnya, daun bunga tulip bertindak sebagai tempat untuk fotosintesis.

Selain itu, daun ini juga bertindak sebagai tempat penguapan untuk mengurangi kelebihan air dan sebagai pernapasan tulip, karena terdapat stomata yang dikenal sebagai tempat pertukaran udara antara CO2 dan O2.

Klasifikasi Ilmiah dari Tulips

Mengetahui dan juga memahami klasifikasi dari suatu tanaman, akan memudahkan kita untuk menemukan dari family mana tanaman tersebut berasal. Dibawah ini terdapat penjabaran dari klasifikasi ilmiah Bunga Tulip, yaitu :

  • Kingdom : Plantae (Plants)
  • Subkingdom : Tracheobionta (Vascular Plants)
  • Division : Magnoliophyta (Flowering Plants)
  • Subdivision : Spermatophyta (Seeded Plants)
  • Class : Liliopsida (Monocotyl Plants)
  • Subclass : Lilidae
  • Ordo : Liliales
  • Family : Liliceae
  • Genus : Tulip L.

Baca Juga :
Bunga Sempurna
Bagian Bagian Bunga
Bunga Anggrek

Macam – Macam Bunga Tulip

Tulips termasuk ke dalam keluarga lily (Liliaceae), yang terdiri dari 100 spesies. Berikut ini merupakan macam-macam dari spesies bunga tulip yang perlu diketahui, terutama bagi pecinta bunga, yaitu :

1. Single Late

Single Late adalah salah satu jenis Tulips yang memiliki ukuran mahkota yang cukup kecil. Jenis dari bunga tulip ini, termasuk bunga yang lama dalam proses berbunganya.

Umumnya, pada Tulips spesies lain mekar di awal bulan april, namun bunga ini akan mekar pada akhir bulan April, terkadang sudah masuk bulan Mei baru mekar.

2. Double Late

Double Late adalah salah satu jenis Tulips yang mempunyai ciri khas tertentu dan berbeda dengan Single Late, yaitu kelopak bunga dari spesies ini berukuran lebih besar daripada jenis bunga tulip lainnya.

Kelopak bunga yang berukuran besar serta tersusun rapi membuat bunga ini mendapat julukan sebagai Double Late. Tulips jenis ini tidak bisa hidup dalam keadaan curah hujan yang cukup tinggi, angin kencang, serta kondisi cuaca yang ekstrim lainnya.

3. Little Princess

Bunga Tulip

Little Princess merupakan salah satu tulip taman yang memiliki ukuran kecil atau mini. Tulips jenis ini adalah salah satu jenis bunga tulip yang dihasilkan dari persilangan antara Tulipa Hageri dengan Tulipa Aucheriana.

Di bagian tengah dari bunga ini terdapat warna kuning yang memberi kesan yang sangat kontras pada bunga tersebut. Warna dari bunga ini akan terus bertambah terang seiring bertambahnya usia dari bunga ini.

Siklus hidup dari bunga jenis ini cukup kuat, karena Tulips Little Princess bisa bertahan hidup cukup lama serta mampu untuk bertahan dari serangan hewan pengerat.

4. Angelique

Bunga Tulip jenis Angelique merupakan salah satu spesies tulip yang sangat terkenal dan dapat dibilang sebagai bunga yang paling cantik. Bunga ini termasuk bunga klasik, feminin, memiliki kelopak ganda dengan warna pink lembut yang tampak seperti peony.

Ciri dari bunga ini yaitu memiliki kelopak yang penuh dan juga mewah, namun susunannya sedikit berantakan. Bunga ini berwarna pink muda hingga ke pink cerah.

Tulip ini dipercaya paling baik jika ditanam pada bulan-bulan dingin seperti akhir Oktober hingga November serta memerlukan penyiraman dengan teratur agar dapat berkembang dengan baik.

5. Darwin Hybrid

Bunga Tulip

Tulips berjenis Darwin Hybrid merupakan salah satu jenis bunga yang dihasilkan dari persilangan antara bunga tulip berjenis Fosteriana dengan bunga tulip berjenis Darwin.

Bunga ini identik dengan ukurannya, yang jauh lebih besar dibandingkan dengan jenis Tulips lainnya. Secara umum, bunga ini sering digunakan sebagai pelengkap keindahan tanaman hias lainnya dan sering dijadikan sebagai bunga potong.

F.A.Q

Bagaimana cara menanam Bunga Tulip?

1. Lubangi tanah atau lahan yang sebelumnya sudah disiapkan.
2. Kemudian lapisi bagian bawah lubang dengan pasir.
3. Masukkan umbi tulip sedalam 2 sampai 3 cm ke dalam lubang. Anda dapat membiarkan bagian atas bohlam terlihat di tanah.
4. Umbi tulip ini tidak perlu ditanam dalam seperti di tempat yang melewati musim dingin
5. Sesuaikan jarak bunga-bunga ini sesuai keinginan Anda. Namun, cobalah untuk membentuk pola yang indah sesuai dengan kreativitas masing-masing.
6. Sirami tanah di sekitar umbi yang baru ditanam. Usahakan untuk tidak menyiram langsung dari umbi sehingga umbi tidak mudah busuk.

Manfaat dari Tulips adalah?

1. Mengurangi terjadinya Anemia.
2. Mengobati memar yang terdapat pada tubuh.
3. Melancarkan peredaran darah.
4. Mencegah timbulnya penyakit kanker darah/

Bagaimana proses perkembang biakan Bunga Tulip?

Pada dasarnya, Tulips dapat berkembang biak dengan cara aseksual atau seksual. Jika secara seksual, Tulips akan berkembang biak dengan menggunakan biji. Sementara itu, jika secara aseksual, Tulips berkembang biak dengan cara memunculkan tunas yang tumbuh di bagian dasar bunga tulip.

Nah, ini dia informasi yang bisa disampaikan dalam pembahasan kali ini. Semoga dapat membantu kalian untuk memahami seluk-beluk dari Bunga Tulip. Terimakasih