Bioteknologi Konvensional Dan Modern

Posted on

Hallo sobat Rumus.co.id kali akan menyampaikan pembahasn artikel materi tentang Perbedaan Bioteknologi Konvensional & contohnya, pengertian, prinsip supaya mudah di pahami.

Bioteknologi Konvensional Dan Modern

adalah salah satu kegiatan teknologi yang menggunakan organisme dari dasaran makhluk hidup, untuk membuat produk yang akan bermanfaat bagi manusia, sehingga bioteknologi dapat meninjau dari karakteristik dan efek rekayasa genetika sebagai hasil pada pengembangan bioteknologi.

Kata bioteknologi terdiri dari 2 kata diantaranya bio dan teknologi, dan memiliki arti hidup karena hal ini istilah bioteknologi juga dapat diartikan sebagai ilmu terapan yang menggunakan komponen utama untuk menghasilkan produk yang baru dalam bentuk barang dan jasa dalam kehidupan manusia.

Perbedaan-Bioteknologi-Konvensional-Dan-Modern

Langsung saja simak pembahasan di bawah ini…?

Pengertian Bioteknologi Konvensional

Bioteknologi Konvensional adalah sebauh sifat yang banyak digunakan, orang dengan melakukan kecanggihan teknologi yang tentu saja sudah digunakan untuk kelas pabrik yang besar.

Namun hal ini juga dapat dipungkiri bahwa modal awal untuk jenis bioteknologi ini cukup besar, dan menggunakan banyak bioteknologi didaerah yang masih pedesaan atau negara berkembang.

Dalam hal ini, pilihan bioteknologi tentu lebih baik jika akan terbiasa dengan teknologi, karena penggunaan akan menghasilkan laba tinggi di dunia industri.

Baca Juga: Topologi Jaringan

Bnetuk bioteknologi konvensional:

  • Gunakan mikroorganisme dalam menghasilkan produk yang baru dengan peralatan yang sangat sederhana.
  • Peralatan yang digunakan sederhana.
  • Biasanya terbatas dengan penggunaan dalam proses fermentasi.
  • Teknik atau penerapan masih sangat tradisional.

Contoh kegiatan bioteknologi konvensional:

  • Gunakan Aspergilus oryzae sebagai membuat tauco
  • Produksi dengan mikroorganisme Aspergilus soyae
  • Siapkan kedelai menggunakan Rhizopus oligosporus
  • Lakukan Oncom dengan bantuan Monilia Sitophilia
  • Mikroorganisme thermophilus dan Lactobacillus yang digunakan dalam produksi.

Baca Juga: Topologi Hybrid

Pengertian Bioteknologi Modern

Bioteknologi Modern adalah salah satu proses pengolahan bahan baku yang di mana makhluk hidup akan digunakan sebagai agen biologis untuk produksi barang dan jasa.

Dengan prinsip dasar bioteknologi modern berbeda dari bioteknologi konvensional, hal ini juga dapat manipulasi atau rekayasa DNA dengan komposisi gen yang terjadi pada kromosom organisme yang hidup.

Bioteknologi dapat diartikan sebagai teknologi yang menggunakan dengan sistem biologis untuk pengiriman barang dan jasa yang dapat menguntungkan pada kepentingan manusia.

Baca Juga: Pengertian Limbah

Bentuk bioteknologi modern:

  • Penggunaan teknik rekayasa genetika.
  • Membutuhkan keahlian khusus.
  • Dengan perangkat canggih.

Contoh kegiatan bioteknologi modern:

  • Kloning – sebagai metode reproduksi aseksual pada sel-sel tubuh
  • Kultur jaringan – sebagai bahan yang akan diperbanyakan tanaman dengan mengangkat sel pada tanaman
  • Transgen – menyisipkan gen pada properti baru
  • Hibridisasi – menyilangkan tanaman pad biji yang unggul

Baca Juga: Bioteknologi 

Prinsip Dasar Bioteknologi

Prinsip dasar bioteknologi dari sejumlah proses yang akan ditingkatkan dengan peranan pada prinsip dasar bioteknologi yang meliputi dari.

  • Fermentasi
  • Seleksi atau sebagai persimpangan
  • Analisis genetik
  • Kultur jaringan
  • Rekombinasi DNA
  • Analisis DNA

Baca Juga: Bandara Di Indonesia

Konvensional Dan Modern

Bioteknologi masuk dalam kategori konvensional dan dapat menghasilkan barang atau produk yang akan dihasilkan lebih sedikit diantaraya adalah.

  • Bioteknologi konvensional tidak dapat memodifikasi agen dengan yang modern yang sering menggunakan agen biologis.
  • Bioteknologi modern sering merujuk dengan tahap analisis DNA sehingga akan menghasilkan kombinasi gen dan genre.
  • Bioteknologi modern dapat membutuhkan biaya lebih tinggi daripada yang konvensional.
  • Penggunaan perangkat dan teknologi konvensional sederhana dan murah. Sementara modern menggunakan perangkat dan teknologi canggih.
  • Bioteknologi modern sudah diperkenalkan sejak 1917, sedangkan konvensional sudah ada pada zaman kuno.

Kegiatan bioteknologi dapat memanfaatkan dan menciptakan produk yang baru dan akan berperan dalam menghasilkan produk untuk meningkatkan kualitas hidup manusia,.

Dampak positif:

  • Dapat menciptakan bibit yang unggul.
  • Dapat meningkatkan kemampuan manusia.
  • Dapat meningkatkan kualitas dalam produksi.

Dampak negatif:

  • Dapat merugikan masyarakat pada produksi secara konvensional.
  • Dapat mengganggu proses alam.

Sekian ulasan sobat materi yang dapat kami sampaikan tentang perbedaan bioteknologi modern dan konvensional, semoga apa yang sudah kami sampaikan dapat mudah di pahami, berguna untuk kita semua, sekian dan terima kasih.

Baca Juga:  Nilai Nilai Demokrasi